Volatilitas pasar yang tinggi dan fitur perdagangan
Berbagai krisis dan jatuhnya pasar saham adalah saat di mana sebagian orang merugi dan sebagian lainnya meraup keuntungan besar.
Ciri utama yang membedakan setiap krisis adalah volatilitas pasar yang tinggi, dengan harga yang kadang-kadang anjlok, kadang-kadang melonjak.
Volatilitas itu sendiri mencirikan volatilitas harga aset pasar tertentu, menunjukkan seberapa banyak harga telah berubah selama periode tertentu.
Menentukan seberapa cepat harga bergerak cukup mudah dengan melihat grafik pasangan mata uang atau aset lainnya.
Anda dapat membaca lebih lanjut tentang istilah ini di sini - http://time-forex.com/terminy/volatilnost-foreks
Hal ini menjadi lebih jelas dengan contoh-contoh spesifik.
Sebagai contoh, belum lama ini, rubel Rusia jatuh terhadap dolar AS sebesar 10%, atau 68.000 poin. Ini dapat dianggap sebagai volatilitas tinggi.
Banyak trader bertanya-tanya: Apakah masih menguntungkan untuk melakukan trading pada saat-saat seperti ini, karena perubahan harga begitu cepat sehingga sulit untuk mengatasi tren yang pesat?
Berdagang memang menguntungkan, tetapi yang terpenting adalah mempertimbangkan beberapa karakteristik situasi dan harus sangat berhati-hati.
Keunikan perdagangan selama volatilitas tinggi
Ada beberapa aturan yang akan membantu Anda melindungi uang Anda selama tren yang bergejolak, dan dengan sedikit keberuntungan, bahkan menghasilkan keuntungan yang baik:
Ketika ada berita buruk, tutup posisi beli —ini adalah aturan dasar yang harus selalu diikuti. Semakin global situasinya, semakin lama harga akan turun, dan lebih baik untuk segera menutup semua posisi beli daripada berharap yang terbaik.
Jangan lupakan koreksi —bahkan selama pasar jatuh, selalu ada koreksi . Oleh karena itu, bahkan posisi jual dalam tren turun dapat mengakibatkan kerugian jika Anda membukanya sebelum harga kembali naik:
Kurangi leverage – menggunakan leverage tinggi sangat berbahaya saat ini. Harga bergerak cepat, dan gap harga yang dihasilkan dapat mencegah stop-loss Anda terpicu.
Indikator mungkin tidak berfungsi dengan benar – pasar lebih rentan terhadap peristiwa berita, yang dapat menyebabkan beberapa indikator di terminal perdagangan menghasilkan sinyal palsu.
Batasi jumlah order – selama periode volatilitas pasar yang tinggi, sebaiknya hindari strategi yang menggunakan sejumlah besar order terbuka secara bersamaan.
Saat trading, disarankan untuk hadir di platform trading dan memantau perubahan pasar secara langsung.
Volatilitas pasar yang tinggi tidak pernah menjadi penghalang untuk trading yang sukses, tetapi memang membutuhkan konsentrasi dan kehati-hatian maksimal dari trader.

