Trader Gary Smith - Mulailah dengan Satu Saham
Gary Smith menjadi tokoh terkenal di pasar saham berkat bukunya, "How I Trade and Win in the Stock Market." Biografinya sangat berbeda dari kisah sukses pada umumnya, karena ia berjuang melawan takdir untuk meraih kekayaan selama 20 tahun.
Berbeda dengan kebanyakan orang, dia tidak berupaya menciptakan dana lindung nilai atau perusahaan investasi besar sendiri, tetapi tujuannya adalah untuk menjadi kaya dan sebisa mungkin mandiri dari siapa pun.
Itulah mengapa nama Gary Smith tidak ditemukan dalam daftar manajer aset papan atas mana pun, tetapi ia telah menjadi contoh yang sangat baik dari aktualisasi diri sebagai pedagang swasta dan independen.
Cinta akan uang mudah
Gary Smith tahu apa yang ingin dia capai sejak kecil dan terus-menerus mengejar tujuannya. Kecintaannya pada uang mudah dan cepat dimulai di sekolah menengah, ketika kelasnya melakukan kunjungan lapangan.
Ia menghubungkan hal ini dengan fakta bahwa poros roda roulette aus seiring waktu, menyebabkan sedikit kemiringan, dan bahwa setiap bandar memiliki kekuatan putaran yang unik. Setelah menemukan pola sederhana ini, Gary Smith menggunakan roulette sebagai penghasilan tambahan selama bertahun-tahun.
Insiden kedua yang diingat Smith terjadi ketika ayahnya memberinya koleksi koin. Alih-alih melanjutkan hobi ayahnya, ia segera mulai aktif menjual koin-koin tersebut. Terlebih lagi, ia begitu terpesona oleh prospek menghasilkan uang dari koin-koin itu sehingga ia mulai aktif mencari koin-koin tersebut di bank (menukar uang kertas besar) dan menjualnya kembali kepada kolektor dengan harga tinggi.
Seperti yang diingat Smith sendiri, permintaan akan koin sangat besar sehingga ia berhasil memperoleh keuntungan sekitar 150 persen dari satu transaksi penjualan kembali.
Ketertarikan Gary Smith yang ketiga terhadap uang cepat muncul ketika ia menguasai permainan kartu Bridge. Meskipun ia kurang memiliki kemampuan matematika untuk membuat rencana permainan spesifik di usia muda, tidak seperti kebanyakan orang, ia memiliki daya ingat fotografis.
Dia hanya perlu melihat kartu sekali untuk menghafalnya dan memahami kartu mana yang tersisa di tumpukan. Seperti roulette, bridge merupakan sumber pendapatan tambahan yang konstan.
Mengenal Lebih Dekat Program Pertukaran Pelajar
Pada tahun 1961, di usia 14 tahun, pemuda itu menemukan sebuah buku menarik karya pedagang hebat Nicholas Darvas, yang menggambarkan perjalanannya menuju kesuksesan di pasar saham. Bocah itu begitu terpesona oleh mimpi menjadi seorang pedagang sehingga pada usia 14 tahun, ia telah memutuskan profesi masa depannya.
Sejak usia empat belas tahun, Gary Smith mulai aktif belajar dan membangun koleksi buku-buku bermanfaatnya, yang saat ini berjumlah lebih dari 450. Namun, ia baru pertama kali merasakan perdagangan independen selama tahun kedua kuliahnya di Universitas Dayton di Ohio.
Lima lembar saham Chrysler pertama yang ia beli harganya $200. Setelah pembelian saham pertamanya, Smith menjual koleksi koinnya seharga $2.000 dan mendanai deposit pertamanya.
Serangkaian kegagalan
Prospek cerah yang dibayangkan Smith sejak usia muda mulai runtuh ketika ia mulai berdagang secara independen. Kesalahan pertamanya, dan yang paling terkenal, adalah memasuki pasar komoditas tanpa order stop, yang langsung mengakibatkan hilangnya depositnya. Bahkan, kesalahan Smith berlangsung selama 19 tahun di mana depositnya hampir selalu habis atau hanya tersisa antara $2.000 dan $4.000.
Karena pasar saham telah menyita seluruh hidupnya, ia tidak tertarik pada pekerjaan apa pun, dan ia terus-menerus dipecat dari berbagai posisi hanya karena kurangnya minat. Satu-satunya hal yang tetap dikuasai Smith adalah berjudi. Namun, tidak ada kasino yang menginginkan penjudi yang sukses, jadi mereka mulai menghalanginya dengan segala cara dan mengusirnya dari tempat-tempat tersebut.
Kesuksesan yang telah lama ditunggu-tunggu.
Pada tahun 1985, ketika Gary Smith praktis menyerah dan memutuskan untuk berhenti berdagang, ia memutuskan untuk melakukan analisis menyeluruh terhadap perdagangannya. Bayangkan, Smith membutuhkan waktu 19 tahun perdagangan yang tidak berhasil sebelum mulai memperbaiki kesalahannya. Menyadari bahwa ia berdagang tanpa tujuan dan tidak mematuhi aturan manajemen uang, Smith mempertimbangkan kembali taktik perdagangannya. Instrumen perdagangan utamanya menjadi kontrak berjangka dan reksa dana.

Sejak saat itu, pedagang Gary Smith selalu menutup bulan dengan gemilang, dan statistik kesuksesannya sama sekali tidak mengejutkan, dengan profitabilitas rata-rata 50% per tahun. Dia membagikan statistik tahunannya kepada para pembacanya dalam bukunya, "Bagaimana saya bermain dan menang di bursa saham».

