Prinsip Analisis Teknis

Sebagian besar trader Forex pemula meremehkan peran analisis teknikal dan mulai tradingprinsip-prinsip analisis teknis hanya berdasarkan intuisi. Hanya setelah kegagalan awal barulah mereka beralih ke studi yang lebih mendalam tentang dasar-dasar teoritis analisis.

Saat mulai mempelajari dasar-dasar analisis teknikal, penting untuk memahami prinsip-prinsip fundamental yang mendasarinya. Prinsip-prinsip tersebut tidak banyak, jadi membiasakan diri dengan prinsip-prinsip tersebut tidak akan memakan banyak waktu.

Prinsip-prinsip analisis teknikal mengungkapkan esensinya dan memungkinkan Anda untuk memahami apa yang harus Anda perhatikan terlebih dahulu.

Saluran Telegram kami tentang investasi di Polandia dan banyak lagi:
cari tahu berapa banyak yang bisa Anda hasilkan

1.    Harga sudah termasuk semuanya – Untuk memahami apa yang sedang terjadi di pasar mata uang saat ini, cukup dengan menganalisis harga saat ini; karena harga itulah yang mencakup semua faktor fundamental.

Harga bereaksi terhadap faktor eksternal dan internal yang memengaruhi nilai tukar. Setiap peristiwa langsung tercermin dalam perubahan harga. Oleh karena itu, menurut para analis teknikal, sama sekali tidak perlu mengikuti berita fundamental, melainkan lebih baik memantau harga dengan cermat.

2. Tren memiliki arah yang jelas - bahkan ketika nilai tukar pasangan mata uang tidak berubah, tren tetap bergerak seiring waktu, sejajar dengan sumbu waktu.

Oleh karena itu, dalam praktiknya, ada tiga jenis arah tren - naik, turun, dan horizontal.

Tren naik - menunjukkan perubahan positif pada nilai tukar selama periode waktu tertentu.
Tren turun - menunjukkan penurunan harga yang dominan selama periode waktu yang dianalisis.
Forex datar - harga tidak memiliki arah vertikal yang jelas dan bergerak sepanjang bidang horizontal.

Penentuan arah pergerakan harga yang tepat merupakan dasar dari posisi yang menguntungkan. Tren utama tidak boleh dikacaukan dengan koreksi atau pembalikan yang dianggap sebagai koreksi tren lainnya.

3. Tren bergerak dalam kurva – jika Anda mempelajari prinsip analisis teknikal ini saat trading, Anda dapat yakin akan mendapatkan keuntungan. Inilah alasan sebagian besar trading yang tidak berhasil. Harga hampir tidak pernah bergerak dalam garis lurus; setiap pergerakan searah tren yang ada diikuti oleh koreksi atau pergerakan berlawanan.

Kemampuan untuk membedakan koreksi dari pergerakan utama adalah dasar dari trading Forex. Mengidentifikasi pergerakan utama bukanlah hal yang mudah, terutama jika Anda trading pada timeframe jangka menengah atau panjang; mengikuti berita terbaru dapat membantu di sini.

4. Prinsip timeframe – mempertimbangkan durasi timeframe cukup penting, karena arah tren pada timeframe yang berbeda dapat sepenuhnya berlawanan. Anda harus selalu mengetahui dengan jelas arah tren utama dan membuka trading pada timeframe yang lebih pendek berdasarkan hal ini.

5. Sejarah berulang – ini adalah prinsip yang digunakan oleh sebagian besar indikator teknikal dan penasihat otomatis. Harga bereaksi secara seragam terhadap kondisi pasar tertentu, sehingga mengidentifikasi pola historis selalu memberikan hasil yang baik.

6. Segala sesuatu saling berhubungan – analisis teknikal secara luas menggunakan konsep korelasi, yang intinya adalah terdapat hubungan tertentu antara setiap mata uang dan ketika harga suatu mata uang naik, nilai tukar mata uang lain yang terkait juga berubah.

7. Anda tidak bisa memastikan apa pun –
 
bahkan posisi trading terbuka pun membutuhkan pemantauan terus-menerus; Anda harus melakukan trading sesuai dengan pasar, bukan berdasarkan perkiraan. Dan jika situasi pasar berubah, bereaksilah segera. Prinsip-prinsip analisis teknikal ini digunakan di hampir setiap strategi trading Forex , sehingga mengetahui dan memahaminya akan sangat memudahkan proses trading.

Templat Joomla oleh a4joomla