Reformasi moneter di India dan konsekuensinya.
Selama beberapa minggu terakhir, berita tentang reformasi mata uang di India telah menjadi peristiwa penting di berbagai kantor berita. Sebagai pengingat, ini menyangkut penarikan uang kertas dengan nilai nominal terbesar dari peredaran.
Meskipun pada awalnya diskusi berfokus pada reformasi itu sendiri, tujuan, dan sasarannya, kini perhatian lebih banyak tertuju pada hasilnya. Apa yang terjadi dengan perekonomian India saat ini, dan apa dampaknya terhadap pasar global?
Ternyata, reformasi tersebut tidak hanya memengaruhi sektor bayangan, tetapi juga sebagian besar warga biasa yang lebih memilih menyimpan uang mereka di rumah.
Namun, ini bukanlah data terbaru, karena penurunan produksi barang dan jasa terus berlanjut. Masyarakat terutama mengurangi pengeluaran untuk barang dan jasa mewah, seperti perhiasan, peralatan rumah tangga, furnitur, mobil, kunjungan ke restoran, dan layanan taksi.
Dengan latar belakang ini, rupee, mata uang India, telah melemah, mencapai titik terendah dalam tiga tahun, meskipun pemulihan sudah mulai terjadi setelah penurunan tajam tersebut.

