Menggambar ulang indikator dan cara memilih indikator tanpa menggambar ulang
Saat melakukan trading di bursa saham menggunakan analisis teknikal, dan khususnya strategi indikator, setiap trader setidaknya pernah mengalami fenomena perubahan grafik indikator.
Fenomena ini, atau lebih tepatnya, fitur teknis, telah merugikan ribuan trader, karena setelah mempercayai algoritma strategi dan membuka perdagangan berdasarkan sinyal, sinyal tersebut langsung menghilang, seolah-olah tidak pernah ada.
Namun, jika tren berlanjut dan sinyal tersebut berfungsi, tidak ada penghilangan seperti itu yang terlihat pada grafik.
Yang paling menarik, alat-alat ini menanamkan kepercayaan yang sangat besar pada trader bahwa mereka akhirnya menemukan Cawan Suci, karena indikator tersebut tampak sempurna dalam data historis.
Namun, penggunaan algoritma semacam itu dapat menyebabkan hilangnya deposit, dan kelemahan utamanya adalah ketidakmampuan untuk melakukan analisis perdagangan yang lebih detail, karena sinyal negatif yang diterima tidak tersimpan dalam data historis.
Ada banyak alasan mengapa indikator melakukan perubahan tampilan (redraw), tetapi biasanya bergantung pada jenis indikator yang digunakan, serta aspek komersial jika Anda membeli alat tersebut. Jadi, mari kita lihat alasan utama mengapa indikator melakukan perubahan tampilan.
1) Perdagangan. Skema penipuan
Banyak indikator yang dijual di berbagai platform sengaja dibuat oleh penipu dengan unsur pengeditan gambar untuk membuat produk tersebut terlihat lebih meyakinkan.
Jadi, setelah melihat deskripsi indikator, Anda hampir selalu dapat melihat tangkapan layar indikator tersebut pada grafik historis.
Jika indikator tidak memiliki fitur penggambaran ulang, sinyal tersebut tidak akan terlihat ideal, dan terlebih lagi, Anda mungkin juga melihat sinyal kerugian.
Jika gambar terlihat sempurna, dan semua transaksi dalam gambar tersebut sempurna dan seolah-olah disalin, kemungkinan besar indikator tersebut sedang digambar ulang.
Sayangnya, alat-alat semacam itu dibuat oleh programmer yang tidak jujur dan penjual yang curang, dan fenomena ini akan terus berlanjut di masa depan.
2) Kebaruan algoritma. Ketidakmungkinan untuk mengkodekan ide tersebut
Biasanya, algoritma baru dan unik yang tidak memiliki kesamaan dengan alat analisis teknis konvensional sangat sulit untuk dikembangkan, yang pada akhirnya menyebabkan terciptanya indikator yang tidak lengkap dan perlu digambar ulang.
Namun, jika ide tersebut benar-benar bermanfaat, algoritma yang lebih baik akan muncul dalam waktu yang sangat singkat untuk memperbaiki kekurangan ini.
Penting untuk dipahami bahwa indikator seperti ini tidak untuk dijual, melainkan didistribusikan oleh para programmer antusias yang hanya mengimplementasikan ide mereka secara publik tetapi缺乏 keterampilan dan pengalaman untuk menyelesaikan pengembangannya.
3) Ketergantungan indikator pada harga penutupan
Hampir semua indikator standar mengalami perubahan warna (repaint) sampai batas tertentu. Namun, jangan samakan perubahan warna sinyal indikator sebelum candle ditutup dengan perubahan warna sinyal pada data historis.
Jadi, jika indikator tersebut didasarkan pada harga penutupan sebuah candle, saat harga bergerak, yaitu di dalam candle, sinyal mungkin muncul atau menghilang berulang kali, tetapi setelah candle ditutup, sinyal akan tetap ada.
Fenomena ini dapat diamati pada hampir semua osilator dan indikator tren, jadi rekomendasi utama saat menggunakan alat-alat tersebut adalah mempertimbangkan perdagangan hanya setelah bar ditutup.
Cara memilih indikator yang tidak perlu digambar ulang
Untuk menghindari jebakan sinyal yang tiba-tiba menghilang di grafik, perlu untuk menguji instrumen tersebut sebelum memulai perdagangan yang sebenarnya.
Untuk melakukan ini, jalankan penguji strategi Anda di terminal perdagangan MT4 atau MT5 dan pilih objek pengujian "Indikator", lalu pilih indikator yang ingin Anda uji dan jalankan penguji dalam mode visualisasi.
Dengan cara ini, Anda dapat melihat bagaimana sinyal terbentuk secara historis hanya dalam beberapa menit. Anda juga dapat menguji kinerja indikator secara real-time dengan menyeret alat ini ke grafik menit dan memantaunya selama beberapa jam.

Jika Anda membeli indikator dari penjual, mintalah mereka untuk memberikan versi demo dari alat tersebut.
Jika penjual takut Anda akan meretas mereka dan menolak, mintalah mereka untuk mengaktifkan tampilan desktop di Skype, lalu minta mereka menjalankan indikator di penguji dalam mode visualisasi di komputer mereka.
Dengan cara ini, Anda dapat melihat cara kerja indikator tersebut dan menghindari penipu yang mencoba menjual indikator yang berubah-ubah (repainting indicator) kepada Anda.
Kesimpulannya, saya ingin mencatat bahwa perubahan tampilan indikator adalah kejadian umum yang dapat dengan mudah dihilangkan dengan melakukan pengujian sederhana.
Namun, penting untuk dipahami bahwa ketika membeli indikator dari orang asing, ada risiko tinggi untuk ditipu, jadi jangan ragu untuk mengungkapkan keraguan Anda saat berkomunikasi dengan penjual!
Dan mintalah versi demo produk atau pengujian dalam mode visual melalui Skype atau layanan lain yang memungkinkan Anda melihat desktop penjual!

