James Beeland Rogers
Ketika kita melihat kisah sukses berbagai tokoh terkenal di dunia perdagangan, kita melupakan orang
-orang yang membantu mereka mencapai puncak.
James Beeland Rogers adalah seorang pakar keuangan terkemuka, investor internasional, dan salah satu pendiri dana investasi internasional ternama, Quantum.
Ya, justru berkat "Quantum" itulah seluruh dunia mengetahui tentang sosok seperti George Soros.
James juga dikenal karena rekor dunianya dan buku-buku luar biasa yang memotivasi orang-orang yang berorientasi pada tujuan untuk terlibat dalam investasi dan memberikan nasihat yang bermanfaat tentang cara menghindari kesalahan yang pernah dialami penulis sendiri.
Keindahan buku-bukunya terletak pada bahasanya yang mudah dipahami, dan penulisnya bukan hanya seorang penulis, tetapi juga seorang pedagang dan investor sejati yang telah menunjukkan melalui pengalaman hidupnya bahwa apa pun dapat dicapai.
Sejarah kehidupan.
James lahir pada tahun 1942 di Baltimore, Maryland. Ia menghabiskan masa kecilnya di Demopolis, Alabama. James awalnya tertarik pada sejarah, jadi ia belajar sejarah di Universitas Yale.
Namun, sebagai seorang mahasiswa, ia memutuskan untuk mendaftar di Oxford, di mana ia mulai mempelajari secara mendalam dunia keuangan, ilmu politik, dan filsafat.
Pada tahun 1970, ia mendapatkan pekerjaan di bank investasi terkemuka, Arnhold and S. Bleichroder, tempat ia berhasil meniti kariernya. George Soros juga bekerja di bank tersebut pada waktu itu, sehingga pertemuan mereka tak terhindarkan. Merasakan potensi mereka, legenda investasi masa depan ini memutuskan untuk menciptakan hedge fund pertama mereka, Quantum.
Setelah berdirinya Quantum, baik George Soros maupun James Rogers mengalami kesuksesan fenomenal. Kesuksesan ini didukung oleh indikator kinerja yang luar biasa. Misalnya, Quantum menunjukkan peningkatan sebesar 4.200 persen selama sepuluh tahun beroperasi, sementara Indeks S&P 500 hanya naik 48 persen dalam periode yang sama.
Tahun 1980 menandai titik balik dalam hidup James, ketika ia memutuskan untuk meninggalkan dana Quantum. Sejak saat itu, investasinya hanya didasarkan pada modal yang telah ia peroleh.
Dengan begitu banyak waktu luang, ia mulai mengajar di Sekolah Pascasarjana Bisnis Universitas Columbia, dan percayalah, kuliahnya sangat populer. James juga mulai terlibat dalam produksi media, tampil di berbagai saluran bisnis dan membawakan acaranya sendiri.
Hobi dan Kesuksesan.
Pada tahun 1990, James Rogers menjadi pemegang rekor resmi Guinness Book of Records, karena ia berhasil menempuh jarak 160 ribu kilometer melalui 52 negara berbeda dengan sepeda motornya.
Perjalanan ini memungkinkan James untuk merasakan banyak negara dari dalam, sehingga ide-ide investasinya dibentuk bukan oleh informasi umum tetapi oleh pertemuan dan pengalaman langsung. Perjalanan ini sangat menginspirasinya sehingga, setelah tur tersebut, ia menulis sebuah buku, "Investment Biker: Around the World with Jim Rogers.".
Pada tahun 1998, James Rogers menciptakan indeks komoditas pertamanya, Rogers International Commodities Index. Hanya setahun kemudian, Rogers memutuskan untuk mengulangi perjalanannya, kali ini bukan dengan sepeda motor, tetapi dengan mobil yang dimodifikasi khusus bersama istrinya.
Perjalanannya berlangsung selama tiga tahun, di mana ia menempuh jarak 240 ribu kilometer dan mengunjungi 116 negara berbeda di seluruh dunia.
Setelah kembali, ia menulis buku lain berjudul “A Bull in China: Investing Profitably in the World’s Greatest Market,” dan aksi nekatnya kembali tercatat dalam Guinness Book of Records.
Pada tahun 2004, ia menerbitkan sebuah buku investasi yang menarik berjudul "Bursa Komoditas: Pasar Terpanas di Dunia: Bagaimana Siapa Pun Dapat Berinvestasi dan Meraih Keuntungan." Setelah semua perjalanannya, James Beeland Rogers menjadi investor aktif di pasar Asia, dan ia dengan penuh semangat meyakinkan semua orang bahwa pasar Asia adalah masa depan.
Jadi pada tahun 2007, dia dan keluarganya pindah dari New York ke Singapura. Pada tahun 2012, ia meluncurkan indeks baru bernama Rogers Global Resources Equity Index, yang menyatukan perusahaan-perusahaan paling maju di berbagai sektor ekonomi yang menjanjikan.
James Beeland Rogers selalu menegaskan dalam setiap wawancara bahwa masa depan terletak pada pengembangan industri yang menghasilkan produk alami. Karena itu, ia menyeringai ketika mengatakan bahwa di masa depan, para petani yang akan mengendarai Lamborghini, bukan para pelaku keuangan Wall Street.
Ia juga melihat peluang yang sangat baik untuk pertumbuhan ekonomi di Rusia dalam waktu dekat, dan, tidak seperti George Soros, ia secara aktif berinvestasi di berbagai sektor produksi di Federasi Rusia.

