Neraca perdagangan AS dan EUR/USD
Berbeda dengan perdagangan yang didasarkan pada analisis teknis, hampir semua entri posisi dengan robot berita
memiliki pembenaran ekonomi.
Namun, tidak semua berita memiliki dampak yang sama pada pasar, dan banyak orang seringkali keliru mengaitkan tingkat pentingnya berita dengan kemungkinan reaksi tren terhadap perilisannya.
Dengan meninjau bagian analisis fundamental di situs web kami, Anda dapat melihat bahwa terkadang berita yang jelas seperti PDB mungkin tidak memiliki dampak sekuat yang banyak orang tulis dan klaim.
Oleh karena itu, memahami reaksi pasar yang sebenarnya terhadap indikator makroekonomi utama dapat membuka wawasan bagi banyak pemula yang telah memulai studi analisis fundamental.
Neraca perdagangan adalah indikator makroekonomi yang memungkinkan para pedagang dan investor untuk menilai kinerja ekonomi suatu negara di panggung internasional. Lebih spesifiknya, neraca perdagangan adalah selisih antara ekspor dan impor barang dan jasa suatu negara dalam periode waktu tertentu.
Dengan demikian, dengan membandingkan impor dan ekspor barang, para pedagang dan investor dapat membentuk opini umum tentang perekonomian suatu negara. Neraca negatif menunjukkan bahwa jumlah barang yang diimpor melebihi ekspor, yang seringkali mengindikasikan perekonomian dan industrinya yang tidak kompetitif.
Sebaliknya, neraca positif menunjukkan negara dengan ekonomi yang kuat dan industri yang kompetitif, sehingga mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan domestik dan mengekspor ke negara lain. Anda dapat menemukan deskripsi kasar tentang hal ini di hampir semua sumber daya forex, tetapi ada sejumlah detail yang tidak dibahas oleh siapa pun.
Sebagai contoh, neraca perdagangan AS selalu negatif, dan berdasarkan logika buku teks perdagangan saham, orang mungkin berasumsi bahwa AS adalah negara terbelakang. Namun, sedikit orang yang menunjukkan bahwa AS secara aktif melakukan outsourcing produksi padat karya ke negara lain di mana upah sangat rendah, sehingga memungkinkan AS untuk menghasilkan sejumlah besar uang dengan biaya yang lebih rendah.
Rilis berita hampir selalu berdampak pada pasangan mata uang dolar yang diperdagangkan di Forex, tetapi sebelum mempertimbangkan indikator ini saat trading, mari kita pertimbangkan reaksi tren aktual terhadap rilis data selama empat bulan terakhir dan menarik beberapa kesimpulan tentang potensi profitabilitas trading berdasarkan indikator ini pada pasangan mata uang EUR/USD.
Pada tanggal 7 Juli 2015, hampir semua orang memperkirakan penurunan ekspor dan peningkatan impor barang, dan jika pada bulan sebelumnya neraca perdagangan adalah -40,70 miliar, maka pada kenyataannya data yang diperoleh adalah -41,87 miliar.
Penurunan ekspor mengindikasikan melemahnya sektor ekonomi, jadi aman untuk berasumsi bahwa pasangan EUR/USD akan naik karena melemahnya USD. Perilaku pasar dapat dilihat pada gambar di bawah ini:
Reaksi publik terhadap rilis data tersebut sepenuhnya dapat diprediksi, seperti yang kita lihat pada kenaikan tajam 120 poin di grafik. Berita tersebut berdampak signifikan pada para trader, karena grafik dengan cepat naik selama tujuh jam. Berita tersebut berakhir secepat awalnya.
Pada tanggal 5 Agustus 2015, data yang sangat negatif dirilis, menunjukkan penurunan neraca perdagangan, atau, lebih sederhananya, ekspor barang.
Jika nilai bulan sebelumnya adalah -40,94 miliar, maka sekarang kita memiliki -43,84 miliar. Penurunan yang signifikan seperti ini seharusnya segera menghasilkan pergerakan naik yang kuat pada pasangan mata uang EUR/USD. Reaksi publik dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

Gambar tersebut menunjukkan bahwa pasar hampir tidak bereaksi terhadap berita yang begitu kuat dan hanya bergerak 21 poin dalam satu jam, setelah itu terjadi pembalikan tajam menuju berita positif untuk dolar atau berita negatif untuk euro.
Pada tanggal 3 September 2015, semua pelaku pasar menyaksikan peningkatan signifikan dalam neraca perdagangan AS, yang mencapai -41,86 miliar dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar -45,21 miliar. Perubahan positif yang kuat ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam ekspor barang AS dan penguatan USD, yang seharusnya menyebabkan penurunan tajam pada pasangan mata uang EUR/USD. Implikasi dari rilis data ini ditunjukkan di bawah ini:
Para pedagang bereaksi agresif terhadap rilis data dolar yang positif, menyebabkan grafik menunjukkan penurunan 140 poin dalam waktu 2 jam 30 menit. Berita tersebut berakhir dengan tren mendatar.
Pada 6 Oktober 2015, data yang mengecewakan dirilis di angka -48,33 miliar, yang menunjukkan peningkatan impor yang kuat dan penurunan ekspor yang tajam.
Pasar diperkirakan akan bereaksi kuat terhadap perbedaan antara bulan lalu dan bulan ini, mendorong grafik EUR/USD lebih tinggi. Pergerakan grafik pada saat indikator dirilis ditunjukkan pada gambar di bawah ini:

Grafik menunjukkan bahwa pasar awalnya mengabaikan berita tersebut dan bergerak berlawanan arah, tetapi 15 menit kemudian, pasar melonjak naik dengan semangat baru, sebesar 57 poin. Dampak berita tersebut berlangsung selama tujuh jam, setelah itu pasar mulai merosot ke posisi datar yang sempit.
Setelah menganalisis keempat skenario tersebut, muncul kesimpulan yang berani: berita tersebut memang efektif dan memengaruhi pasangan EUR/USD. Namun, perlu dicatat bahwa dalam setiap skenario, harga bergerak dengan jarak yang sangat berbeda, dari 20 hingga 140 pip, sehingga sulit untuk mengatakan secara pasti seberapa jauh harga akan bergerak setelah pengumuman tersebut. Namun, satu pola yang pasti terlihat.
Faktor penting dalam menggunakan indikator ini dalam perdagangan Forex adalah bahwa berita tersebut berlangsung dalam jangka waktu yang cukup panjang, bukan dirilis dalam satu candle saja, seperti yang sering terjadi pada indikator ekonomi yang lemah.

