Scalping pada order book: strategi sederhana dan efektif untuk menghasilkan uang
Scalping adalah salah satu taktik trading yang paling umum di pasar saham dan pasar forex.

Banyak trader yang salah mengartikan scalping dengan day trading, percaya bahwa membuka order dengan target dan stop loss kecil adalah dasar dari strategi ini.
Padahal, kekeliruan konsep scalping ini terjadi karena pasar Forex tidak memiliki order book yang memadai, yang menyebabkan kebingungan konsep.
Bursa saham memiliki order book yang memadai, yang memungkinkan untuk menilai situasi pasar sebenarnya dan melakukan trading dengan target beberapa tick.
Platform calo untuk kaca
Bagi sebagian besar trader, bukan rahasia lagi bahwa platform trading MT4 dan MT5 memiliki order book fiktif, yang tidak pernah menampilkan volume transaksi atau arus kas di balik pembeli atau penjual.
Untuk mencapai hal ini, platform ECN baru yang progresif, cTrader, dikembangkan, yang untuk pertama kalinya menampilkan buku pesanan perdagangan, di mana perputaran uang dapat terlihat.
Platform perdagangan cTrader menawarkan tiga alat berbeda: buku pesanan standar, grafik harga, dan grafik VWAP. Tidak ada perbedaan mendasar antara alat-alat ini; satu-satunya perbedaan adalah bagaimana informasi tersebut disajikan.
Lihat contoh dari Trader di bawah ini:

Jika Anda ingin berpartisipasi dalam perdagangan di Bursa Efek Moskow, Anda memerlukan platform perdagangan QUIK Junior.
Anda dapat mengakses pasar saham melalui broker khusus, tetapi order book paling informatif hanya di bursa efek. Oleh karena itu, jika Anda tertarik pada scalping order book sungguhan, terminal perdagangan QUIK adalah suatu keharusan.
Terminal QUIK ditunjukkan di bawah ini:

Prinsip dasar pengoperasian
: Order book adalah tabel tempat Anda dapat memantau pesanan dari penjual dan pembeli pada harga tertentu. Di bagian atas, nilai harga ditampilkan dengan warna merah, mewakili pesanan penjual, sedangkan di bagian bawah, nilai disorot dengan warna hijau, mewakili pesanan pembeli.
Bukan rahasia lagi bahwa pergerakan harga pasar selalu didorong oleh penjual atau pembeli, jadi melacak pesanan tertentu membantu mempertahankan arah tertentu.
Dasar-dasar scalping menggunakan order book:
Sebelum Anda mulai scalping, Anda perlu memahami bahwa semua pesanan dalam order book didorong oleh orang-orang nyata yang mengejar tujuan mereka sendiri. Saat scalping, dalam kasus kita, meskipun terdengar aneh, lupakan grafik, karena Anda akan mendapatkan semua informasi yang Anda butuhkan langsung dari order book.
Saat scalping menggunakan order book, tujuan utama Anda adalah untuk menentukan apakah permintaan atau penawaran lebih tinggi. Untuk melakukan ini, Anda perlu melihat langsung area merah atau hijau pada order book dan jumlah pesanan.
Pada umumnya, pasar bergerak menuju buku pesanan yang lebih tipis, yaitu ke arah di mana jumlah pesanan jauh lebih rendah.

Saat menerapkan strategi, tugas utama Anda, setelah mengidentifikasi pemimpin pasar dalam situasi tertentu, adalah mengidentifikasi pemain utama. Pemain utama adalah semacam jangkar bagi seorang trader, dari mana semua perdagangan akan dilakukan. Tujuan utama seorang scalper adalah untuk meniru rencana pemain utama.
Setelah Anda menentukan sisi mana yang jelas memiliki keuntungan dan mengidentifikasi pemain utama berdasarkan pesanan mereka, Anda harus menempatkan pesanan di depan pemain utama untuk tidak hanya meniru rencana mereka tetapi juga untuk unggul dalam permainan.
Muncul pertanyaan logis: mengapa menempatkan pesanan di depan pemain utama? Pertama, Anda harus memahami bahwa dengan menempatkan pesanan di depan pemain utama, Anda memiliki semacam dukungan berupa pesanan mereka. Jika harga bergerak berlawanan arah dengan Anda, hal itu terutama akan mengenai pesanan mereka, yang kemungkinan akan menyebabkan pemantulan ke arah yang Anda inginkan.
Penentuan Target.
Untuk memahami target apa yang dapat dengan mudah dicapai oleh operasi scalping Anda jika terjadi pergerakan harga yang kuat, Anda harus mengaktifkan fitur buku pesanan jarang (sparse order book). Tidak seperti buku pesanan standar, buku pesanan jarang menampilkan area di mana tidak ada pesanan dari penjual maupun pembeli.
Oleh karena itu, jika Anda melihat zona seperti itu, Anda dapat yakin bahwa zona tersebut tidak dilindungi oleh pesanan apa pun, dan pasar akan dengan mudah melewatinya. Contoh buku pesanan jarang dan zona yang tidak terlindungi ditunjukkan di bawah ini:

Perlu dicatat bahwa saat menerapkan strategi "DOM Scalping", sangat penting untuk tidak hanya tetap fokus pada proses, karena perubahan order memang cepat, tetapi juga untuk memantau risiko, khususnya menggunakan skrip dan alat scalping khusus.
Selain itu, ingatlah bahwa ketika menangkap pemain besar, mereka mungkin akan memasang order palsu dan dengan cepat membatalkannya untuk menipu banyak orang. Oleh karena itu, berhati-hatilah terhadap fenomena tersebut dan jangan langsung terjun ke pasar hanya karena melihat setiap investor besar.

