Jenis Mata Uang: Dari Fiat ke Kripto
Hampir setiap orang dewasa familiar dengan istilah "mata uang." Setiap kali kita bepergian ke luar negeri, melakukan pembelian internasional, atau mentransfer uang antar negara, kita akan berurusan dengan pertukaran mata uang.

Sebagai contoh, wisatawan yang bepergian ke negara lain menukarkan mata uang negara asal mereka dengan mata uang lokal untuk membayar barang dan jasa.
Dalam dunia keuangan, mata uang memainkan peran kunci, memungkinkan pertukaran barang dan jasa di seluruh dunia.
Namun, hanya sedikit orang yang mempertimbangkan bahwa mata uang tidak hanya dapat ditukar untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga bahwa seseorang dapat menghasilkan uang dari selisih nilai tukarnya.
Hal ini dimungkinkan berkat pasar mata uang internasional di luar bursa (over-the-counter) – Forex.
Berbeda dengan pertukaran mata uang standar di bank, perdagangan Forex memungkinkan Anda untuk mendapatkan penghasilan dari perubahan nilai tukar secara real-time (24/5) menggunakan berbagai mata uang: yang Anda butuhkan hanyalah komputer atau ponsel pintar dengan akses internet.

Hari ini kami akan memperkenalkan Anda pada mata uang secara lebih detail, meliputi berbagai jenis, fitur, dan keuntungannya. Kami juga akan membahas di mana dan bagaimana cara memperdagangkan berbagai mata uang. Broker STP/NDD internasional NPBFX (NEFTEPROMBANKFX) adalah mitra informasi kami untuk artikel ini.
Sejarah singkat mata uang
Mari kita mulai dengan tinjauan sejarah singkat. Mata uang, sebagai alat tukar, muncul jauh sebelum uang modern yang kita gunakan saat ini. Pada zaman kuno, orang-orang bertukar barang dan jasa secara langsung—ini disebut barter. Namun, barter memiliki kekurangannya, seperti kesulitan dalam menentukan nilai setara dari barang yang berbeda dan perlunya kebutuhan pihak-pihak yang bertukar untuk berte совпадаan.
Prototipe mata uang pertama muncul ketika orang mulai menggunakan komoditas yang diterima secara universal dan memiliki nilai yang stabil, seperti biji-bijian, kerang, dan ternak. Seiring waktu, emas dan perak menjadi alat tukar utama karena kelangkaan, daya tahan, dan kemudahan pembagiannya.
Revolusi sejati dalam sejarah mata uang terjadi dengan penemuan koin, dan kemudian uang kertas. Koin pertama dicetak di Kerajaan Lydia (Turki modern) sekitar tahun 600 SM. Seiring waktu, sistem moneter menjadi lebih kompleks, dengan munculnya mata uang nasional yang didukung oleh standar emas, dan kemudian mata uang fiat, yang tidak didukung langsung oleh logam mulia.
Saat ini, mata uang ada dalam berbagai bentuk, mulai dari uang fiat tradisional hingga mata uang digital seperti cryptocurrency. Masing-masing bentuk ini memiliki karakteristiknya sendiri dan memainkan peran yang berbeda dalam ekonomi global.
Jenis-jenis mata uang
#1. Mata uang fiat
Mata uang fiat adalah uang yang tidak memiliki nilai intrinsik tetapi diakui sebagai alat pembayaran yang sah oleh pemerintah. Nilainya semata-mata didasarkan pada kepercayaan terhadap pemerintah dan stabilitas ekonomi negara. Contoh mata uang fiat meliputi dolar AS (USD), euro (EUR), rubel (RUB), dan yen (JPY).
Keuntungan:
- Diterima dan digunakan secara luas di sebagian besar negara di dunia.
- Mereka didukung oleh negara dan bank sentral, yang menjamin stabilitas mereka.
- Mudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk berbelanja, membayar layanan, dan menabung.
Kekurangan:
- Terpengaruh oleh inflasi, yang dapat mengurangi daya beli seiring waktu.
- Dalam situasi krisis ekonomi, nilai mata uang tersebut dapat menurun tajam.
- Dikendalikan oleh pemerintah, yang dapat memberlakukan pembatasan penggunaan.
#2. Mata uang kripto
Mata uang kripto adalah mata uang digital atau virtual yang menggunakan kriptografi untuk mengamankan transaksi dan menciptakan unit baru. Mata uang ini bersifat terdesentralisasi dan beroperasi menggunakan teknologi blockchain. Contoh mata uang kripto meliputi Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Litecoin (LTC).
Keuntungan:
- Desentralisasi adalah ketiadaan otoritas pusat yang mengendalikan emisi dan pengelolaan.
- Anonimitas dan tingkat kerahasiaan yang tinggi.
- Akses global dan kemampuan untuk melakukan transaksi internasional dengan biaya rendah.
Kekurangan:
- Volatilitas tinggi, yang dapat menyebabkan keuntungan besar maupun kerugian besar.
- Penerimaan terbatas sebagai metode pembayaran.
- Kurangnya regulasi hukum dan risiko penggunaan untuk tujuan ilegal.
#3. Uang elektronik
Uang elektronik adalah dana yang disimpan dalam sistem elektronik yang digunakan untuk melakukan pembayaran online. Ini bisa berupa uang fiat yang dikonversi ke bentuk digital atau dana yang disimpan dalam dompet elektronik. Contoh: PayPal, Yandex.Money, QIWI.

