Indikator garis penyangga.
Terlepas dari pergerakan tren, penting untuk memahami batas bawahnya. Batas ini biasanya berupa garis support, yang digambarkan berdasarkan titik terendah pada periode waktu tertentu.
Hal ini dapat dilakukan di terminal trader menggunakan fungsi grafiknya, tetapi kelemahan metode ini adalah garis tersebut akan tetap berada di posisi yang sama meskipun harga terendah berubah.
Indikator garis support agak mengotomatiskan proses konstruksi. Indikator ini secara otomatis memilih dua titik terpenting pada grafik pasangan mata uang dan menghubungkannya.
Selain menggambar garis, skrip juga mengubah garis support tergantung pada kerangka waktu yang dipilih dan ketika titik-titik yang mendasarinya berubah.
Unduh indikator garis support.
Setelah menyalin skrip ke folder terminal trader Anda, cukup tambahkan ke grafik pasangan mata uang yang sedang Anda kerjakan.

Indikator ini sangat membantu bagi trader pemula, karena tidak memerlukan pengaturan apa pun dan dapat digunakan untuk mengembangkan strategi trading Forex atau menemukan titik masuk pasar yang lebih baik.
Contoh penggunaan indikator support.
1. Posisi beli dibuka jika harga mencapai garis merah, berbalik arah, dan mulai bergerak naik.
2. Posisi jual dibuka jika, selama tren naik, harga menembus garis support dan terus bergerak turun.
Secara keseluruhan, kinerja indikator garis support dapat dinilai tidak lebih dari memuaskan; selain kesederhanaannya, skrip Forex ini tidak memiliki keunggulan lain.

