Osilator Saluran Harga: Alat untuk Memfasilitasi Perdagangan Pasangan Mata Uang
Tujuan setiap pedagang dan investor adalah meminimalkan risiko sebisa mungkin sambil tetap mencapai keuntungan yang memadai.
Dana lindung nilai besar mencapai tujuan ini melalui strategi yang cerdas melindungi risiko, dengan menciptakan portofolio saham dan aset lainnya yang paling netral terhadap pasar, serta dengan mencari hubungan langsung antara aset, korelasinya, dan yang terpenting, spread atau swap.
Namun, dalam perdagangan pasangan mata uang, semuanya jauh lebih rumit daripada yang terlihat sekilas, karena mengetahui hubungan langsung antara aset sangat penting untuk menangkap momen keuntungan yang tepat karena spread yang terjadi ketika grafik menunjukkan perbedaan yang signifikan.
Untuk menyederhanakan perdagangan pasangan mata uang dan menemukan zona ekspansi untuk berbagai aset, para trader sebagian besar menggunakan asisten khusus. Kita akan mempelajari salah satu asisten tersebut dalam artikel ini.
Indikator Price Channel Oscillator adalah alat bantu analisis teknis yang tugas utamanya adalah membangun osilator harga berdasarkan dua pasangan mata uang.
Price Channel Oscillator digunakan oleh para trader untuk mengidentifikasi divergensi harga, sehingga dapat digunakan pada aset trading dan timeframe apa pun di mana pola-pola tersebut perlu dipantau.
Cara memasang indikator Price Channel Oscillator
Indikator Price Channel Oscillator tergolong relatif baru dalam perdagangan pasangan mata uang, karena alat ini dikembangkan pada akhir tahun 2017.
Oleh karena itu, untuk menggunakannya, Anda perlu mengunduh file indikator di akhir artikel, lalu menginstalnya langsung ke terminal trading MT4 Anda.
Memasang Price Channel Oscillator praktis tidak berbeda dengan memasang indikator kustom lainnya.
Proses instalasinya sendiri mengikuti prosedur standar, yaitu, Anda perlu memindahkan file indikator yang sebelumnya diunduh di akhir artikel ke folder yang sesuai di direktori data terminal.
Anda dapat menemukan petunjuk yang lebih detail tentang pemasangan indikator dengan mengikuti tautan ini http://time-forex.com/praktika/ustanovka-indikatora-ili-sovetnika.
Setelah platform dihidupkan ulang, Price Channel Oscillator akan muncul dalam daftar indikator kustom, dan untuk mulai menggunakannya, cukup seret namanya ke layar.
Namun, penting untuk dipahami bahwa agar Price Channel Oscillator berfungsi dengan benar, ia harus memiliki akses ke data historis pasangan mata uang yang termasuk dalam osilator tersebut.

Oleh karena itu, sebelum menerapkannya ke grafik, buka terlebih dahulu grafik-grafik yang diperlukan untuk perhitungan secara paralel pasangan mata uang di jendela terpisah.
Dasar-Dasar Trading Pasangan Mata Uang: Menggunakan Osilator Saluran Harga
Trading pasangan mata uang didasarkan pada perolehan keuntungan dari spread. Sangat penting untuk memahami bahwa spread dalam trading pasangan mata uang tidak ada hubungannya dengan komisi, yang juga dibebankan oleh broker.
Pada kenyataannya, spread dalam pairs trading adalah keuntungan yang dihasilkan dengan membuka order berlawanan pada dua pasangan mata uang, dengan tujuan memperoleh keuntungan jika spread menyempit di masa mendatang.
Pair trading melibatkan perdagangan dua pasangan mata uang dengan korelasi tinggi, yang idealnya 75 persen atau lebih tinggi. Sederhananya, aset-aset tersebut seharusnya bergerak hampir identik sebagian besar waktu.
Selisih harga, atau lebih tepatnya keuntungan, terbentuk karena pada titik tertentu harga mulai bergerak berlawanan arah (bergerak saling menjauh).
Pada saat-saat seperti itu, trader membuka order berlawanan pada dua instrumen dengan tujuan untuk memastikan bahwa aset-aset tersebut seimbang dan terus bergerak ke arah yang biasa.
Dari segi penerapan praktis, Price Channel Oscillator secara signifikan menyederhanakan proses menemukan situasi tersebut dan memvisualisasikannya dengan jelas.
Jadi, jika pasangan mata uang yang dipilih memiliki korelasi langsung (pergerakannya identik ke arah yang sama), tetapi nilainya telah menyimpang secara signifikan (garis-garisnya telah menjauh satu sama lain), maka perlu dibuka order jual untuk pasangan mata uang yang telah bergerak naik, dan order beli untuk pasangan yang telah bergerak turun.
Keuntungan dicatat pada saat keuntungan dari satu posisi menutupi kerugian dari posisi lainnya.


Kesimpulannya, perlu dicatat bahwa Price Channel Oscillator adalah alat yang sangat baik untuk perdagangan pasangan mata uang, memungkinkan Anda untuk memperdagangkan divergensi instrumen yang berkorelasi dan memperoleh keuntungan dari spread.
Namun, penting untuk dipahami bahwa alat ini hanya menyoroti perilaku aset secara visual, dan para trader harus memilih sendiri instrumen yang berkorelasi tinggi. Anda dapat melihat koefisien korelasi pasangan mata uang di sini - http://time-forex.com/terminy/korrelysyy-forex
Unduh Osilator Saluran Harga.

