Seberapa pentingkah likuiditas dalam perdagangan saham?

Salah satu rekomendasi utama bagi trader pemula adalah untuk memperdagangkan aset yang paling likuid.

Likuiditas adalah kecepatan suatu produk dapat dijual dengan harga yang paling menguntungkan; artinya, semakin besar permintaan terhadap suatu produk, semakin likuid produk tersebut.

Namun dalam perdagangan bursa modern, hukum yang berlaku sedikit berbeda dibandingkan di pasar riil, dan untuk menyelesaikan transaksi, kita tidak perlu mencari pembeli atau barang seperti dalam kehidupan nyata.

Seberapa penting likuiditas aset dalam kasus ini? Dapatkah hal itu memengaruhi hasil akhir suatu transaksi? Apakah benar-benar layak memperhatikan indikator ini ketika memilih apa yang akan diperdagangkan di bursa?

Saluran Telegram kami tentang investasi di Polandia dan banyak lagi:
cari tahu berapa banyak yang bisa Anda hasilkan

Jawabannya tidak bisa sesederhana itu; pertama-tama, perlu dipahami apa yang memengaruhi likuiditas aset bursa.

Dampak Likuiditas terhadap Komisi Pialang

Likuiditas terutama memengaruhi besarnya komisi dan spread yang dikenakan oleh broker untuk transaksi terbuka. Perbedaan antara aset serupa bisa sangat besar:

likuiditas pertukaran

Sebagai contoh, mari kita ambil pasangan mata uang paling populer di Forex, EUR/USD, dan pasangan yang jauh kurang populer, dan karenanya kurang likuid, yaitu GBP/NZD.

Untuk EUR/USD, spread rata-rata adalah 0,7 pip atau $7 per lot, sedangkan untuk GBP/NZD spreadnya sudah 4 pip. Dengan mempertimbangkan nilai tukar untuk transaksi 1 lot, saat membuka transaksi, Anda sudah perlu membayar $26 sebagai spread.

Perbedaan tersebut menjadi sangat terlihat ketika melakukan trading dengan leverage tinggi, oleh karena itu selalu disarankan untuk hanya menggunakan aset yang paling likuid strategi scalping

Coba bandingkan sendiri: leverage 1:500 dan deposit 1000, kita membuka transaksi dengan volume 5 lot, hasilnya, biaya pembukaan untuk EUR/USD akan menjadi $35, dan untuk GBP/NZD sebanyak $130.

Jika Anda tidak menggunakan banyak leverage dan berencana untuk mempertahankan posisi trading dalam jangka waktu lama, perbedaan spread kemungkinan besar tidak akan berdampak signifikan pada hasil keuangan trading Anda.

likuiditas di bursa

Perlu juga dicatat bahwa karena penurunan likuiditas sebelum liburan, spread dapat meningkat hingga sepuluh kali lipat bahkan untuk pasangan mata uang yang paling populer. Oleh karena itu, sebaiknya hindari trading selama periode ini.

Likuiditas dan risiko

Pada umumnya, perdagangan aset dengan likuiditas rendah juga meningkatkan risiko nilai tukar. Pasangan mata uang ini mengalami fluktuasi nilai tukar dan kesenjangan harga yang lebih sering.

Dan ketika membeli sekuritas dengan likuiditas rendah, selalu ada bahaya bahwa harganya akan jatuh ke titik minimum.

Selain itu, lebih sulit untuk melacak berita dan menemukan informasi yang diperlukan untuk analisis pada aset yang kurang populer, yang berarti bahwa perdagangan menggunakan aset tersebut akan kurang efektif.

Oleh karena itu, saran untuk memperdagangkan aset yang paling likuid sepenuhnya dapat dibenarkan dan patut diperhatikan.

Pasangan mata uang likuid - https://time-forex.com/pary/likvidnye-pary

Templat Joomla oleh a4joomla