Kondisi FOMO dalam Perdagangan dan Investasi Saham

Perdagangan dan investasi saham bukannya tanpa hambatan, yang dapat merusak suasana hati dan menyebabkan depresi, tetapi ada situasi di mana bahkan menghasilkan keuntungan pun tidak menyelamatkan Anda dari kekecewaan.

investasi fomo

Hari ini saya ingin berbagi pemikiran saya tentang FOMO (Fear of Missing Out) – suatu kondisi yang secara harfiah berarti "takut ketinggalan".

Kondisi emosional ini familiar bagi siapa pun yang pernah menyesali peluang yang terlewatkan saat bertransaksi di bursa saham atau berinvestasi.

Saya akan menjelaskan bagaimana hal ini проявляется, berbagi pengalaman saya, dan memberikan beberapa saran tentang cara mengatasi kondisi ini.

Apa itu FOMO?

FOMO, atau Fear of Missing Out (Ketakutan Ketinggalan), adalah kondisi psikologis di mana Anda takut kehilangan potensi keuntungan atau menyesal karena bisa menghasilkan lebih banyak uang dari perdagangan yang Anda tutup terlalu cepat.

Saluran Telegram kami tentang investasi di Polandia dan banyak lagi:
cari tahu berapa banyak yang bisa Anda hasilkan

Kondisi ini sering disertai dengan kecemasan, penyesalan, dan bahkan kejengkelan. Dalam investasi, keadaan ini dapat menyebabkan Anda membuat keputusan impulsif: membeli kembali aset pada puncaknya atau menjual terlalu cepat.

Dan saya tahu apa yang saya bicarakan, karena saya baru-baru ini mengalami hal yang sama - efek ketinggalan (FOMO).

Kasus saya dengan Token Bitget

Sekitar enam bulan lalu, saya memutuskan untuk berinvestasi di Bitget Token (BGB) . Harganya saat itu adalah $1,16 per token, dan saya berpikir, "Kenapa tidak? Mata uang kripto Binance bernilai $700, jadi mengapa mata uang kripto Bitget setidaknya tidak bisa mendekati harga BNB?"

Akibatnya, saya membeli 1000 Token Bitget seharga $1160 dan dengan sabar menyimpannya selama lebih dari setengah tahun.

FOMO (fear of missing out) saat bertransaksi di bursa saham

Namun, untuk waktu yang lama, harganya tidak hanya stagnan, tetapi bahkan turun di bawah $1 per token. Ketika BGB naik menjadi $1,40, keputusan diambil untuk mengambil keuntungan; bagaimanapun, keuntungan kecil lebih baik daripada tidak sama sekali.

Bahkan setelah penjualan, saya masih tertarik untuk mengamati kinerja BGB, yang mulai naik lagi. Bayangkan kekecewaan saya ketika harganya mencapai $6,50 per koin, dan keuntungan yang saya rugikan mencapai lebih dari $5.000.

Poin-poin utamanya adalah:

  • "Mengapa saya menjual begitu cepat?"
  • "Seandainya saya menunggu beberapa minggu saja, saya bisa mendapatkan penghasilan beberapa kali lipat lebih banyak!"
  • "Mengapa saya menjual semuanya?"

Momen ini adalah contoh klasik dari FOMO (Fear of Missing Out). Saya mulai berpikir saya telah melakukan sesuatu yang salah, meskipun tindakan saya sebenarnya cukup logis dan telah dipikirkan dengan matang.

Mengapa FOMO terjadi?

Ketika Anda melihat pasar terus naik setelah Anda memutuskan untuk menjual, mudah untuk terjebak dalam FOMO (Fear of Missing Out). FOMO adalah kombinasi dari beberapa faktor:

  • Perbandingan dengan orang lain - Anda melihat orang-orang yang telah mempertahankan aset dan menghasilkan banyak uang, dan mulai berpikir bahwa Anda lebih buruk daripada mereka.
  • Ilusi Kontrol - Tampaknya Anda bisa memprediksi pertumbuhan jika Anda menganalisis lebih dalam atau mengambil lebih banyak risiko.
  • Perubahan emosi - Keuntungan dan kerugian di pasar selalu terkait dengan emosi yang kuat. Terkadang, emosi ini mulai memandu tindakan Anda daripada pikiran Anda.

Bagaimana cara mengatasi FOMO (Fear of Missing Out) saat berinvestasi?

Setelah insiden BGB, saya mempertimbangkan kembali pendekatan saya dalam berinvestasi di mata uang kripto dan mengembangkan beberapa aturan untuk membantu mengendalikan FOMO (Fear of Missing Out):

FOMO (fear of missing out) saat bertransaksi di bursa saham

Jangan pernah menjual semuanya - Tidak akan terlalu buruk jika saya menjual Bitget Token dengan jumlah uang yang saya investasikan, sehingga saya memiliki sekitar 200 BGB yang dapat saya simpan selama yang saya inginkan.

Fokus pada tujuan jangka panjang - Ingatkan diri Anda mengapa Anda mulai berinvestasi. Jika tujuan Anda adalah pertumbuhan modal yang stabil, jangan mengejar kesuksesan cepat. Jika Anda mencari keuntungan cepat, lebih baik melakukan perdagangan harian dengan broker mata uang kripto dan menggunakan leverage.

Terimalah kenyataan bahwa Anda tidak dapat meraih setiap peluang. Itu tidak apa-apa. Akan selalu ada peluang yang "terlewatkan" di pasar, tetapi penting untuk diingat bahwa masih banyak peluang lain yang akan datang.

Belajarlah dari keputusan Anda - Pengalaman saya dengan Bitget Token adalah pelajaran berharga bagi saya. Sekarang saya mengerti bahwa saya mengambil keuntungan tepat waktu, dan pertumbuhan selanjutnya hanyalah bagian dari permainan. Terutama karena hasil keuntungan tersebut diinvestasikan kembali ke aset lain yang lebih menjanjikan.

Rasa takut ketinggalan (Fear of Missing Out/FOMO) adalah sesuatu yang hampir dialami oleh setiap investor. Namun, penting untuk diingat bahwa pasar selalu penuh dengan peluang. Melewatkan satu peluang? Akan ada peluang lain. Kuncinya adalah bertindak bijak, mengikuti strategi , dan jangan biarkan emosi menguasai Anda.

Pengalaman saya dengan Bitget Token mengajarkan saya bahwa menyesali keputusan masa lalu tidak berarti keputusan itu salah. Kuncinya adalah terus belajar, meningkatkan keterampilan, dan bergerak maju, tidak peduli berapa tahun Anda telah berdagang.

Templat Joomla oleh a4joomla