Richard Dennis: Kisah Seorang Bocah yang Menjadi Miliarder
Di awal perjalanan mereka, banyak pedagang terkenal menghadapi masalah kekurangan modal. 
Setelah mempelajari literatur dan mengikuti pelatihan bursa saham, semua orang sampai pada kesimpulan bahwa hanya modal awal yang besar yang akan membantu menjamin kehidupan yang sejahtera jika hasil perdagangan yang positif tercapai.
Secara matematis, ini benar, tetapi kisah Richard Dennis menunjukkan bahwa tekad dan keterampilan dalam bisnis Anda, bahkan dengan modal kecil, dapat menghasilkan jutaan dolar.
Richard Dennis adalah keturunan penduduk asli Amerika dan lahir di Chicago pada tahun 1949.
Richard merasakan kegagalan pertamanya di bursa saham saat masih sekolah, karena di usia yang sangat muda ia sudah mulai bekerja paruh waktu sebagai kurir sederhana di lantai bursa saham, di mana ia dibayar 40 dolar seminggu.
Melihat kesibukan para pedagang terkenal, ia ingin mencoba peruntungan di bisnis ini sendiri, sehingga ia mulai berdagang secara diam-diam dengan gaji yang pas-pasan.
Seberapa dalamkah keseluruhan cerita ini?
Richard Dennis muda, setelah memperoleh beberapa pengalaman, memutuskan untuk mencoba peruntungannya sebagai pedagang lepas. Seperti yang Anda ketahui, untuk mendapatkan kursi perdagangan di bursa, Anda harus melakukan pembayaran uang muka sebesar $1.200.
Namun, Dennis tidak memiliki uang tersebut, sehingga ia meminjam total 1600 dolar dari semua kerabat dan temannya, di mana 1200 dolar digunakan untuk membayar sewa tempat tinggal, dan 400 dolar sisanya ia gunakan untuk mengelola tempat tersebut.
Richard adalah seorang trader yang sangat berbakat, dan pada usia 25 tahun, ia telah menghasilkan jutaan pertamanya. berjangka begitu mudah baginya sehingga ia dijuluki "Raja Berjangka," karena jika tersiar kabar bahwa Richard berniat membeli aset tertentu, harganya akan langsung naik. Seperti yang bisa Anda bayangkan, bakat seperti itu tidak bisa diabaikan oleh beberapa investor, jadi Richard Dennis mendirikan dananya sendiri, Dana Drexel, dan selama 20 tahun ia berhasil mengelolanya, menghasilkan keuntungan bagi para investornya.
Sayangnya, kesalahan umum seperti keserakahan dan kurangnya disiplin menyebabkan dana tersebut runtuh pada tahun 1987, karena Richard dan para investor menderita kerugian besar akibat perdagangan berisiko tinggi. Titik balik ini sangat menghancurkan sehingga ia langsung menutup dana tersebut dan pensiun permanen dari pengelolaan dana investor.
Hal yang paling menarik adalah 14 karyawan yang secara ketat mengikuti strategi perdagangannya mengakhiri tahun dengan keuntungan, tetapi kerugian yang ditimbulkan oleh Richard menetralkan semua pencapaian bawahan mereka.
Bertahun-tahun lamanya Richard merenungkan kesalahannya dan mencari solusi untuk mengoptimalkan strategi perdagangannya, hingga akhirnya ia kembali memasuki pasar sebagai seorang trader yang disiplin. Tahun pertamanya bukanlah tahun yang paling menguntungkan, dengan pengembalian hanya sebesar 8 persen dari modalnya. Namun, pada tahun-tahun berikutnya, pengembaliannya meningkat menjadi lebih dari 100 persen per tahun.
Kisah tentang kura-kura.
Di antara mereka sendiri, para pedagang menjuluki Richard "Pelatih Kura-kura." Kisahnya sederhana sekaligus lucu. Sebagai seorang pedagang yang sukses, ia bertaruh dengan seorang kolega bahwa ia dapat mengajari seseorang dari nol tentang pasar saham sehingga mereka dapat menghasilkan uang. Lawannya berpendapat bahwa orang awam tanpa arah yang jelas tidak akan pernah bisa menghasilkan uang di pasar saham, dan pelatihan sebanyak apa pun tidak akan membantu.
Seperti yang bisa Anda bayangkan, taruhan pun dibuat, dan Richard merekrut 23 peserta magang berbeda ke perusahaannya dan mulai melatih mereka. Hasil eksperimen tersebut sungguh fenomenal, karena tim tersebut berhasil menghasilkan lebih dari $250 juta, dan Richard mengalahkan lawannya.
Kisah hidup Richard Dennis menunjukkan kepada kita bahwa hanya dengan $400 di saku Anda, Anda dapat mencapai kesuksesan luar biasa, dan eksperimennya dengan para pekerja magang menegaskan kata-kata yang tertulis dalam puluhan buku bahwa siapa pun dapat menghasilkan uang di bursa saham.

