Mata uang tersulit, karakteristik utamanya

Kita sering mendengar ungkapan, “Simpan uang Anda dalam mata uang keras; ini akan membantu melindungi tabungan Anda dari risiko nilai tukar.”.

mata uang keras

Dan ini bukan tanpa alasan: selama lebih dari 20 tahun, nilai tukar hryvnia Ukraina telah jatuh delapan kali lipat terhadap mata uang utama dunia, dan gambaran serupa juga diamati untuk mata uang lemah lainnya.

Bahkan suku bunga deposito yang tinggi pun tidak dapat mengimbangi kerugian akibat fluktuasi nilai tukar; satu-satunya solusi adalah menggunakan mata uang asing untuk menyimpan tabungan.

Namun, mata uang mana yang paling stabil? Ternyata bukan euro, melainkan dolar AS yang paling populer.

Saluran Telegram kami tentang investasi di Polandia dan banyak lagi:
cari tahu berapa banyak yang bisa Anda hasilkan

Untuk membuat pilihan yang tepat, Anda harus mengevaluasi nilai tukar mata uang dalam jangka panjang.

Mata uang terkuat di dunia

Dalam dunia keuangan yang terus berubah, stabilitas mata uang sangatlah penting. Franc Swiss .

Ini bukanlah suatu kebetulan, karena Swiss dikenal dengan situasi ekonomi yang stabil, sistem perbankan yang andal, dan kebijakan moneter yang ketat.

Tinjauan historis dan kondisi terkini mata uang ini menunjukkan bahwa franc Swiss telah lama menjadi mata uang yang stabil. Selama kedua perang dunia, ketika sebagian besar mata uang mengalami devaluasi, franc Swiss tetap teguh.

mata uang kerasSaat ini, terlepas dari situasi ekonomi global yang menantang, franc Swiss terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu mata uang yang paling andal. Nilainya telah menguat secara signifikan sejak tahun 2021.

Alasan utama stabilitas dan keandalan franc Swiss terkait dengan kebijakan ekonomi Swiss dan citranya sebagai "Negara Aman Dunia".

Pertama , Swiss memiliki kebijakan moneter yang ketat yang bertujuan untuk mencegah inflasi.

Kedua , Swiss dikenal dengan sistem perbankannya yang andal, yang menarik investor dari seluruh dunia.

Terakhir, ekonomi Swiss adalah salah satu yang paling stabil di dunia, yang berkontribusi pada penguatan franc Swiss.

Dengan demikian, mata uang terkuat di dunia—franc Swiss—adalah hasil dari kebijakan moneter Swiss yang ketat, sistem perbankan yang kuat, dan ekonomi yang stabil. Hal ini menjadikannya menarik bagi investor dan mempertahankan stabilitasnya bahkan di masa-masa yang bergejolak.

Keuntungan dan kerugian dari mata uang terkuat

Penggunaan mata uang terkuat memiliki kelebihan dan kekurangan. Di antara kelebihannya adalah:

  1. Stabilitas dan inflasi yang rendah menjadikannya menarik untuk tabungan jangka panjang.
  2. Kemampuan untuk digunakan sebagai cadangan global, yang menjamin kepercayaan terhadap mata uang tersebut.

Namun, ada beberapa kekurangan. Secara khusus, suku bunga tidak tinggi; belum lama ini, franc Swiss memiliki suku bunga negatif, yang berarti Anda harus membayar bank untuk menyimpan uang dalam mata uang ini. Hal ini sekarang telah berubah, dan suku bunga franc adalah +1,75% per tahun.

Aspek penting lainnya adalah kebijakan anti pencucian uang Swiss, yang mengharuskan negara tersebut untuk secara teratur menerbitkan uang kertas baru dan menarik uang kertas lama dari peredaran. Waktu penukaran terbatas, dan untuk menukar uang kertas kadaluarsa tanpa kerugian, Anda harus melakukan perjalanan ke Swiss.  

Mata uang keras alternatif

Selain mata uang yang disebutkan di atas, ada juga pilihan alternatif, di mana dolar AS harus segera dikecualikan, karena cukup berisiko untuk menggunakan mata uang ini untuk investasi jangka panjang saat ini.

  • Dolar Singapura
  • AEO Dirham
  • Krone Norwegia

Selain mata uang tradisional, saya ingin menyoroti Tether Gold yang harganya terkait dengan harga emas. Dan menurut pengembangnya, Tether Gold didukung oleh emas fisik.

Cara termudah untuk membeli Tether Gold atau XAUT adalah melalui broker mata uang kripto .

Templat Joomla oleh a4joomla