Apakah lebih menguntungkan berinvestasi di saham yang membayar dividen atau di deposito bank?
Jika Anda bertanya-tanya di mana harus menginvestasikan uang Anda, Anda mungkin sudah memahami bahwa tabungan Anda akan cepat terdevaluasi oleh inflasi.

Selain itu, sebaiknya tabungan ini disimpan dalam mata uang keras, karena suku bunga tinggi pada deposito dalam mata uang nasional mudah diimbangi oleh kerugian akibat depresiasi nilai tukar.
Pilihan investasi paling sederhana saat ini masih berupa deposito bank, tetapi muncul pertanyaan yang wajar mengapa investor asing besar lebih memilih untuk menginvestasikan modal mereka dalam saham perusahaan.
Mari kita coba mengevaluasi mana yang akan mendatangkan keuntungan lebih besar: saham atau deposito bank, dan membandingkan kedua pilihan investasi ini.
Suku bunga deposito dolar dan euro di berbagai negara
Pilihan mata uang untuk deposito di bank saat ini cukup terbatas; sebagian besar bank, termasuk bank asing, menawarkan deposito dalam dolar atau euro.
Pada saat yang sama, suku bunga deposito dalam dolar atau euro masih jauh dari memuaskan; jumlah maksimum yang bisa Anda dapatkan bergantung pada negara tempat penempatan:
| Negara | Bunga deposito (USD) | Bunga deposito (EUR) |
|---|---|---|
| Kazakhstan | 2,5% | 1,0% |
| Ukraina | 3,0% | 2,0% |
| Belarus | 2,0% | 0,4% |
| Moldova | 5,0% | 2,5% |
| Polandia | 2,0% | 0,5% |
| Jerman | 2,0% | 0,4% |
| Republik Ceko | 1,5% | 0,3% |
| Amerika Serikat | 4,5% | 0,2% |
Tabel tersebut menunjukkan tingkat suku bunga deposito maksimum di berbagai negara, tetapi Anda harus ingat bahwa Anda mungkin tidak puas dengan bank yang menawarkan suku bunga tertinggi.
Pada umumnya, bank-bank yang paling populer dan terpercaya menawarkan persyaratan deposito terburuk, dan bank-bank yang memikat klien dengan suku bunga tinggi seringkali tidak dikenal karena keandalannya.
Oleh karena itu, deposito dalam euro sama sekali tidak layak dipertimbangkan saat ini; bunga maksimal yang bisa Anda dapatkan dari deposito di bank terpercaya adalah 0,2-0,3% per tahun.
Suku bunga deposito dolar sedikit lebih tinggi, dan sangat mungkin untuk menemukan bank yang bagus dengan suku bunga sekitar 3% per tahun.
Jumlah dividen atas saham dalam dolar AS
Mencari saham dengan dividen yang bagus juga bukan hal mudah; Anda perlu menduga bahwa perusahaan tersebut tidak hanya membayar dividen, tetapi juga memiliki prospek pertumbuhan nilai saham yang positif.
Namun jika Anda memiliki keinginan, tugas ini cukup mudah dipecahkan, karena sekarang sangat mungkin untuk menemukan hampir semua informasi tentang perusahaan yang Anda inginkan.
Berikut contoh saham dengan dividen tinggi di tahun 2025:
| № | Industri | Perusahaan | Dividen (%) |
|---|---|---|---|
| 1 | Bioteknologi | SIGA Technologies | 17,1% |
| 2 | Pengiriman | Samudra Emas | 12,81% |
| 3 | Sektor perbankan | Bank Nordea | 7,93% |
| 4 | Farmasi | Pfizer | 6,74% |
| 5 | Telekomunikasi | Verizon | 6,61% |
| 6 | Layanan keuangan | Sumber Daya Franklin | 6,23% |
| 7 | Industri makanan | Kraft Heinz | 5,53% |
| 8 | Telekomunikasi | AT&T | 4,29% |
Tabel tersebut mencantumkan delapan perusahaan yang secara rutin membayar dividen atas saham mereka. Selain itu, semua perusahaan menunjukkan hasil pendapatan dan laba yang positif tahun lalu. Hal ini memberikan harapan untuk dividen yang tinggi di masa mendatang.
Saat ini, portofolio yang terdiri dari 8 saham akan menghasilkan sekitar 8,5% per tahun, yang jauh lebih tinggi daripada kemungkinan 3% per tahun pada deposito dolar AS.
Anda dapat membeli sekuritas dari pialang saham atau melalui aplikasi perbankan Revolut .
Kesimpulan: Saham atau deposito bank
Dari data di atas, jelas bahwa saham yang membayar dividen jauh lebih menguntungkan daripada deposito mata uang asing. Namun, risikonya juga perlu disebutkan, karena bahkan saham yang paling andal pun dapat mengalami penurunan harga.

Namun, situasinya tidak seburuk yang terlihat. Jika Anda berinvestasi untuk jangka panjang, nilai saham yang jatuh kemungkinan akan pulih, seiring pertumbuhan pasar saham dalam jangka panjang.
Selain itu, tindakan-tindakan berikut akan membantu mengurangi risiko:
- Diversifikasi – membeli saham perusahaan dari berbagai sektor ekonomi. Sangat jarang seluruh pasar mengalami penurunan; lebih sering, hanya satu sektor yang menurun sementara sektor lain meningkat.
- Diversifikasi aset - membeli emas akan membantu mengimbangi kerugian ketika nilai saham yang dibeli turun, karena dalam kebanyakan kasus harga emas mulai naik ketika harga saham turun.

