Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index).

Inflasi selalu menjadi salah satu indikator terpenting stabilitas mata uang nasional. Tingkat inflasi dapat dinilai melalui analisis indeks harga konsumen.

Indeks Harga Konsumen ( PPN) adalah ukuran biaya sekeranjang barang konsumsi dan jasa penting. PPN dihitung berdasarkan perubahan harga untuk setiap komponen keranjang, dengan mempertimbangkan pentingnya setiap item dalam keranjang tersebut.

Saluran Telegram kami tentang investasi di Polandia dan banyak lagi:
cari tahu berapa banyak yang bisa Anda hasilkan

Selain itu, indeks ini digunakan untuk menghitung tingkat kebutuhan pokok minimum, yang mendasari banyak indikator sosial dan ekonomi lainnya.

Peningkatan biaya keseluruhan keranjang konsumen dapat mengindikasikan peningkatan inflasi dan biasanya memiliki konsekuensi negatif bagi mata uang nasional dan perekonomian negara secara keseluruhan.

Penurunan biaya rata-rata barang dan jasa dalam keranjang menunjukkan tren positif dan penguatan mata uang nasional, tetapi mengindikasikan deflasi.

Indeks Harga Konsumen sering digunakan sebagai sinyal untuk membuka perdagangan di pasar Forex atau pasar saham. Hal ini karena nilai tukar mata uang nasional dan harga saham tertentu bereaksi cukup sensitif terhadap setiap perubahan Indeks Harga Konsumen.

Perdagangan biasanya didasarkan pada berita : ketika indeks menurun, pesanan beli dibuka, dan ketika nilai keranjang konsumen naik, pesanan jual dibuka.

Pendekatan perdagangan ini lebih jelas diilustrasikan dengan contoh spesifik.

Kita menggunakan kalender forex untuk mengetahui kapan Indeks Harga Konsumen untuk Euro akan dirilis, dan kemudian bersiap untuk perdagangan pada pasangan mata uang EUR/USD. Jika Indeks Harga Konsumen dilaporkan turun, kita membuka posisi beli, karena Euro adalah mata uang dasar dalam pasangan mata uang EUR/USD.

Templat Joomla oleh a4joomla