Risiko forex dan metode penanganannya

Saat memulai trading Forex, setiap trader harus menyadari bahwa jenis trading ini ditandai dengan peningkatan risiko, dan alih-alih keuntungan yang ditunggu-tunggu, selalu ada kemungkinan kehilangan uang sendiri.

Risiko Forex

Risiko forex tidak hanya mencakup perubahan nilai tukar yang tidak dapat diprediksi, tetapi juga faktor-faktor teknis murni yang tidak bergantung pada keahlian trader.

Oleh karena itu, masalah ini harus didekati dengan sangat hati-hati, karena selalu lebih mudah untuk mencegah potensi bahaya daripada mencoba mengkompensasi kerugian di kemudian hari.

Risiko utama dalam forex adalah risiko mata uang, organisasi, dan teknis.

Mari kita lanjutkan ke tinjauan yang lebih detail tentang hal-hal tersebut dan cara-cara untuk mengurangi bahaya-bahaya ini.

Saluran Telegram kami tentang investasi di Polandia dan banyak lagi:
cari tahu berapa banyak yang bisa Anda hasilkan

Jenis-jenis risiko dalam Forex

1. Risiko mata uang – juga dikenal sebagai "risiko nilai tukar Forex." Ini dapat disebabkan oleh kesalahan dalam memilih arah perdagangan atau pembalikan tren.

Dalam hal ini, hampir tidak mungkin untuk mengasuransikan kerugian; lebih realistis untuk meminimalkan potensi kerugian. Untuk melakukan ini, disarankan untuk segera menetapkan order stop-loss saat membuka setiap perdagangan baru.

Mengurangi leverage juga dapat secara signifikan mengurangi risiko mata uang di Forex; dalam hal ini, pergerakan nilai tukar yang tidak terduga tidak akan merusak deposit Anda secara serius.

2. Risiko organisasi – trader pemula sering membuat kesalahan saat memilih broker, lebih fokus pada berbagai bonus dan promosi yang mereka iklankan daripada pada keandalannya. Kesalahan ini pada akhirnya dapat menyebabkan hilangnya dana.


Broker yang tidak jujur ​​menggunakan berbagai metode untuk memeras uang dari klien mereka, mulai dari sekadar memblokir deposit dan menolak mentransfer dana hingga menaikkan spread secara tajam atau memanipulasi kuotasi.

Risiko seperti itu dapat dihindari dengan memilih broker secara bertanggung jawab sejak awal. Indikator utama keandalan adalah lamanya beroperasi, penghargaan internasional, dan kurangnya keluhan dari para trader.

Risiko teknis – karena suatu alasan, sebagian besar trader menempatkan ini di urutan terakhir, meskipun risiko ini di Forex muncul tidak kurang sering daripada dua risiko sebelumnya. Misalnya, saat menulis artikel ini, koneksi internet saya terputus dua kali, yang, saat melakukan scalping, bisa saja membuat saya kehilangan deposit.

Risiko teknis meliputi gangguan komunikasi dengan broker, kerusakan terminal, dan kegagalan perangkat keras.

Mencegah kerugian akibat masalah ini cukup sederhana: selalu siapkan nomor telepon broker Anda, gunakan stop order, sediakan koneksi internet alternatif, atau, lebih baik lagi, instal terminal trader di ponsel Anda.

Dan jangan lupa tentang stop order saat membuka posisi baru.

Dengan mengikuti rekomendasi dalam artikel ini, Anda dapat secara signifikan mengurangi risiko forex yang muncul bukan karena kesalahan Anda sendiri. Yang perlu Anda lakukan hanyalah meluangkan beberapa jam untuk menerapkan kiat-kiat ini.  

Templat Joomla oleh a4joomla