Akankah terjadi kehancuran pasar kripto secara total pada tahun 2026?
Mata uang kripto sedang mengalami periode yang menantang. Pada saat penulisan ini, harga Bitcoin adalah $95.260,27, Ethereum $3.195,23, dan Solana $138,59.

Banyak investor, yang dihadapkan dengan penurunan harga mata uang kripto, mulai khawatir bahwa pasar mata uang kripto akan runtuh sepenuhnya.
Ledakan dot-com di akhir tahun 1990-an dan gelembung tulip di abad ke-17 terlintas dalam pikiran, ketika harga aset melonjak hanya untuk kemudian runtuh dan mengalami depresiasi. Tetapi dapatkah kita mengatakan bahwa mata uang kripto akan mengalami nasib yang sama?
Seberapa besar kemungkinan terjadinya keruntuhan total mata uang kripto?
Ketika kita berbicara tentang "keruntuhan total" mata uang kripto, yang kita maksud adalah devaluasi total dan hilangnya aset-aset tersebut.
Mata uang kripto bukan lagi sekadar koin virtual : Saat ini, mata uang kripto menjalankan fungsi nyata. Mata uang kripto bukan hanya aset untuk spekulasi. Teknologi blockchain dan mata uang kripto secara aktif digunakan untuk transaksi, tokenisasi aset, kontrak pintar, dan operasi keuangan lainnya.
Sebagai contoh, Ethereum (ETH) adalah fondasi bagi sebagian besar aplikasi dan kontrak terdesentralisasi. Blockchain sudah aktif digunakan di berbagai bidang seperti keuangan, kedokteran, logistik, dan banyak lainnya.
Investor institusional dan infrastruktur yang matang : Pasar mata uang kripto telah memasuki fase yang matang. Dalam beberapa tahun terakhir, investor institusional telah aktif di pasar, memberikan mata uang kripto peluang bertahan hidup yang lebih besar.

Mata uang kripto kini terhubung dengan ekonomi riil, dan semakin banyak perusahaan besar yang menggunakannya dalam operasional mereka. Bursa, fasilitas penyimpanan, asuransi aset, dan elemen infrastruktur lainnya memberikan jaminan tambahan bahwa pasar mata uang kripto tidak akan menghilang seperti yang terjadi selama gelembung dot-com.
Regulasi dan perlindungan investor : Mata uang kripto semakin diatur setiap tahunnya. Hal ini tentu saja menimbulkan pertanyaan tentang tingkat kebebasan di pasar, tetapi juga memastikan keamanan dan melindungi hak investor. Semakin banyak produk yang diatur di pasar, semakin kecil kemungkinan pasar tersebut akan runtuh sepenuhnya.
Selain itu, penting untuk diingat bahwa pasar mata uang kripto sangat fluktuatif . Ingat saja penurunan harga sebelumnya dan bandingkan dengan situasi saat ini:
| Aktiva | Penurunan saat ini | Penurunan dari titik tertinggi terakhir | Penurunan pada tahun 2017–2018 | Musim gugur tahun 2021–2022 |
|---|---|---|---|---|
| Bitcoin (BTC) | -24,7% (dari $126.080 menjadi $95.260) | -24,7% (dari $126.080 menjadi $95.260) | -84% (dari $20.000 menjadi $3.200) | -77% (dari $69.000 menjadi $15.500) |
| Ethereum (ETH) | -18% (dari $3.900 menjadi $3.195) | -35% (dari $4.900 menjadi $3.195) | -94% (dari $1.400 menjadi $80) | -82% (dari $4.900 menjadi $850) |
| Solana (SOL) | -44,6% (dari $253 menjadi $138) | -44,6% (dari $253 menjadi $138) | -89% (dari $260 menjadi $28) | -89% (dari $260 menjadi $28) |
Seperti yang Anda lihat, mata uang kripto telah mengalami penurunan signifikan sepanjang sejarah pasar, tetapi hal ini tidak menyebabkan hilangnya aset. Sebaliknya, setiap kali pasar pulih dan terus tumbuh.
Bahkan koin seperti Solana, yang pernah mengalami penurunan 90%, kini telah pulih dan mencapai level tertinggi baru.
Kesimpulannya, ini bukan saatnya untuk panik. Jika Anda belum berhasil menjual mata uang kripto Anda dengan harga yang baik, tidak ada gunanya menjualnya dengan kerugian sekarang.
Bagi mereka yang tidak mengejar keuntungan cepat tetapi berinvestasi dalam proyek-proyek yang kuat, lebih baik menunggu hingga terjadi penurunan harga dengan melakukan staking aset mereka . Jangan mengharapkan devaluasi total mata uang kripto pada tahun 2026. Pasar akan bertahan dan tumbuh, meskipun terjadi koreksi jangka pendek.

