Indikator penawaran dan permintaan SupDem

Perdagangan forex pada dasarnya tidak berbeda dengan hubungan pasar yang kita lihat di pasar swalayan biasa. Di bursa forex, seperti di pasar, ada pembeli dan penjual, dan harga diatur oleh keseimbangan antara penawaran dan permintaan.


Di pasar forex, seperti halnya di bursa saham, satu hukum sederhana selalu berlaku dan akan selalu berlaku: "Penjual berusaha menjual dengan harga tinggi, dan pembeli berusaha membeli dengan harga rendah."

Dalam kehidupan nyata, Anda menelusuri beberapa saham dan menemukan harga yang wajar untuk suatu produk, sementara di pasar forex Anda juga berusaha membeli aset tersebut dengan harga yang lebih menguntungkan untuk mendapatkan keuntungan dari pertumbuhannya.

Faktanya, permintaan selalu bertemu dengan penawaran, jadi jika Anda membagi semua pelaku pasar menjadi penjual dan pembeli, Anda dapat menentukan zona penawaran dan permintaan dengan cukup akurat—khususnya, harga di mana penjual ingin menjual mata uang dan pembeli ingin membelinya.

Indikator SupDem menyoroti zona penawaran dan permintaan pada grafik, memungkinkan Anda untuk menganalisis keinginan pelaku pasar dan potensi pergerakan harga.

Saluran Telegram kami tentang investasi di Polandia dan lainnya:
cari tahu berapa banyak yang bisa Anda peroleh.

Skrip ini menampilkan zona pembalikan potensial pada grafik, dan perdagangan di dalam zona ini dikurangi menjadi perdagangan dari level support dan resistance. SupDem dapat digunakan pada pasangan mata uang apa pun jangka waktu Sebaiknya pilih harga yang tidak lebih rendah dari grafik per jam.

Instalasi

Indikator SupDem tidak disertakan secara default dalam platform trading MT4, jadi Anda harus terlebih dahulu mengunduh indikator tersebut di akhir artikel dan menginstalnya di platform.

Untuk melakukan ini, luncurkan terminal trading MT4 Anda dan buka menu File, lalu buka "Data Catalog". Setelah Anda memiliki akses ke semua folder yang diperlukan, temukan folder bernama "indicators" dan seret indikator SupDem ke dalamnya.

Setelah menutup katalog data, segarkan panel navigator, dan indikator SupDem akan muncul dalam daftar instrumen kustom. Untuk memulai analisis pasar, cukup seret indikator SupDem ke grafik per jam atau lebih tinggi dari pasangan mata uang apa pun. Grafik yang dihasilkan akan terlihat seperti ini:

Indikator pengaturan SupDem

Pencipta indikator ini merancang algoritma yang cukup kompleks untuk menentukan zona-zona tersebut, tetapi menurut banyak programmer yang telah mengembangkan lusinan versi yang didesain ulang, alat ini membangun levelnya berdasarkan indikator Fractal. Pengaturan indikator ini terutama bersifat grafis.


 Forced.tf membuat markup untuk kerangka waktu tertentu. Nilai defaultnya adalah 0, sehingga indikator akan menampilkan markup pada kerangka waktu yang diterapkan. Jika Anda ingin markup muncul pada grafik per jam mulai dari grafik 15 menit, cukup masukkan 15.

Draw zones mengontrol tampilan zona-zona ini pada grafik. Jika Anda mengubah dari True menjadi False, indikator tidak akan menampilkan zona penawaran dan permintaan pada grafik.

Solid zones mengontrol tampilan zona pada grafik. Secara default, zona digambar dengan warna tertentu, dan jika Anda menonaktifkan fungsi ini, indikator akan menggambar persegi panjang yang tidak terisi.

Fungsi solid retouch menampilkan zona yang terpicu pada grafik, dan fungsi recolor retouch memungkinkan tampilan visual zona yang terpicu dan mengubah warnanya.

Fungsi zone strength memungkinkan Anda untuk mengaktifkan perubahan warna ketika harga memicu zona lemah, dan fungsi no weak zones mencegah indikator untuk menggambar zona-zona ini sama sekali.

Fungsi Zone Fibs memungkinkan indikator untuk secara otomatis memplot level Fibonacci di antara zona penawaran dan permintaan.
Penerapan praktis SupDem:

Pada grafik, zona hijau yang digariskan menunjukkan lokasi di mana order tertunda penjual terkonsentrasi, khususnya zona penawaran. Keinginan pembeli, khususnya permintaan, diwakili pada grafik oleh zona merah dan ungu. Prinsip penerapannya tetap sama: tempatkan Buy Limit di zona merah dan order Sell Limit di garis hijau.

Perdagangan didasarkan pada strategi rebound klasik berdasarkan level support dan resistance. Karena zona-zona tersebut cukup lebar, disarankan untuk menempatkan order stop pada sekitar 100 pip, dengan target di zona yang berlawanan. Contoh:


 Kesimpulannya, perlu dicatat bahwa indikator penawaran dan permintaan SupDem melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam menampilkan zona-zona yang kita butuhkan secara visual. Penting juga untuk memahami bahwa alat ini bukan hanya indikator sinyal; alat ini juga dapat berfungsi sebagai filter, mencegah Anda memasuki perdagangan di dekat zona pembalikan yang kuat.

Unduh indikator SupDem

Template Joomla oleh a4joomla