Menempatkan pending order
Strategi yang didasarkan pada penempatan order tertunda umumnya menghasilkan keuntungan lebih besar daripada menggunakan
skema perdagangan standar.
Penyebab fenomena ini adalah pengabaian faktor psikologis dalam proses perdagangan, yang justru menghambat pengambilan keputusan yang tepat.
Order tertunda memungkinkan Anda untuk menetapkan level harga yang akan digunakan untuk membuka posisi. Selain itu, Anda juga memiliki opsi untuk segera membatasi jumlah kerugian dengan menetapkan stop-loss dan merencanakan jumlah keuntungan menggunakan take-profit.
Menempatkan pesanan tertunda bukanlah tugas sesederhana yang terlihat pada pandangan pertama; ketika mengaturnya dengan benar, sejumlah aspek dan parameter penting harus diperhatikan.
Di luar aspek teknis semata, Anda juga perlu menentukan di mana tepatnya menempatkan order tertunda agar ketika order tersebut terpicu, order tersebut akan menghasilkan keuntungan dan tidak berujung pada kerugian.
Aspek teknis penempatan order tertunda di Forex.
Untuk membuat order tertunda baru, klik tab "Order Baru", yang biasanya terletak di bagian atas terminal perdagangan Anda. Kemudian, atur parameter berikut:
1. Volume perdagangan – jumlah mata uang yang akan Anda beli atau jual.
2. Jenis – pesanan tertunda – setelah ini Anda perlu memilih arah transaksi dan jenis pesanan itu sendiri.
Limit jual dan limit beli – memungkinkan Anda untuk menjual atau membeli mata uang pada harga tertentu, tetapi saya lebih suka menggunakan opsi kedua
Buy stop atau sell stop: dalam hal ini, order tertunda dibuka jika harga mencapai level tertentu; opsi ini cocok untuk trading breakout.
3. Harga – di sini kita menetapkan harga di mana posisi kita akan dibuka.
4. Level stop-loss dan take-profit – Saya sengaja menempatkannya setelah harga, meskipun di terminal perdagangan level tersebut muncul lebih awal. Dalam praktiknya, lebih mudah untuk menetapkan harga pemicu terlebih dahulu, lalu menetapkan stop-loss dan take-profit berdasarkan harga tersebut; menurut saya, ini lebih masuk akal.
5. Lakukan pemesanan.
Cari poin untuk menempatkan pesanan yang tertunda.
Pada prinsipnya, masalah teknisnya jelas, tetapi di mana harus menempatkan order tertunda? Ada beberapa pilihan untuk menemukan titik masuk, semuanya berdasarkan analisis teknis pergerakan tren.
1. Breakout – harga biasanya bergerak dalam kisaran tertentu; tugas Anda hanyalah mengidentifikasi titik ekstremnya dan menempatkan order sedikit lebih jauh. Posisi akan dibuka jika harga mengubah momentumnya dan bergerak lebih jauh dengan percaya diri.

2. Ada juga rahasia lain untuk menemukan titik masuk yang tepat ke pasar, yaitu berdasarkan angka bulat. Misalnya, jika tren berada di kisaran 1.2410 - 1.2490 untuk beberapa waktu, maka titik masuk yang menarik adalah 1.2400 dan 1.2500. Kemungkinan besar, setelah menembus level ini, harga akan melonjak lebih jauh.
3. Melawan tren – jika Anda melihat pergerakan harga diikuti oleh penurunan harga yang konstan, Anda dapat mengambil risiko dan menempatkan order tertunda (pending order) dengan nilai dua kali lipat dari penurunan harga tersebut; dalam hal ini, order akan terpicu jika tren berbalik.
4. Berdasarkan berita - tidak selalu ada waktu untuk menunggu berita penting dirilis, tetapi diketahui bagaimana tren akan bereaksi terhadap kemunculannya, sehingga order tertunda ditempatkan sedikit di luar batas saluran harga.
Sebagai contoh, jika ada berita yang dirilis yang berdampak positif pada harga mata uang dasar dalam pasangan mata uang, maka kita menempatkan order kita di atas level resistensi.
Stop-loss dan take profit.
Ini adalah masalah yang cukup sensitif ketika bekerja dengan pending order, karena Anda tidak mengontrol perdagangan tersebut, jadi Anda perlu memilih ukurannya agar order tersebut terpicu, tetapi tidak hilang selama terjadi pullback.
Oleh karena itu, sebelum menetapkan stop order, analisislah besarnya rollback dan gunakan hasil yang diperoleh sebagai panduan.
stop loss sedikit lebih tinggi dari pullback (koreksi) dan take profit sedikit lebih rendah. Jika Anda yakin dengan perhitungan Anda, cobalah untuk tidak mengubah level tersebut selama trading.
Baca juga:
- Piramida Pesanan Tertunda - http://time-forex.com/taktik/piramid-orderov
- Penasihat Doudlepro untuk Pesanan Tertunda - http://time-forex.com/sovetniki/sov-doudlepro
- Strategi Pesanan Tertunda - http://time-forex.com/strategy/strategiya-otlozhennykh-orderov

