Pasangan mata uang Emas – XAUUSD
Emas adalah salah satu instrumen pasar saham yang paling menarik bagi investor. Hingga baru-baru ini,
emas dianggap sebagai instrumen investasi yang tenang, karena harganya telah meningkat pesat selama bertahun-tahun.
Namun, sejak paruh kedua tahun 2012, instrumen ini mulai mengalami penurunan tajam dan menjadi salah satu yang paling fluktuatif dan sulit diprediksi di pasar mata uang Forex.
XAUUSD terdiri dari dua elemen, yaitu emas (XAU) dan dolar (USD), yang digunakan untuk membeli logam mulia ini.
Pasangan mata uang XAUUSD dianggap sebagai salah satu yang paling berbahaya karena pergerakannya sulit diprediksi dan volatilitasnya sangat tinggi, yang mencapai 2500 hingga 3000 poin per hari.
Pertimbangkan beberapa penasihat yang tersedia secara gratis
Singkatnya, perilaku emas telah berubah secara dramatis dan menjadi mirip dengan pasangan mata uang tradisional, yang dicirikan oleh pasar yang bergerak mendatar dan ketidakpastian yang lengkap. Untuk mempelajari cara memperdagangkan pasangan mata uang XAUUSD dalam lingkungan saat ini, perlu untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhinya.
Faktor apa saja yang memengaruhi harga emas?.
XAU, atau emas seperti yang lebih mudah didapatkan dan dikenal umum, adalah salah satu logam mulia termahal, dan pasokan penambangannya sangat terbatas. Secara historis, emas telah menjadi penjamin stabilitas ekonomi mana pun, karena mendukung uang tunai yang dikeluarkan oleh bank-bank nasional.
Namun, jika kita mengesampingkan sentimen tentang pentingnya emas dan langsung membahas faktor-faktor yang memengaruhi emas, maka dapat diidentifikasi hal-hal berikut:
1) Emas adalah logam mulia yang merupakan tempat berlindung yang aman bagi semua investor di saat krisis.
Kebetulan, emas dianggap sebagai aset aman, jadi jika Anda mengamati krisis di antara pelaku global, Anda dapat dengan percaya diri membeli emas, karena harganya akan mulai naik.
Dalam jangka pendek, emas juga bereaksi kuat terhadap serangan teroris di negara-negara global seperti AS atau negara-negara Eropa, yang semakin sering terjadi akibat krisis migrasi. Oleh karena itu, jika Anda melihat krisis muncul, perhatikan emas.
2) Harga emas bergantung langsung pada volume produksi negara-negara pertambangan utama.
Emas, pertama dan terutama, adalah logam yang memiliki asal-usulnya sendiri, di mana ia ditambang secara aktif.
Jika Anda melihat laporan berita tentang pengurangan produksi oleh negara-negara pengekspor utama atau perusahaan-perusahaan besar, Anda dapat yakin akan terjadi kenaikan harga logam ini. Berikut adalah tabel negara-negara penambang tahunan berdasarkan tonase logam mulia ini:

Elemen kedua dalam pasangan mata uang ini adalah dolar AS. Karena emas dibeli langsung dengan dolar AS, hal ini berdampak langsung pada nilai tukar pasangan mata uang ini. Tiga faktor utama memengaruhi emas:
1) Makroekonomi
Makroekonomi merujuk pada rilis statistik penting, indikator yang mencerminkan stabilitas ekonomi AS. Faktor-faktor ini meliputi PDB, neraca perdagangan, indikator sektor industri dan pertanian, pengangguran, data tunjangan, dan masih banyak lagi. Anda dapat melacak semua indikator ini pada kalender ekonomi.
2) Kebijakan dan pernyataan kepala departemen
Yang dimaksud dalam kategori ini adalah pernyataan-pernyataan dari pejabat pemerintah utama, yaitu presiden, senator, dan kepala Bank Sentral. Politik itu sendiri, dan skandal-skandal yang menyertainya, juga memengaruhi dolar.
3) Harga di pasar komoditas
Penting untuk memahami bahwa Amerika Serikat memiliki industri yang paling maju, sehingga pendapatan anggaran secara langsung bergantung pada keberhasilannya. Penting juga untuk diingat bahwa harga komoditas merupakan faktor signifikan yang memengaruhi perekonomian AS. Misalnya, ketika harga minyak turun tajam, USD justru menguat.
Kesimpulannya, saya ingin mencatat bahwa XAUUSD selalu sulit diprediksi, tetapi jika Anda memantau faktor-faktor yang secara langsung memengaruhi pasangan mata uang ini, perdagangan akan berubah dari tebakan menjadi perdagangan yang efektif.

