Bruce Kovner
Bruce Kovner adalah seorang trader yang sangat sukses yang telah menghasilkan lebih dari $2,5 miliar melalui perdagangan di pasar forex dan berjangka.

Ya, Bruce Kovner menjadi contoh nyata trader sukses yang tidak hanya menaklukkan pasar saham tetapi juga pasar forex.
Yang paling menarik adalah dia bukan mahasiswa jurusan ekonomi dan beralih ke trading dari profesi yang sama sekali berbeda—lebih tepatnya, dari mengajar.
Keinginan untuk mencapai kepuasan diri dan kerja keras yang luar biasa menjadikan Bruce seperti sekarang ini, dan kisah sukses serta perjalanan beratnya menuju pengembangan diri telah menjadi contoh yang sangat baik bagi para trader yang bercita-cita tinggi.
Bruce lahir di New York pada tahun 1945. Kovner memiliki akar Rusia; kakeknya diancam akan ditangkap karena pandangan politiknya, dan keluarganya melarikan diri ke Amerika Serikat.
Bruce Kovner adalah seorang anak laki-laki yang patuh dan cerdas, meraih banyak penghargaan atas prestasi akademiknya di sekolah, dan pada usia enam belas tahun, ia diangkat menjadi presiden sekolahnya. Tentu saja, atas usaha dan keberhasilan akademiknya, Bruce Kovner menerima beasiswa ke Universitas Harvard untuk belajar ilmu politik.
Sejak Bruce berada di bawah bimbingan ilmuwan terkenal Edward Banfield, ia diprediksi memiliki masa depan yang cerah di bidang sains. Namun, tragedi menimpa keluarganya: ibunya bunuh diri. Karena tidak sanggup menanggung kehilangan tersebut, Bruce keluar dari Harvard dan menghabiskan waktu bersama ayahnya yang berduka.
Setelah mengalami kehilangan tersebut, ia kembali ke sekolah, dan karena ia merupakan siswa yang baik, ia segera diterima kembali dan diizinkan untuk melanjutkan studinya. Namun, kehilangan ini sangat memengaruhi pemuda itu, dan ia tidak pernah mampu menyelesaikan disertasi doktoralnya.
Faktanya, Bruce Kovner sendiri menyatakan dalam wawancaranya bahwa dia sebenarnya tidak menyukai lingkungan ilmiah, sehingga dia tidak mengejar gelar akademis.
Setelah lulus dari Harvard, ia mengajar ilmu politik untuk waktu yang lama di universitas yang sama, kemudian pindah ke Pennsylvania, di mana ia melanjutkan mengajar mata pelajaran tersebut. Bruce tidak melihat masa depan dalam mengajar, jadi ia mencoba memasuki arena politik. Secara khusus, pada akhir tahun 1970-an, sebagai seorang ilmuwan politik, ia membantu mengelola beberapa pemilihan kandidat, dan ia juga berencana untuk menjadi seorang politisi sendiri.
Namun, kurangnya dana untuk iklan politik dan kemampuan untuk menjalankan kampanye pemilihan yang lengkap membuat calon politisi itu mengurungkan niatnya.
Mengenal Bursa Saham: Jenjang Karier
Sebagai seorang ilmuwan politik, Bruce Kovner sangat memahami bahwa politik berdampak langsung pada pasar saham, tetapi ia tidak sepenuhnya mengerti bagaimana hal itu terjadi. Dengan latar belakang yang kuat di bidang ilmu politik, ia memutuskan untuk mencoba peruntungannya di bidang perdagangan saham.
Namun, Bruce tidak langsung bergegas ke broker; ia memulai perjalanan berat untuk belajar sendiri. Saat menganalisis suku bunga dan potensi keuntungan, Bruce memperhatikan pola yang menarik: kemungkinan menghasilkan uang dari spread. Metodenya cukup sederhana: dua kontrak berjangka suku bunga dipilih dan perdagangan dibuka berdasarkan korelasinya posisi lindung nilai.
Sebagai keuntungan, trader menerima bunga atas posisi yang dipegangnya dalam bentuk suku bunga.
Setelah menguji strateginya, Bruce Kovner mengambil pinjaman sebesar $3.000 dari bank dan mencoba menerapkan strateginya.
Dalam waktu yang relatif singkat, Bruce menghasilkan sekitar 40 ribu dolar dari modal tiga ribu dolar, dan terus menginvestasikan kembali keuntungannya. Namun, karena menyimpang dari rekomendasi broker, ia benar-benar kehilangan 20 ribu dolar dalam semalam.
Setelah mendapatkan pengalaman pertamanya, Bruce mendapat pekerjaan sebagai pedagang di Commodities Corporation, dan dia sendiri kemudian menjadi pemimpinnya Michael MarcusSetelah menerima pendidikan yang baik dari seorang mentor ternama, Bruce mendirikan perusahaannya sendiri, Caxton, pada tahun 1983, yang hingga kini masih beroperasi dengan sukses. Kekayaan bersih Bruce Kovner diperkirakan mencapai lebih dari 2,5 miliar dolar AS.

