Apa perbedaan antara mengunci dan melakukan lindung nilai?
Sebagian besar trader pemula secara keliru percaya bahwa mengunci dan melakukan hedging pada posisi terbuka adalah identik.
Padahal, teknik-teknik ini memiliki tujuan yang sama—diversifikasi risiko—tetapi metode untuk mencapai tujuan ini pada dasarnya berbeda.
Apa itu hedging dan bagaimana penerapannya?
Hedging melibatkan pembukaan dua atau lebih posisi trading pada aset dengan koefisien korelasi nol, yang berarti harga instrumen keuangan ini independen satu sama lain.
Untuk memahami prinsip dan penerapan praktis hedging, pertimbangkan beberapa contoh:
1. Strategi trading saham yang paling sederhana dan terkenal adalah " beli dan tahan ".
Struktur optimal portofolio investasi adalah distribusi investasi antara saham perusahaan internasional yang andal dan obligasi pemerintah dengan rasio 70 banding 30.
Warren Buffett
sendiri dikabarkan menggunakan taktik perdagangan ini .
2. Dalam perdagangan berjangka, lindung nilai risiko dengan membeli opsi setelah melakukan pemesanan sangat populer.
Opsi adalah perjanjian antara pembeli dan penjual instrumen keuangan likuid dengan harga yang telah ditentukan pada waktu tertentu. Biasanya, harga aset sesuai dengan harga pasar pada saat perjanjian ditandatangani.
Harga ini bersifat final dan tidak bergantung pada harga pasar pada saat transaksi sebenarnya. Periode penjualan aset ditentukan dalam perjanjian dan dapat berkisar dari satu bulan hingga beberapa tahun.
Transaksi semacam itu menguntungkan kedua belah pihak. Memasuki kontrak opsi adalah cara yang andal bagi seorang pedagang untuk melindungi dana.
Pelajari lebih lanjut tentang Hedging - http://time-forex.com/terminy/hedging-na-forex
Inti dari hedging: Mengunci
order dapat dianggap sebagai jenis hedging, yang populer terutama di kalangan trader Forex.
Taktik ini diperlukan untuk mengamankan hasil keuangan saat ini dan sering digunakan untuk memenuhi persyaratan margin broker dan mencegah penutupan paksa order yang tidak menguntungkan.
Untuk mencapai hal ini, trader membuka perdagangan kedua pada pasangan mata uang yang sama dengan volume yang identik. Akibatnya, hasil keuangan terjamin, dan penutupan order tidak diperlukan.
Taktik ini hanya diperbolehkan dalam kasus ekstrem dan tidak disarankan untuk trader pemula. Dengan demikian, penguncian berbeda dari hedging karena kedua perdagangan dibuka pada instrumen keuangan yang sama dalam arah yang berlawanan.
Penting! Jika penguncian diterapkan pada pasangan mata uang dengan swap negatif, hal itu akan menyebabkan kerugian dana secara terus-menerus dalam jangka menengah.
Jika swap positif, metode ini dapat digunakan untuk menghasilkan pendapatan pasif.
Untuk tujuan ini, disarankan untuk fokus pada pasangan mata uang dengan koefisien korelasi negatif.
Contoh praktis hedging - http://time-forex.com/praktika/lokirovanie-forex
Kesimpulan:
Hedging dan lindung nilai digunakan oleh trader untuk meminimalkan risiko trading. Dalam praktiknya, penggunaan taktik tersebut tidak selalu menghasilkan keuntungan.
Tujuan utama hedging adalah untuk mengamankan hasil keuangan dari order yang terbuka tanpa harus menutupnya.
Hedging melibatkan pembukaan perdagangan pada instrumen independen untuk mengamankan order dengan risiko moderat. Keuntungan dihasilkan melalui instrumen lain, seperti dividen - http://time-forex.com/inv/zarabotok-akcii