Keuntungan:
- Kemudahan penggunaan untuk belanja dan pembayaran online.
- Kecepatan transaksi tinggi.
- Adopsi secara luas oleh toko dan layanan online.
Kekurangan:
- Ketergantungan pada teknologi dan koneksi internet.
- Potensi risiko serangan siber dan penipuan.
- Biaya untuk transfer dan penarikan.
#4. Uang komoditas
Uang komoditas adalah barang fisik yang digunakan sebagai mata uang. Pada zaman dahulu, barang-barang tersebut meliputi emas, perak, kerang, dan kemudian, emas dan perak dalam bentuk koin. Saat ini, uang komoditas dalam bentuk klasiknya praktis tidak pernah digunakan, tetapi emas dan perak tetap menjadi aset penting, seperti yang disebutkan di atas.
Keuntungan:
- Nilai intrinsik yang tinggi, terutama pada logam mulia.
- Ketahanan terhadap inflasi dan kemampuan untuk berfungsi sebagai penyimpan nilai yang andal.
Kekurangan:
- Sulit digunakan untuk transaksi sehari-hari.
- Kemampuan fragmentasi dan pembagian yang terbatas.
- Risiko kerusakan fisik atau kehilangan.
Mata uang lokal
Mata uang lokal adalah mata uang yang hanya diterima di wilayah geografis atau komunitas tertentu. Mata uang ini biasanya digunakan sebagai pelengkap mata uang nasional untuk mendukung perekonomian lokal. Contohnya termasuk pound Bristol di Inggris dan thaler Bavaria di Jerman.
Keuntungan:
- Mendukung ekonomi lokal dan usaha kecil.
- Mengurangi ketergantungan pada mata uang nasional.
- Memperkuat komunitas lokal.
Kekurangan:
- Cakupan penggunaan terbatas.
- Likuiditas rendah dan kesulitan dalam menukarkan dengan mata uang nasional.
- Risiko jika terjadi penyusutan atau penghentian keberadaan.
Mata uang yang diperdagangkan di pasar keuangan
Perdagangan mata uang di pasar keuangan telah menjadi sangat populer karena kemudahan akses dan potensi keuntungannya. Salah satu faktor utama yang menarik para trader adalah likuiditas tinggi pasar Forex, yang merupakan pasar keuangan terbesar di dunia dengan omset harian lebih dari $6 triliun.
Perdagangan mata uang memungkinkan para pedagang untuk berspekulasi terhadap pergerakan nilai tukar menggunakan berbagai strategi, seperti perdagangan jangka pendek (scalping), investasi jangka panjang, dan perdagangan otomatis. Mata uang juga sering digunakan sebagai lindung nilai terhadap risiko dalam perdagangan internasional.
Instrumen perdagangan populer meliputi:
- Pasangan mata uang (misalnya EUR/USD, GBP/JPY)
- Pasangan mata uang kripto (misalnya BTC/USD, ETH/EUR)
- Logam (misalnya emas, perak) sebagai instrumen perdagangan.
Perusahaan pialang modern, yang bertindak sebagai perantara antara pasar keuangan dan pedagang ritel, menawarkan leverage saat memperdagangkan berbagai mata uang. Hal ini memungkinkan pedagang untuk bertransaksi dengan jumlah yang jauh lebih besar daripada dana mereka sendiri. Misalnya, dengan leverage 1:1000, seorang pedagang dengan $1.000 dapat memperdagangkan $1 juta.
Pada dasarnya, perusahaan pialang membiayai perdagangan Anda. Namun, penting untuk memahami bahwa baik keuntungan maupun kerugian akan sebanding dengan jumlah tersebut. Oleh karena itu, manajemen risiko yang ketat sangat penting.
Mari kita lihat contoh nyata dari transaksi mata uang tersebut. Silakan lihat grafik di bawah ini:

Seorang trader yang menggunakan leverage 1:1000 membuka posisi beli EURUSD untuk 1 lot standar pada harga 1,0800. Sederhananya, mereka membeli 100.000 euro. Dua puluh satu hari kemudian, trader tersebut menjual euro dengan kurs 1,12 dolar AS per 1 euro. Keuntungan selama periode ini adalah $4.000.
Kesimpulan
Perdagangan mata uang menawarkan peluang unik, tetapi juga membutuhkan pengetahuan dan pengalaman. Penting untuk memilih broker yang andal untuk berdagang dan mempelajari cara berdagang.
NPBFX adalah broker terkemuka yang menawarkan kondisi menguntungkan untuk perdagangan Forex di lima pasar: mata uang fiat, mata uang kripto, logam mulia, saham dan indeks, serta komoditas. Di antara keunggulan broker ini:
- Keandalan tinggi – hadir di pasar sejak 1996, 20 tahun pengalaman perbankan.
- Akses ke pasar antarbank menggunakan teknologi STP/NDD, menghilangkan konflik kepentingan.
- Penyedia likuiditas Tier 1 (bank-bank global besar dan sistem ECN).
- Platform perdagangan Metatrader 4 modern, termasuk aplikasi seluler dan terminal web.
- Analisis profesional dan dukungan pelanggan dalam 8 bahasa.
- Peringkat Kategori A tertinggi dari Komisi Keuangan memungkinkan para trader untuk menerima pembayaran hingga €20.000 jika terjadi perselisihan dengan broker.
- Kami melayani para trader dari Federasi Rusia dengan lebih dari 20 metode deposit/penarikan.

Kami merekomendasikan Anda untuk memulai trading dengan NPBFX untuk memanfaatkan semua keuntungan bekerja dengan perusahaan pialang profesional. Daftar dan buka akun sekarang – ambil langkah pertama menuju trading yang sukses di pasar keuangan!

