Penawaran dan Permintaan dalam perdagangan saham dan bidang aplikasi lainnya
Dalam perdagangan saham, istilah "bid" dan "ask" digunakan untuk menunjukkan harga di mana suatu aset bersedia untuk dibeli atau dijual.

Harga penawaran (bid price) mewakili harga tertinggi di mana suatu aset dibeli, dan harga permintaan (ask price) mewakili harga terendah di mana suatu aset dijual.
Secara lebih sederhana, harga-harga ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
Harga jual adalah harga di mana Anda menjual mata uang, saham, emas, atau komoditas lainnya, semakin tinggi harga yang diminta
Harga penawaran adalah jumlah yang akan Anda dapatkan jika Anda ingin menjual sesuatu sendiri, semakin rendah harganya
Indikator-indikator ini ditunjukkan dalam tabel kuotasi - https://time-forex.com/kotirovki , kuotasi tersebut terdapat di platform perdagangan atau di situs web khusus.
Selisih antara harga penawaran (ask) dan harga permintaan (bid) disebut spread, dan seringkali merupakan komisi dari organisasi yang bertindak sebagai perantara dalam transaksi tersebut:

Sebagai contoh, pada gambar kami, Anda dapat membeli euro dengan dolar AS pada harga 1,12253, dan menjual dolar AS dengan euro pada harga 1,12250, yang berarti selisih komisi broker adalah 1,12253 - 1,12250 = 3 poin dengan kuotasi lima digit.
Selisih harga (spread) dapat bervariasi tergantung pada likuiditas aset. Likuiditas adalah kemampuan suatu aset untuk dijual dengan cepat dan mudah pada harga pasar. Semakin likuid aset tersebut, semakin kecil selisih harganya.
Hal ini karena jika ada lebih banyak peserta di pasar yang bersedia membeli dan menjual suatu aset, maka harga akan menjadi lebih stabil.
Penawaran dan permintaan memiliki dampak signifikan pada besarnya spread; ketika terjadi kekurangan aset, spread mulai tumbuh dan perbedaan antara harga penawaran dan harga permintaan meningkat.
Hal ini jelas terlihat dalam contoh pertukaran mata uang: ketika mata uang nasional anjlok terhadap dolar AS, jumlah pembeli jauh melebihi jumlah mereka yang bersedia menjual dolar, dengan selisih antara harga beli dan harga jual mencapai hingga sepuluh persen:

Istilah "bid" dan "ask" digunakan di semua pasar tempat aset diperdagangkan, termasuk pasar saham, pasar valuta asing, dan pasar derivatif.
Konsep-konsep ini merupakan alat penting untuk memahami penetapan harga dan membuat keputusan beli atau jual.
Di mana istilah bid dan ask digunakan dalam praktiknya?
Pasar saham: Pialang saham menggunakan istilah ini untuk merujuk pada harga saham, obligasi, dan sekuritas lainnya.
Pasar valuta asing: kuotasi mata uang dapat ditemukan tidak hanya di bursa valuta asing, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, di kantor penukaran mata uang bank, atau di perusahaan pialang yang menangani transaksi valuta asing.
Pasar derivatif: Derivatif adalah instrumen keuangan yang nilainya berasal dari aset lain. Misalnya, kontrak berjangka saham memberi pedagang hak untuk membeli atau menjual saham dengan harga tertentu di masa mendatang.
Seorang pedagang yang membeli kontrak berjangka saham pada dasarnya melakukan kesepakatan dengan penjual kontrak berjangka untuk membeli atau menjual saham pada harga tertentu di masa mendatang.
Tergantung pada arah transaksi, harga di mana pedagang menerima kontrak berjangka akan disebut harga bid atau harga ask.

