Kemunduran valas.
Tren Forex tidak pernah bergerak dalam garis lurus, seperti yang ditunjukkan oleh statistik, sebuah tren terdiri dari 70% penarikan kembali (pullback) dan hanya 30% merupakan tren utama.
Pullback Forex adalah koreksi harga yang berlawanan arah dengan tren utama, diikuti oleh dimulainya kembali pergerakan ke arah tren yang berlaku. Besarnya pergerakan tersebut bergantung langsung pada kerangka waktu yang diperdagangkan: semakin panjang kerangka waktu yang dianalisis, semakin panjang pula pullback-nya.
Penurunan harga (pullback) dapat ditentukan dengan cukup sederhana; cukup dengan melihat grafik pasangan mata uang dan mengidentifikasi pergerakan utama tren. Semua fluktuasi ke arah yang berlawanan akan menjadi koreksi, dan panjang candle korektif terkadang dapat melebihi panjang candle searah tren.

Konsep ini sangat penting saat melakukan trading di bursa mana pun, karena pullback adalah penyebab utama kerugian dalam sebagian besar trading. Oleh karena itu, sangat penting untuk membedakannya dari pergerakan utama.
Situasi tipikal yang biasanya terjadi adalah seperti ini: seorang trader membuka grafik 15 menit dari pasangan mata uang dan melihat bahwa berdasarkan semua indikasi, harga bergerak ke bawah dan pasar sedang dalam tren turun. Kemudian dibuka posisi jual, tetapi harga berbalik arah, dan posisi tersebut segera mulai mengalami kerugian. Hal ini tidak akan terjadi jika trader tersebut melihat timeframe yang lebih tinggi dan melihat bahwa tren pada grafik M30 dan H1 terus bergerak ke atas. Ini berarti bahwa pada grafik M30, terdapat pullback yang berlawanan dengan tren, yang pada grafik M15 dianggap sebagai pergerakan utama.
Oleh karena itu, saat melakukan trading, disarankan untuk menggunakan apa yang disebut "Aturan Tiga Layar," dengan mempertimbangkan pergerakan harga tidak hanya pada timeframe saat ini tetapi juga pada dua timeframe yang berdekatan.
Namun, tidak ada aturan tanpa pengecualian, dan setiap penurunan harga Forex dapat menjadi awal dari tren baru jika berlangsung cukup lama dan terdapat alasan signifikan untuk pembalikan tren. Kehadiran alasan-alasan tersebutlah yang memungkinkan kita untuk membedakan koreksi sederhana dari pembalikan tren.
Perdagangan pada kemunduran.
Pendekatan trading ini juga umum dalam trading, tetapi cukup berisiko dan terutama digunakan pada timeframe pendek saat bekerja dengan strategi scalping.
untuk menemukan titik masuk , dan perdagangan dibuka segera setelah harga berbalik melawan tren utama.
Strategi ini cukup berisiko, karena besarnya pullback di Forex tidak tetap. Jika koreksi sebelumnya berlangsung 20 pip, koreksi berikutnya mungkin hanya berlangsung 10 pip, dan pergerakan utama kemungkinan akan memaksa Anda untuk menutup perdagangan dengan kerugian. Ini karena fluktuasi harga berikutnya akan berada pada posisi yang bahkan lebih tidak menguntungkan.
Opsi yang paling tidak berisiko dan paling menguntungkan adalah memasuki pasar pada titik akhir koreksi, ketika tren berbalik arah lagi ke arah utama.

