Level Fibonacci, poin praktis.
Retracement Fibonacci adalah salah satu alat analisis teknis yang paling banyak digunakan untuk
memprediksi koreksi harga. Puluhan buku telah ditulis tentang retracement Fibonacci, dan teori gelombang yang terkenal di dunia bergantung padanya dalam satu atau lain cara.
Namun, terlepas dari popularitas instrumen tersebut, opini mengenainya cukup kontradiktif.
Hal ini berkaitan dengan teori penciptaan instrumen itu sendiri, karena para ekonom dan matematikawan modern sama sekali tidak dapat menjelaskan pola pergerakan di pasar keuangan, dan teori "Rasio Emas," yang sangat berlaku untuk alam hidup maupun non-hidup, pada pandangan pertama tampak tidak sesuai dengan pasar keuangan.
Angka ini adalah jawaban dari teka-teki "Rasio Emas," yang dapat ditemukan dalam analisis konstruksi piramida, tubuh manusia, dan banyak faktor alam lainnya. Justru karena kehadiran mistis angka inilah alat yang dikenal sebagai "Level Fibonacci" lahir, yang secara mengejutkan bekerja efektif di pasar forex dan saham.
Membangun Level Fibonacci
Untuk memplot level-level ini, tidak perlu memasang indikator tambahan apa pun di platform trading MT4, karena alat ini sudah terintegrasi secara default.
Untuk menggunakannya, buka menu Sisipkan, pilih bagian Fibonacci, lalu klik alat Garis Fibonacci.

Bagaimana cara memplot level Fibonacci dengan benar?
Hal yang paling menarik adalah, meskipun penggunaan level Fibonacci sangat luas, cukup sulit untuk menemukan informasi tentang cara membangunnya dengan benar. Namun, terlepas dari semua anggapan yang ada, membangun level Fibonacci dengan benar sebenarnya cukup sederhana.
Untuk melakukan ini, pada tren naik, Anda harus menemukan titik minimum (minimum) dan, tanpa melepaskan tombol mouse, menggambar level ke maksimum di mana Anda berasumsi pembalikan atau koreksi sedang terjadi.
Sementara itu, jika harga mencapai titik tertinggi baru, Anda harus menyeret grid untuk mengikutinya, tetapi tidak perlu mengubah titik terendah. Dalam kasus tren menurun, Anda harus menyoroti titik tertinggi dan menggambar level ke titik terendah.

Untuk apa level Fibonacci digunakan?
Seperti yang telah kami sebutkan di atas, level Fibonacci sangat penting untuk mengukur koreksi dalam tren saat ini. Untuk memahami sepenuhnya kegunaan alat ini, mari kita pertimbangkan skenario sederhana. Misalnya, Anda melihat tren naik yang jelas pada pasangan mata uang atau saham apa pun, dan Anda memutuskan untuk membeli aset tersebut.
Namun, Anda memahami dengan sangat baik bahwa ada risiko yang sangat tinggi untuk membeli aset ini dengan harga yang sangat tinggi, karena penurunan harga atau pembalikan tren dapat terjadi kapan saja. Oleh karena itu, level Fibonacci digunakan untuk menentukan titik masuk pasar yang jelas, karena level tersebut menunjukkan kepada kita, dalam persentase, seberapa besar harga telah mengalami koreksi dari tren utama.
Secara umum, dianggap tepat untuk memasuki tren jika harga menyentuh level 23,6%, 38,2%, dan 50%. Level 50% dianggap paling kuat, dan jika harga menembusnya, dapat dipastikan tren telah berbalik.

Aplikasi non-standar
Meskipun level Fibonacci paling sering digunakan sebagai garis support dan resistance, level ini juga sering digunakan untuk menentukan target dan tempat yang tepat untuk menempatkan order stop loss.
Prinsip konstruksinya sendiri tetap tidak berubah, tetapi semua level selanjutnya dapat dianggap sebagai titik yang baik untuk menetapkan order profit dan stop loss.
Kekurangan penggunaan level Fibonacci
Alat ini, seperti semua alat analisis grafis, memiliki kelemahan bawaan: subjektivitas dalam pembuatannya. Setiap orang mungkin menentukan titik minimum atau maksimum untuk pembuatan grafik secara berbeda, terutama ketika memplot level pada bagian tren yang panjang.
Perlu juga dicatat bahwa alat ini tidak boleh digunakan sendirian, karena tujuan utamanya adalah untuk mengukur koreksi tren , sehingga level Fibonacci harus digunakan bersama dengan alat analisis teknis lainnya.

