Saham atau properti: investasi mana yang akan memberikan keuntungan lebih besar dalam jangka waktu 10 tahun?
Mereka yang memiliki uang sangat memahami bahwa menghasilkan modal hanyalah setengah dari perjuangan; jauh lebih sulit untuk mempertahankan dana yang dimiliki.

Pilihan paling sederhana adalah menyimpan uang Anda dalam bentuk deposito, tetapi jika menyangkut deposito mata uang asing, suku bunga biasanya lebih rendah daripada tingkat inflasi, dan akibatnya, tabungan Anda akan mengalami penyusutan nilai.
Oleh karena itu, banyak calon investor mempertimbangkan untuk berinvestasi di bidang properti atau membeli saham perusahaan.
Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan: Mana yang akan mendatangkan keuntungan lebih besar, saham atau properti, dalam jangka panjang?
Membandingkan pertumbuhan investasi saat berinvestasi di saham atau properti
Untuk membandingkan pertumbuhan biaya, mari kita ambil biaya per meter persegi perumahan di negara seperti Polandia dan data biaya indeks saham Amerika S&P 500 .
Harga rata-rata per meter persegi perumahan di Polandia telah meningkat sebesar 103% selama 10 tahun jika diukur dalam dolar AS:

Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa, rata-rata, investasi di bidang properti menghasilkan keuntungan 10% per tahun, tanpa memperhitungkan biaya perawatan tambahan.
Meskipun membeli portofolio saham yang termasuk dalam indeks S&P 500 dapat menghasilkan pengembalian sebesar 194% selama sepuluh tahun dari 2015 hingga 2025:

Ini berarti bahwa imbal hasil investasi saham Amerika adalah 19,4% per tahun, yang hampir dua kali lipat imbal hasil investasi properti, yang hanya 10% per tahun.
Namun, selain pertumbuhan harga, seseorang juga harus mempertimbangkan aspek-aspek seperti dividen dan pendapatan sewa, karena indikator-indikator inilah yang sering menjadi fokus investor.
Membandingkan imbal hasil saham dan obligasi
Membandingkan profitabilitas saham dan properti memang cukup sulit, tetapi kami akan tetap mencoba melakukannya.
Dengan memperhitungkan semua komisi, keuntungan dari penyewaan jangka panjang apartemen di Polandia mencapai 5% per tahun dari investasi:

Sebagai contoh, menyewakan apartemen senilai $100.000 akan menghasilkan sekitar $5.000 dalam bentuk sewa, di mana Anda akan membayar pajak sebesar 8,5%. Itu berarti Anda akan mendapatkan bunga bersih sebesar 4,6% per tahun, atau 46% selama 10 tahun.
Jika berbicara tentang saham, pendapatan pasif datang dalam bentuk dividen, yang tidak dibayarkan oleh semua perusahaan.
Rata-rata pembayaran dividen untuk perusahaan S&P 500 pada tahun 2024 hanya 1,2%, atau $1.200 per $100.000. Namun, pajak juga perlu dipertimbangkan: pajak dividen di Polandia adalah 19%, sehingga pembayaran bersihnya adalah $972, atau 0,97% per tahun.
Tentu saja, semua perhitungan ini bersifat perkiraan, dan jika Anda mau, Anda dapat membangun portofolio Anda secara eksklusif dari saham-saham dengan imbal hasil dividen yang tinggi. Dalam hal ini, Anda dapat meningkatkan imbal hasil dividen bersih Anda hingga 4% atau lebih.

Kesimpulan: Dari analisis yang dilakukan, jelas bahwa investasi pada saham perusahaan memiliki profitabilitas yang lebih tinggi dibandingkan investasi pada properti.
Selain itu, investasi properti membutuhkan perhatian yang jauh lebih besar daripada investasi saham – mencari penyewa baru, melakukan perbaikan, membayar tagihan utilitas saat properti tidak disewakan.
Pialang untuk membeli saham Amerika
Ingatlah bahwa setiap investasi mengandung risiko, jadi diversifikasikan investasi Anda ke berbagai aset.

