Korelasi tembaga dan peso Chili. Investasi di masa depan
Pasar Forex dianggap sebagai salah satu pasar yang paling sulit diprediksi, karena nilai tukar dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kebijakan moneter domestik hingga berbagai faktor eksternal.
Ketidakpastian semacam itu terutama diamati pada mata uang global terbesar seperti dolar, euro, dan poundsterling.
Pada saat yang sama, instrumen eksotis yang mudah diprediksi praktis berada di permukaan, di mana hubungan industri atau komoditas dapat ditelusuri.
Peso Chili memiliki salah satu korelasi paling kuat antara harga logam dan nilai tukar mata uang nasional, dan dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara menggunakan korelasi ini untuk keuntungan Anda.
Tembaga dan Peso: Alasan Pertumbuhan
Tembaga tidak dianggap sebagai logam mulia seperti emas dan perak, tetapi meskipun demikian, harganya terus meningkat selama beberapa tahun terakhir.
Di era ketika perusahaan otomotif besar mulai mengalihkan fokus mereka ke kendaraan listrik, tembaga menjadi logam yang sangat dicari.
Dan jika mobil listrik saat ini sangat langka di dalam batas kota, bayangkan betapa besarnya peningkatan permintaan bijih setelah kendaraan ini tersedia secara luas.
Tembaga, dengan satu atau lain cara, terlibat dalam semua sektor ekonomi, mulai dari konstruksi dan teknik mesin hingga elektronik, transportasi, dan semua jenis industri lain di mana mekanisasi hadir dalam satu atau lain cara.
Sebagai contoh, kami menyarankan untuk melihat struktur konsumsi tembaga di dunia dan pentingnya tembaga dalam berbagai industri.

Mengingat kemajuan ilmu pengetahuan tidak berhenti, dan semua bidang industri secara bertahap dirobotisasi, permintaan akan tembaga akan tumbuh setiap tahunnya.
Sekarang mari kita lihat struktur produksi minyak menurut negara, yang dapat Anda lihat di bawah ini:
Dari grafik di atas, Anda dapat melihat bahwa Chili adalah pemimpin terbesar dalam penambangan bijih tembaga, serta pengolahan dan penjualan tembaga.
Bayangkan saja bahwa sepertiga dari seluruh tembaga ditambang dan dijual oleh negara asing ini. Oleh karena itu, dasar stabilitas nilai tukar negara ini, yaitu peso, adalah harga tembaga global.
Korelasi Tembaga dan Peso Chili: Cara Mendapatkan Keuntungan darinya
Seperti yang telah disebutkan, Chili adalah pengekspor tembaga terbesar di dunia, memegang sepertiga cadangan dunia dan memimpin pasar logam.
Porsi keuntungan yang masuk ke anggaran negara sangat tinggi, sehingga ada korelasi langsung antara peso Chili dan tembaga. Sebagai contoh, perhatikan grafik harga tembaga selama setahun terakhir:
Sekarang, sebagai perbandingan, mari kita lihat grafik pasangan mata uang USDCLP (Dolar AS/Peso Chili).
Penting untuk dipahami bahwa kutipan ini bersifat terbalik dan mencerminkan harga satu dolar per peso, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, penurunan pada grafik hanya boleh diartikan sebagai penguatan peso Chili.
Untuk memeriksa korelasi bukan secara visual, tetapi secara teknis, kami menggunakan indikator bantu I Correlation Table ( ftp/indikator/iCorrelationTable_v3.rar ), yang menunjukkan korelasi terbalik atau langsung, yang berada dalam rentang -1 hingga +1.
Berikut adalah hasil penelitiannya:

Seperti yang Anda lihat, tidak hanya terdapat korelasi terbalik secara visual antara instrumen-instrumen tersebut, tetapi indikator Tabel Korelasi I juga mencatat koefisien yang sangat tinggi, yaitu -0,94.
Ini menunjukkan korelasi langsung antara aset-aset tersebut. Dalam praktiknya, ini memungkinkan para pedagang untuk menerapkan strategi "mengendalikan kuda": jika harga tembaga mulai naik, maka peso Chili diperkirakan akan menguat, dan sebaliknya.
Kesimpulannya, saya ingin menekankan bahwa berinvestasi pada tembaga dan peso Chili adalah investasi untuk masa depan. Berkat korelasi yang tinggi antara instrumen-instrumen ini, Anda dapat menciptakan peluang arbitrase strategi dan menghasilkan pendapatan dengan risiko serendah mungkin.

