Indikator pasar overbought dan oversold secara real-time
Seperti diketahui, pembentukan harga di pasar mana pun dipengaruhi oleh besarnya penawaran dan permintaan; faktor-faktor ini menentukan arah tren.

Semakin banyak pedagang ingin menjual suatu produk, semakin tinggi kemungkinan penurunan harga, dan sebaliknya, banyaknya orang yang ingin membeli suatu aset meningkatkan kemungkinan tren kenaikan.
Ketika jumlah orang yang bersedia membeli mencapai maksimum, pasar memasuki kondisi jenuh beli (overbought), tetapi jika terdapat lebih banyak pesanan jual di bursa, kondisi ini disebut jenuh jual (oversold).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai berbagai kondisi pasar, baca artikel di https://time-forex.com/tehanaliz/perekuplenost-pereprodannost
Setelah memasangnya pada grafik, Anda dapat menganalisis tren secara mandiri dan menarik kesimpulan tentang situasi pasar.
Opsi kedua adalah alat daring yang menampilkan informasi yang telah diproses sebelumnya tentang pasangan mata uang tertentu, logam mulia, atau kontrak berjangka minyak:
Informan tersebut menampilkan level overbought dan oversold sebagai persentase, yang dihitung berdasarkan jumlah transaksi yang dibuka di platform perdagangan.
Perlu dicatat bahwa BUY dan SELL, dalam hal ini, bukanlah rekomendasi beli atau jual, melainkan menunjukkan jumlah dan volume pesanan. Oleh karena itu, Anda perlu memutuskan apakah akan mengikuti trader arus utama atau menunggu pembalikan tren.
Strategi perdagangan indikator overbought dan oversold berdasarkan pembalikan tren
Strategi trading menggunakan level-level ini sangat sederhana: jika skala BELI hijau terisi lebih dari 80%, itu berarti jumlah transaksi beli mendekati batas dan ada kemungkinan besar tren penurunan :

Ini dapat menjadi sinyal untuk membuka posisi jual, karena pasar sedang dalam kondisi jenuh beli.
Dalam kasus yang sama, ketika garis SELL berwarna merah mendominasi, indikator tersebut melaporkan bahwa pasar mengalami kondisi oversold dan terdapat jumlah transaksi jual yang berlebihan.
Peristiwa sekecil apa pun dapat menyebabkan pembalikan dan pembentukan tren naik , jadi dalam situasi seperti itu disarankan untuk membuka transaksi beli.

Untuk menghindari memasuki pasar terlalu dini, Anda harus memantau tren aset yang overbought/oversold dan hanya membuka posisi setelah tren berbalik.
Cara yang lebih efektif lagi adalah dengan menempatkan order tertunda, yang akan dipicu setelah tren berbalik.
Indikator berikut indikator pembalikan tren lainnya dapat digunakan sebagai filter sinyal.

