Memilih strategi perdagangan.
Trading Forex yang tidak sistematis seringkali menyebabkan kerugian, dan terkadang bahkan kehilangan seluruh deposit.
Trading berdasarkan intuisi tidak produktif, karena gambaran pasar visual cukup menyesatkan dan seringkali menyebabkan keputusan yang salah. Untuk menilai situasi dengan benar, seseorang harus memahami penyebab yang mendasarinya.
Inilah mengapa sangat penting untuk memilih strategi trading yang tepat, atau membuat strategi sendiri berdasarkan strategi yang sudah ada.
Pertama dan terpenting, saya menyarankan para trader pemula untuk tidak terlalu terbawa suasana dengan strategi yang kompleks; sebagian besar pelaku pasar abad lalu menghasilkan banyak uang tanpa mengetahui level Fibonacci atau menghitung moving average.
Anda dapat memilih strategi trading Forex yang paling sesuai dengan menguji opsi yang ada:
Trading berita - Metode trading ini didasarkan pada analisis fundamental dan kemampuan untuk menganalisis informasi yang diterima. Meskipun sejumlah peristiwa memicu reaksi pasar yang dapat diprediksi, ada juga banyak faktor tersembunyi yang harus diidentifikasi dalam laporan berita.
Strategi breakout adalah salah satu opsi trading yang paling efektif dan, pada saat yang sama, sederhana. Strategi ini didasarkan pada teori bahwa semakin lama harga gagal menembus level tertentu, semakin besar kemungkinan harga akan bergerak lebih jauh jika breakout terjadi. Trading dilakukan menggunakan order tertunda.
Strategi tren sederhana melibatkan pembukaan trading searah pergerakan harga. Tugas trader hanyalah menentukan arah ini dengan benar dan menemukan titik masuk yang paling menguntungkan. Arah ditentukan menggunakan indikator yang sesuai dan analisis fundamental, dan titik masuk didasarkan pada dinamika tren.
Strategi indikator - ada banyak skrip berbeda (indikator Forex) yang memberikan sinyal untuk membuka trading; cukup instal alat tersebut di terminal trader. Namun, terkadang akurasi sinyal kurang memuaskan.
Scalping adalah salah satu opsi trading yang paling menguntungkan, yang dicapai melalui penggunaan leverage tinggi. Ini adalah strategi yang cukup berisiko, dengan sebagian besar transaksi dilakukan secara intuitif.
Perdagangan otomatis menggunakan program atau terminal khusus untuk trading, dan juga dapat melibatkan penyalinan transaksi atau menerima sinyal. Ini berarti trader praktis tidak memiliki kendali atas keputusan mereka, dan pengambilan keputusan sepenuhnya dipercayakan kepada skrip atau penyedia sinyal. Sulit
untuk merekomendasikan strategi Forex mana yang terbaik; semuanya bergantung pada kemampuan individu Anda, seperti daya tahan, intuisi, dan pemikiran logis. Beberapa trader menghasilkan keuntungan yang sangat baik melalui scalping, sementara yang lain mempertahankan transaksi selama berbulan-bulan.

