Direktur Pelaksana Ole Andreas Halvorsen - VIKING INVESTOR GLOBAL

Banyak orang bermimpi menjadi pedagang, manajer, atau investor, tetapi profesi mereka sebelumnya, yang mereka kuasai dengan sempurna, tidak memungkinkan mereka untuk melakukan hal tersebut.

Faktanya, orang-orang yang datang ke acara pertukaran itu sangat beragam - ibu rumah tangga, tukang ledeng, insinyur, atau personel militer.

Hal terpenting dalam menguasai jenis aktivitas baru bukanlah siapa Anda sebelumnya, tetapi siapa yang ingin Anda capai dan seberapa besar usaha yang bersedia Anda curahkan untuk itu.

Namun, di bursa saham, dorongan kuat lainnya untuk karier masa depan Anda adalah memiliki mentor yang baik yang dengan senang hati akan berbagi semua pengalaman praktis yang telah mereka peroleh selama bertahun-tahun.

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari biografi Ole Andreas Halvorsen, yang begitu beruntung dalam hidupnya sehingga mantan anggota militer ini menjadi salah satu dari 100 manajer hedge fund terbaik di Wall Street.

Saluran Telegram kami tentang investasi di Polandia dan lainnya:
cari tahu berapa banyak yang bisa Anda peroleh.

Hampir tidak ada yang diketahui tentang masa kecil guru investasi masa depan ini, satu-satunya hal yang diketahui adalah fakta bahwa ia lahir di Norwegia pada tahun 1961.

Dia adalah pria yang sangat kuat, seorang penggemar olahraga, dan membayangkan dirinya sebagai seorang militer, bukan pemain pasar saham. Untuk mewujudkan rencananya meniti karier, ia mendaftar di Akademi Angkatan Laut Norwegia, yang berhasil ia selesaikan.

Perlu dicatat bahwa ia tidak lama bertugas di pasukan khusus, tetapi ia berhasil menjadi pemimpin tim SEAL, yang pada dasarnya adalah unit yang mirip dengan Navy Seals di Amerika Serikat.

Belajar sebagai cara untuk mengubah spesialisasi.

Selanjutnya, kehidupan Andreas Halvorsen mengalami perubahan signifikan. Setelah mengunjungi Amerika Serikat, ia benar-benar ingin mengubah hidupnya menjadi lebih baik dan mulai belajar di salah satu perguruan tinggi pendidikan bergengsi.

Jadi, institusi pertama bagi mantan anggota militer itu adalah Williams College, tempat ia dibawa untuk memperkuat tim ski, yang kemudian ia ikuti dalam berbagai kompetisi.

Ia kemudian lulus dari perguruan tinggi dengan cukup sukses, dan pada tahun 1986 ia menerima gelar sarjana ekonomi dengan predikat cum laude, yang merupakan prestasi luar biasa bagi seorang atlet asing.

Kesuksesannya di Williams College membuka pintu untuk menjadi mahasiswa penerima beasiswa, jadi dia memanfaatkan kesempatan itu dan mendaftar di Universitas Stanford.

Di sana ia meraih gelar MBA dengan predikat cum laude. Kebetulan, atas prestasi akademiknya yang luar biasa, ia dianugerahi Penghargaan Alexander Alexandrovich Robichek di bidang Keuangan.

Karier. Mentor

Salah satu ciri khas belajar di universitas luar negeri adalah nilai ijazah yang sangat tinggi, dan tidak diperoleh hanya demi ijazah itu sendiri, seperti yang terjadi di sebagian besar negara pasca-Soviet.

Gelar MBA yang diraih Ole Andreas Halvorsen membuka sejumlah peluang menjanjikan baginya, sehingga ia tak bisa menahan diri untuk memanfaatkannya.

Pekerjaan pertamanya adalah sebagai konsultan di departemen perbankan investasi Morgan Stanley. Di sanalah ia memperoleh pengalaman pertamanya dan, yang terpenting, surat rekomendasi.

Halvorsen sangat beruntung dalam kariernya, karena ia diperhatikan oleh pedagang dan manajer terkenal Julian Robertson, dan, terlebih lagi, ia bergabung dengan tim pedagang tersebut dan mulai aktif mengelola dana investasi Tiger Management.

Julian dikenal sebagai salah satu manajer paling berbakat, karena ia berhasil meningkatkan modal dana dari $8 juta menjadi $30 miliar, belum lagi lima mahasiswa yang juga mendirikan perusahaan mereka sendiri.

Pelatihan dan karier Halvorsen berkembang pesat di bawah bimbingan Robertson, memungkinkannya untuk memegang posisi di dalam dana tersebut seperti analis, kepala petugas sekuritas, dan bahkan direktur pelaksana senior.

Namun, hal paling berharga yang bisa ia peroleh adalah pengalaman, serta koneksi, yang kemudian ia manfaatkan.


Pada tahun 1999, bersama dengan tim manajemen dari Tiger, ia mendirikan perusahaannya sendiri yang bernama Viking Global Investors.

Dana tersebut memperoleh keuntungan dari selisih antara harga beli dan jual saham di berbagai segmen, tetapi terutama berfokus pada perusahaan IT. Sebagai informasi tambahan, aset perusahaan tumbuh lebih dari 89 persen pada tahun pertamanya.

Viking Global Investors saat ini mengelola sekitar $26 miliar, sementara kekayaan pribadi Andreas Halvorsen diperkirakan lebih dari $3 miliar.
Template Joomla oleh a4joomla