Indikator ekonomi - "Pesanan barang tahan lama inti"

Jika Anda mengikuti perkembangan berita dan menggunakan alat seperti kalender ekonomi , Anda mungkin pernah menemukan indikator ekonomi AS yang disebut "Pesanan Barang Tahan Lama Inti" (Core Durable Goods Orders).

pesanan barang tahan lama inti

Selain itu, kalender ekonomi menunjukkan bahwa hal tersebut merupakan faktor yang cukup signifikan dan dapat memengaruhi pasar saham dan mata uang AS.

Oleh karena itu, kita akan mencoba memahami apa indeks ini dan bagaimana perubahannya memengaruhi pasar keuangan.

Core Durable Goods Orders adalah statistik ekonomi yang mengukur perubahan total volume pesanan baru yang diterima oleh produsen AS untuk barang tahan lama, tidak termasuk biaya transportasi.

Saluran Telegram kami tentang investasi di Polandia dan banyak lagi:
cari tahu berapa banyak yang bisa Anda hasilkan

Barang tahan lama meliputi barang yang masa pakainya melebihi 3 tahun atau lebih: peralatan rumah tangga, perlengkapan, furnitur, dan lain sebagainya.

Pesanan barang tahan lama inti merupakan indikator penting untuk menilai kesehatan ekonomi AS. Angka ini mencerminkan permintaan barang tahan lama, yang merupakan indikator aktivitas bisnis.

Peningkatan pesanan barang tahan lama inti menunjukkan peningkatan aktivitas bisnis, sedangkan penurunan menunjukkan penurunan permintaan.

Bagaimana cara menghitung Pesanan Barang Tahan Lama Inti?

Pesanan Barang Tahan Lama Inti dihitung oleh Departemen Perdagangan AS. Indikator ini didasarkan pada data pesanan baru yang diterima oleh produsen AS dari pelanggan mereka. Data dikumpulkan setiap bulan dan dipublikasikan pada pertengahan bulan berikutnya.

Bagaimana indikator ini memengaruhi nilai tukar dolar?

Nilai tukar dolar merupakan indikator penting. Nilai tukar ini memengaruhi biaya impor dan ekspor, serta biaya investasi. Pesanan barang tahan lama inti merupakan faktor yang memengaruhi nilai tukar dolar.

Meningkatnya pesanan barang tahan lama inti menunjukkan peningkatan aktivitas bisnis di AS. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan permintaan dolar dari investor asing yang ingin berinvestasi di ekonomi AS. Akibatnya, dolar dapat menguat.

Penurunan pesanan barang tahan lama inti menunjukkan penurunan aktivitas bisnis di AS. Hal ini menyebabkan berkurangnya permintaan dolar dari investor asing yang ingin berinvestasi di ekonomi AS. Akibatnya, nilai tukar dolar mungkin melemah.

Contoh dampak indikator tersebut terhadap nilai tukar dolar

Pada tahun 2022, pesanan barang tahan lama inti di AS tumbuh sebesar 1,7% dari tahun sebelumnya. Hal ini didorong oleh peningkatan permintaan barang tahan lama seperti furnitur, peralatan rumah tangga, dan komputer, yang menyebabkan penguatan dolar AS.

Pada tahun 2023, pesanan barang tahan lama inti di AS menurun sebesar 5,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh perlambatan ekonomi AS dan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve. Penurunan pesanan barang tahan lama inti berkontribusi pada depresiasi dolar AS.

Jika berbicara tentang pasar saham, dampak dari Pesanan Barang Tahan Lama Inti (Core Durable Goods Orders) terhadap harga sekuritas serupa dengan dampaknya terhadap harga mata uang AS.

Pesanan barang tahan lama inti merupakan faktor utama yang memengaruhi pasar saham AS. Peningkatan pesanan barang tahan lama inti menunjukkan peningkatan aktivitas bisnis dan meningkatnya permintaan. Hal ini menyebabkan keuntungan yang lebih tinggi bagi perusahaan yang memproduksi barang tahan lama, sehingga menghasilkan harga saham yang lebih tinggi.

Penurunan pesanan barang tahan lama inti menunjukkan penurunan permintaan. Hal ini dapat menyebabkan penurunan keuntungan bagi perusahaan yang memproduksi barang-barang tersebut, yang pada gilirannya akan menyebabkan penurunan harga saham perusahaan-perusahaan tersebut.

Kesimpulannya, dapat dikatakan bahwa pertumbuhan indikator Pesanan Barang Tahan Lama Inti merupakan faktor positif bagi perekonomian Amerika dan memiliki pengaruh positif terhadap nilai tukar dolar AS dan pasar saham Amerika.

Templat Joomla oleh a4joomla