Posisi terkunci, taktik untuk mengunci posisi dalam perdagangan bursa

Ada banyak pilihan untuk mengurangi kerugian saat trading Forex atau pasar keuangan lainnya, tetapi semuanya dirancang untuk dilakukan sebelum membuka order baru.

posisi terkunci

Sebaliknya, penguncian memungkinkan Anda untuk mengurangi kerugian secara signifikan, dan terkadang bahkan menghasilkan keuntungan dari transaksi yang sudah terbuka dan merugikan.

Posisi terkunci adalah transaksi di mana, selama eksekusi transaksi, pesanan lain dibuka dengan volume yang sama, tetapi berlawanan arah dengan pesanan yang sudah dibuka dan tidak menguntungkan tersebut.

Metode pengurangan kerugian ini terkadang disebut sebagai "Hedging" dan harus digunakan dengan hati-hati, dengan mempertimbangkan situasi pasar.

Sebelum menggunakan metode ini untuk mengurangi kerugian, pastikan terlebih dahulu bahwa kerugian tersebut terjadi akibat pembalikan harga, dan bukan karena koreksi tren, jika tidak, Anda hanya akan memperburuk keadaan.

Saluran Telegram kami tentang investasi di Polandia dan lainnya:
cari tahu berapa banyak yang bisa Anda peroleh.

Perlu dicatat bahwa tidak setiap hedging dapat berupa penguncian, karena ketika melakukan hedging, transaksi sering kali dilakukan pada berbagai aset dengan nilai yang berlawanan korelasi.

Ciri-ciri transaksi lindung nilai pada satu aset

Operasi ini, seperti namanya, melibatkan penutupan perdagangan bersyarat, atau lebih tepatnya, penguncian hasil keuangan. Operasi ini digunakan ketika terjadi pembalikan tren dan pesanan terbuka mengalami kerugian.

Cara termudah untuk memahami esensi dari posisi terkunci adalah melalui contoh-contoh spesifik.

1. Posisi long (beli) pada pasangan mata uang GBP/USD dibuka sebanyak 1 lot, dengan pergerakan harga searah dengan tren. Namun, setelah beberapa waktu, harga berbalik arah, dan kerugian pada transaksi ini sekarang mencapai 10 pip.

Ada dua pilihan untuk menyelesaikan masalah ini: cukup menutup pesanan dengan kerugian 10 poin atau melakukan hedging.

2. Penguncian (penutupan) dilakukan – posisi jual (short position) dibuka dengan volume yang sama yaitu 1 lot pada pasangan mata uang GBP/USD.

Sebagai hasil dari operasi tersebut, setelah beberapa waktu, gambaran berikut dapat diamati: kerugian pada transaksi pertama sudah mencapai 20 poin, sedangkan keuntungan pada transaksi kedua adalah 10 poin. Hasil keuangan total tetap -10 poin.

3. Mengambil keputusan akhir – jika pasar terus tren menurun dan keuntungan terus bertambah, posisi pertama (beli) ditutup, menyisakan perdagangan yang menguntungkan. Jika harga naik lagi, pesanan kedua ditutup.

Memilih di antara dua opsi adalah keputusan tersulit dalam situasi yang diberikan; Anda perlu menebak secara akurat ke arah mana harga akan bergerak.

posisi terkunci

Kelemahan dari posisi lindung nilai (penguncian)

Metode pengurangan kerugian dalam Forex ini adalah yang paling kontroversial; banyak trader yang sama sekali tidak menggunakannya dalam trading mereka, karena berbagai alasan:

1. Saat membuka transaksi berlawanan, Anda kembali membayar spread, sehingga meningkatkan kerugian sebesar jumlah spread tersebut. Untuk kejelasan lebih lanjut, indikator ini tidak diperhitungkan dalam contoh yang diberikan.

2. Menentukan posisi terbuka mana yang harus dipertahankan dan mana yang harus ditutup bisa jadi cukup sulit. Trader pemula sering membuat kesalahan saat mengambil keputusan ini, yang pada akhirnya memperbesar kerugian mereka.

3. Pada umumnya, penguncian posisi tidak berakhir hanya dengan satu posisi lawan; pedagang harus membuka hingga sepuluh posisi untuk memperbaiki situasi yang ada, sehingga semakin memperumit perdagangan.

Oleh karena alasan-alasan inilah taktik ini memiliki jumlah pendukung dan penentang yang sama.

Untuk mencapai efektivitas yang lebih besar dalam mengasuransikan kerugian, ada taktik yang lebih efektif , lebih murah, dan lebih mudah diterapkan.

 

Template Joomla oleh a4joomla