Pemegang Bagan: Cara Menghindari Terjebak dalam Perdagangan yang Merugikan

Secara harfiah, kata "bagholder" berarti "pemegang portofolio." Namun, dalam bahasa gaul pasar saham, istilah ini digunakan untuk menggambarkan seorang pedagang atau investor yang terjebak dalam posisi merugi dan menolak untuk menutupnya meskipun harga terus menurun.

pemegang tas

Seorang bagholder adalah orang yang membeli aset pada harga puncaknya, tetapi alih-alih langsung menanggung kerugian, terus mempertahankan posisi tersebut dengan harapan harga akan pulih.

Akibatnya, trader semakin terpuruk dalam kerugian, dan besarnya kerugian pun meningkat. Kebiasaan seperti ini saat trading dengan leverage dapat menyebabkan penurunan nilai aset yang besar atau bahkan kehilangan seluruh deposit.

Mengapa situasi ini muncul?

Ada sejumlah alasan mengapa Anda mungkin terjebak dalam perdagangan yang merugikan:

Penyangkalan terhadap kenyataan— "Ini hanya sementara... akan segera kembali!"—adalah salah satu reaksi yang umum. Jiwa menghalangi pengakuan atas kehilangan tersebut.

Tidak Adanya Rencana Perdagangan titik keluar yang telah ditentukan sebelumnya , seorang trader akan kehilangan arah dan menjadi lumpuh.

pemegang tas

Strategi pembelian rata-rata - Penurunan harga dianggap sebagai peluang untuk "membeli lebih banyak dengan harga lebih rendah." Tetapi jika suatu aset secara objektif mengalami penyusutan nilai, strategi pembelian rata-rata hanya akan meningkatkan risiko.

Contoh praktis

Seorang investor membeli saham XYZ seharga $100 selama gelombang euforia. Seminggu kemudian, harganya turun menjadi $85 per saham, tetapi pedagang tersebut masih mempertahankan posisi perdagangannya. Sebulan kemudian, harganya turun menjadi $60, dan pedagang tersebut "menutup posisi secara rata-rata". Setelah penurunan berikutnya, depositnya lenyap .

Cara Menghindari Menjadi Pemegang Bagasi

Ada beberapa langkah dan aturan sederhana yang dapat diikuti untuk menghindari kehilangan deposit Anda dan meminimalkan kerugian.

tempat tas 2

  • Tetapkan stop loss segera : Baik Anda seorang trader atau investor, tingkat kerugian yang dapat Anda terima harus ditentukan sebelum memasuki perdagangan.
  • Perlakukan aset dengan kepala dingin : Instrumen keuangan bukanlah objek cinta. Instrumen tersebut memiliki parameter risiko dan imbal hasil tertentu. Bahkan aset yang terus meningkat nilainya seperti emas pun dapat kehilangan nilainya.
  • Buat rencana sebelum melakukan transaksi : Transaksi tanpa strategi adalah permainan untung-untungan. Tetapkan dengan jelas tujuan dan kondisi keluar Anda.
  • Jangan melakukan perhitungan rata-rata tanpa pemahaman : Pembelian tambahan hanya masuk akal jika ada alasan objektif untuk meyakini bahwa aset tersebut undervalued (bernilai rendah).

Apa yang harus Anda lakukan jika Anda sudah menjadi sandera dalam situasi seperti itu?

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengakui situasi yang ada. Kerugian itu sendiri tidak berbahaya jika masih bisa dikelola. Yang penting adalah jangan sampai satu posisi saja menghabiskan seluruh deposit Anda.

Lakukan analisis pasar baru, dan jika tidak ada prasyarat untuk perubahan tren, putuskan untuk menutup posisi yang merugi.

Seorang bagholder bukan hanya seorang trader yang merugi. Mereka adalah seseorang yang tidak bisa mengakui kesalahan dan keluar dari pasar tepat waktu. Jika Anda tidak ingin berakhir dalam situasi ini, bertransaksilah sesuai rencana, jangan terbawa emosi, dan kembangkan disiplin.

Templat Joomla oleh a4joomla