Strategi trading "Super scalper di dalam saluran".
Semua orang tahu bahwa scalping adalah taktik trading yang sangat menguntungkan. Memastikan
trading yang sukses sambil mempertahankan stop loss yang ketat adalah aturan dasar bagi seorang scalper yang sukses. Namun, untuk memastikan trading yang menguntungkan dalam jangka panjang dan bereaksi secara cerdas dan cepat terhadap fluktuasi harga apa pun, Anda perlu mematuhi aturan strategi trading yang jelas.
Strategi trading "Super Scalper in the Channel" adalah strategi trading scalping, dan proses scalping itu sendiri terjadi dalam saluran yang sempit, sehingga strategi ini juga dapat didefinisikan sebagai strategi saluran.
Indikator ini dapat digunakan pada pasangan mata uang apa pun, tetapi sangat efektif pada pasangan EUR/USD, GBP/USD, dan AUD/USD. Perdagangan dilakukan pada grafik satu menit, tetapi jika Anda melihat candlestick yang terbentuk kurang baik, khususnya yang berbentuk buruk, saya sarankan untuk beralih ke grafik lima menit.
Anda dapat melihat pola candlestick ini di pagi hari, ketika pasar masih lesu dan kurang aktif.
Sebelum menganalisis sinyal trading, strategi harus diinstal pada terminal trading Meta Trader 4. Unduh file indikator dan template di akhir artikel ini.
Langkah selanjutnya adalah pergi ke menu file terminal Anda dan buka folder data. Kemudian, letakkan indikator di folder bernama "indicators" dan template di folder "Template", lalu mulai ulang terminal. Setelah diluncurkan, buka daftar template terminal Anda dan jalankan template bernama "Super Scalper in Channel". Jika Anda telah melakukan semuanya dengan benar, grafik akan terlihat seperti ini:

Seperti yang Anda lihat, sebuah saluran telah terbentuk di sekitar harga, dan kita akan melakukan trading dari batas-batasnya. Strategi itu sendiri terdiri dari tiga indikator, salah satunya adalah indikator sinyal, satu lagi berfungsi sebagai penyaring posisi, dan satu lagi sebagai indikator informasi. Berikut adalah gambaran singkat dari masing-masing indikator:
1. Super Signals Channel – indikator ini ditampilkan sebagai dua garis, merah dan hijau, membentuk saluran di sekitar harga. Ketika harga menyentuh batas saluran, sebuah panah muncul, menandakan pemantulan dari batas saluran. Indikator ini berfungsi sebagai indikator sinyal dan menjadi dasar dari seluruh strategi perdagangan. Di pengaturan, Anda dapat mengatur periode dan jumlah bar yang akan ditampilkan riwayat perdagangannya.
2. Price Channel ZigZag_v2 – ditampilkan sebagai garis kuning di dalam saluran. Indikator ini merupakan modifikasi sederhana dari indikator ZigZag standar. Indikator ini memiliki tujuan yang lebih informatif, karena menunjukkan arah tren dan titik ekstrem di mana sinyal masuk paling sering muncul. Indikator ini juga membantu menemukan titik keluar.
3. FT PVD – indikator ini ditampilkan sebagai strip dengan batang merah dan biru. Dalam strategi, indikator ini menyaring tren. Jika tren bullish, batang berwarna biru; jika bearish, batang berwarna merah. Ini adalah modifikasi standar dari moving average, sehingga Anda dapat mengubah periode moving average dan jenis penerapannya di pengaturan.
Secara keseluruhan, dasar-dasar strategi ini jelas, dan semua indikator yang dibahas dapat dengan mudah dioptimalkan, sehingga mengkonfigurasi ulang strategi dari scalping ke trading pada timeframe yang lebih tinggi tidak akan sulit. Sekarang, setelah menganalisis komponen-komponennya, mari kita beralih ke sinyal-sinyal strategi trading.
Kami memasuki posisi beli sekaligus memenuhi ketentuan berikut:
1. Harga menyentuh batas hijau saluran, dan indikator saluran Super Signals menggambar panah hijau ke atas.
2. Garis indikator Price Channel ZigZag_v2 mengarah ke bawah.
3. Batang indikator FT PVD berwarna biru.
Kami hanya membuka posisi saat bar tertutup! Lihat gambar di bawah ini untuk contoh entri beli:

Kami memasuki posisi jual sekaligus memenuhi ketentuan berikut:
1. Harga menyentuh batas merah saluran, dan indikator saluran Super Signals menggambar panah merah ke bawah.
2. Garis indikator Price Channel ZigZag_v2 mengarah ke atas.
3. Batang indikator FT PVD berwarna merah.
Kami hanya membuka posisi pada bar yang sudah ditutup! Lihat gambar di bawah ini untuk contoh entri jual:

Posisi ditutup ketika muncul panah ke arah berlawanan. Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak hanya panah yang harus muncul, tetapi garis indikator Price Channel ZigZag juga harus berada di titik yang sama, membentuk titik ekstrem baru.
Order stop loss sebaiknya ditempatkan pada titik minimum atau maksimum candle sinyal, tergantung pada titik masuk, serta pada titik tertinggi dan terendah lokal. Rata-rata, order stop loss adalah 8-10 pip, jadi Anda dapat menggunakan order stop loss tetap sebesar 10 pip. Lihat contoh pada gambar di bawah ini:
Secara keseluruhan, strategi ini memiliki sejumlah aturan jelas yang harus diikuti agar trading berhasil. Ingat, scalping tanpa disiplin adalah usaha yang sia-sia. Hitung risiko dengan cermat dan jangan lupakan manajemen uang, tanpa itu tidak ada strategi di dunia yang dapat memberikan hasil yang konsisten.
Unduh alat untuk strategi ini.

