Apa metode Wyckoff dalam trading, bagian pertama - fundamental dasar dan 3 hukum
Sebagian besar dari kita telah menemukan dua metode analisis pasar – fundamental dan teknis.

Setiap metode menggunakan banyak alat yang berbeda, namun secara umum, analisis fundamental adalah menjelaskan alasan pergerakan suatu tren, dan analisis teknis adalah menganalisis sejarah pergerakan harga.
Selain dua metode yang kita kenal, ada pendekatan lain dalam analisis pasar - metode Wyckoff.
Metode ini mencakup banyak prinsip, teori, dan teknik perdagangan yang memungkinkan investor membuat keputusan rasional daripada bertindak berdasarkan emosi.
Tentang bapak dari metode Wyckoff
Nama lengkap Wyckoff adalah Richard DeMille Wyckoff (2 November 1873 – 7 Maret 1934). Pada usia 15 tahun, ia memulai kariernya di pasar keuangan sebagai petugas penerima pesanan di sebuah perusahaan pialang di New York City.
Setelah lebih dari 10 tahun berpengalaman, ia membuka perusahaan pialang sahamnya sendiri.
Dengan mempelajari para pedagang sukses pada zamannya, seperti Jesse Livermore, E.H. Harriman, James R. Keene, Otto Kahn, dan J.P. Morgan, ia mengembangkan Metode Wyckoff melalui analisis sistematis.
aturan dan prinsip manajemen modal , digunakan untuk menciptakan sistem ini .
Richard menerapkan metodenya ke pasar keuangan, khususnya saham, yang memungkinkannya untuk meningkatkan kekayaannya secara signifikan.
Selain aktivitasnya di pasar saham, Wyckoff adalah pendiri dan editor publikasi keuangan ternama, The Wall Street Journal. Pada tahun 1930, ia mendirikan sebuah akademi yang kemudian menjadi Wyckoff American Practice.
Akademi ini menawarkan kursus pelatihan tentang teori dan pendekatan praktis perdagangan Wyckoff, termasuk memilih saham yang menjanjikan, menempatkan pesanan beli dan jual, menganalisis fase variabel, pergerakan harga... Hingga saat ini, kursus-kursus ini masih diajarkan oleh murid-muridnya, seperti Hank Pruden dan Bob Evans.
Meskipun metode Wyckoff awalnya diterapkan pada saham, metode ini masih digunakan di berbagai jenis pasar keuangan.
Metode Wyckoff tetap menjadi bagian penting dari program pascasarjana di Golden Gate University di San Francisco, AS, dan berhasil digunakan oleh banyak investor dalam perdagangan harian mereka.
Prinsip-prinsip dasar metode Wyckoff
Metode Wyckoff adalah serangkaian aturan, prinsip, dan teknik perdagangan yang dirancang untuk membantu para pedagang mengevaluasi pasar secara keseluruhan, menemukan saham yang menjanjikan, dan menetapkan tujuan perdagangan.

Sejak awal kemunculannya, banyak model perdagangan telah muncul, termasuk dua metode yang sangat terkenal dan banyak digunakan di pasar, yaitu model Spring and Upthrust dan metode Spring and Upthrust (analisis harga).
Namun, dalam artikel ini kita tidak akan membahas analisis mendalam tentang kedua metode tersebut, tetapi terutama akan memperkenalkan Anda pada elemen-elemen dasar metode Wyckoff, membantu Anda untuk lebih memahami aliran analisis ini pada tahap awal.
Bagian-bagian berikut dari artikel ini akan menjelaskan elemen-elemen utama dari metode Wyckoff:
- 3 Hukum Dasar Metode Wyckoff
- Siklus harga
- Diagram
- Konsep "Manusia Komposit".
- 5 langkah menuju pasar
3 hukum metode Wyckoff
Metodologi Wyckoff didasarkan pada tiga aturan yang memengaruhi semua aspek analisis pasar.
Seperti mengidentifikasi tren saat ini dan masa depan, memilih saham terbaik untuk diperdagangkan, menentukan rentang perdagangan, dan memperkirakan target keuntungan.
Hukum penawaran dan permintaan
Hukum penawaran dan permintaan menentukan arah harga. Ini adalah prinsip utama dari Metode Wyckoff.

Ketika permintaan melebihi penawaran, harga naik, dan ketika penawaran melebihi permintaan, harga turun.
Anda dapat memahami aturan ini secara sederhana seperti ini: permintaan sama dengan jumlah pembeli, penawaran sama dengan jumlah penjual. Ketika jumlah pembeli lebih banyak daripada penjual, permintaan terhadap produk tersebut tinggi, dan harganya akan lebih tinggi. Sebaliknya, ketika jumlah penjual lebih banyak daripada pembeli, yang berarti penawaran melebihi permintaan, harga akan turun.
Aturan ini berlaku di pasar mana pun dan bersifat fundamental, bukan hanya bagian dari metode Wyckoff.
Berdasarkan aturan ini, investor dapat mempelajari keseimbangan antara penawaran dan permintaan dengan membandingkan harga dan volume perdagangan yang terkait.
Meskipun ini adalah aturan yang cukup sederhana dan mudah dipahami, menilai secara akurat keseimbangan penawaran dan permintaan pada grafik dan memahami dampaknya terhadap pasar cukup sulit; hal ini membutuhkan analisis terperinci terhadap data historis dan situasi saat ini.
Hukum sebab dan akibat
Aturan ini membantu menentukan harga target dengan menilai potensi tingkat tren tertentu.

Untuk menggambarkan pola ini, Wyckoff menggunakan grafik titik dan angka, di mana penyebabnya diukur dengan jumlah pip yang bergerak menyamping pada grafik (periode akumulasi/distribusi), dan efeknya diukur dengan jarak pergerakan harga sesuai dengan jumlah pip tersebut (setelah keluar dari fase akumulasi/distribusi).
Kita akan membahas poin ini secara lebih rinci di bagian selanjutnya dari artikel ini.
Semakin lama harga bergerak mendatar, semakin kuat trennya ketika harga keluar dari pola datar tersebut .
Hukum Usaha dan Hasil
Hukum Usaha-Hasil memperingatkan kemungkinan pembalikan tren dalam waktu dekat.
Hubungan harga-volume adalah salah satu sinyal penting yang menunjukkan bahwa tren mungkin akan terhenti atau berbalik arah.

Setelah penurunan tajam dalam volume perdagangan, diikuti tiga sesi peningkatan volume, tetapi pertumbuhan harga terjadi dengan kecepatan yang jauh lebih lambat dan tidak ada penembusan dari maksimum sebelumnya, yang menyebabkan pembalikan tren.
Bagian kedua artikel - https://time-forex.com/tehanaliz/cenovoy-cykl

