Perdagangan Forex jangka panjang. Rahasia keuntungan yang stabil
Banyak trader, setelah mendapatkan cukup pengalaman dan belajar dari pengalaman trading harian, cepat atau lambat mulai memikirkan trading jangka panjang atau jangka menengah.

Pada kenyataannya, scalping dan day trading telah menjadi mitos besar tentang profitabilitas pendekatan ini.
Sebagian besar pemula secara keliru percaya bahwa dengan meluangkan lebih banyak waktu untuk trading, mereka akan secara ajaib menghasilkan lebih banyak uang.
Sayangnya, pendekatan ini pada dasarnya salah dan telah tertanam dalam diri kita sejak era Soviet.
Misalnya, di masa lalu, orang-orang yang melampaui kuota produksi mereka diberi penghargaan besar, diberi hadiah, dan ditampilkan di surat kabar.
Sayangnya, dunia modern dibangun dengan cara yang sama sekali berbeda, dan mungkin tetangga Anda yang pergi bekerja dua kali seminggu menghasilkan puluhan kali lebih banyak daripada Anda, dengan bekerja lembur di mesin.
Dunia perdagangan, dan khususnya perdagangan sebagai suatu proses atau pekerjaan, bukanlah pengecualian, dan gagasan dangkal bahwa semakin lama Anda berada di pasar dan semakin banyak transaksi yang Anda lakukan, semakin banyak keuntungan yang akan Anda peroleh, pada dasarnya salah.
Untuk memahami mengapa perdagangan jangka panjang populer di kalangan investor jangka panjang dan pedagang terkenal, mari kita telaah konsep ini lebih dalam.
Trading Forex Jangka Panjang: Kelebihan dan Kekurangan
Sebagai permulaan, perlu diingatkan kepada pembaca bahwa perdagangan jangka panjang adalah proses perdagangan di mana memegang posisi diukur dalam hitungan bulan, dan masuk pasar dihitung berdasarkan perubahan harga global.
Perdagangan jangka panjang dilakukan pada grafik mingguan atau bulanan, dan jumlah posisi per instrumen tidak boleh melebihi lima. Jadi, mari kita jelajahi daya tarik perdagangan jangka panjang.
Keuntungan trading jangka panjang:
1) Prediktabilitas pasar.
Apa pun yang dikatakan orang, kebisingan pasar adalah masalah yang melekat pada day trading. Saat trading pada timeframe pendek, masalah utama mereka adalah kebisingan pasar, yang seringkali menyebabkan order stop loss.
Dengan melihat grafik instrumen yang sama pada timeframe pendek dan panjang, menjadi jelas bahwa tren lebih terlihat dan memiliki garis besar yang lebih baik pada timeframe yang lebih panjang. Misalnya, saya sarankan untuk melihat grafik bulanan dan per jam untuk mendapatkan pemahaman yang lebih jelas tentang situasi pasar yang sebenarnya:

2) Menghemat Spread:
Seorang trader harian bahkan tidak dapat membayangkan betapa mudahnya broker mendapatkan keuntungan dari spread tersebut, rata-rata tiga pip per transaksi. Tiga pip terdengar tidak masuk akal bagi Anda? Baiklah, mari kita lakukan perhitungan sederhana.
Rata-rata, seorang trader melakukan lima hingga sepuluh transaksi per hari, tetapi kita akan mengambil angka minimum. Jadi, jika Anda menghitungnya, seorang trader harian kehilangan 15 pip setiap hari. Ini setara dengan 450 pip per bulan, atau 5.400 pip per tahun.
Sekarang mari kita bayangkan Anda memiliki deposit kecil dan melakukan trading dengan lot terkecil, di mana satu pip bernilai 10 sen. Akibatnya, dengan melakukan trading dengan lot minimum, Anda kehilangan setidaknya $540 per tahun, yang dengan kurs saat ini hampir dua kali lipat gaji rata-rata.
spread Forex sekali , saat mereka membuka transaksi, dan tidak kehilangan apa pun tambahan.
3) Investasi waktu dan tekanan emosional yang lebih sedikit.
Sayangnya, banyak pemula yang tertipu dengan berpikir bahwa menghasilkan uang di bursa itu mudah, terutama para scalper dan day trader. Jujur saja, saya telah bertemu banyak trader yang melakukan scalping setiap hari, dan percayalah, Anda tidak akan menemukan siapa pun yang lebih kesal, marah, atau tidak bahagia daripada kategori trader ini.
Bayangkan saja keadaan emosional seseorang yang menghabiskan sepanjang hari menghasilkan dan kehilangan uang, berpotensi berakhir rugi di penghujung hari.
Trader jangka panjang hanya perlu menghabiskan beberapa jam untuk menganalisis pasar, membuka order dengan stop loss dan take profit, lalu melupakan trading mereka selama berbulan-bulan, memeriksa terminal mereka sekali seminggu untuk memindahkan posisi mereka ke titik impas, dan seterusnya.
Kekurangan:
1) Diperlukan deposit yang besar.
Sayangnya, untuk mencapai keuntungan 2.000 pip, diperlukan stop loss minimal 500 pip, yang membutuhkan deposit yang cukup besar untuk mempertahankan pendekatan manajemen risiko yang baik.
2) Komisi swap.
Bukan rahasia lagi bahwa broker mengenakan komisi swap untuk mempertahankan posisi semalaman. Bagi seorang day trader, swap Forex hanyalah formalitas, tetapi jika posisi Anda terbuka selama beberapa bulan atau setahun, hal itu secara signifikan memengaruhi trading Anda.
Rahasia keuntungan yang stabil
Keberhasilan masa depan seorang trader jangka panjang terutama bergantung pada strategi yang mereka pilih, serta pemantauan tepat waktu terhadap latar belakang fundamental, yaitu indikator makroekonomi global.
Perlu dicatat bahwa untuk meningkatkan profitabilitas, penting untuk membuka trading hanya ke arah swap positif dan ingat untuk melakukan hedging dengan menciptakan posisi kompleks yang mengingatkan pada taktik berbasis Caritrade. Namun, ingatlah bahwa korelasi tinggi instrumen forex dengan swap positif yang tinggi merupakan investasi jangka panjang yang sangat baik.

