Alfred Winslow Jones - pencipta Hedge Fund pertama
Sejarah perkembangan manusia dan penemuan-penemuan baru terkadang kurang bergantung pada para ilmuwan yang duduk di kantor mereka mencoba membuat terobosan berikutnya, dan lebih bergantung pada perpaduan keadaan dan orang-orang biasa yang berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat.
Sebagai contoh, saat ini istilah "hedge fund" dan struktur pengelolaan modal orang lain sudah dikenal hampir oleh siapa pun yang terkait dengan keuangan.
Namun, sebelum Perang Dunia II, tidak ada yang bisa membayangkan bahwa keuangan dan aset global akan dikelola oleh hedge fund. Semua ini menjadi mungkin berkat sosok legendaris Alfred Winslow Jones.
Tahun-tahun awal
Pendiri hedge fund di masa depan ini beruntung dilahirkan dalam keluarga yang sangat kaya; ayahnya, Arthur Winslow Jones, adalah direktur eksekutif di General Electric.
Tokoh keuangan masa depan ini lahir di Melbourne, Australia, pada tahun 1900. Ketika ia baru berusia empat tahun, keluarganya beremigrasi dari Australia ke Amerika Serikat, karena ayahnya ditawari sejumlah posisi di negara tersebut.
Setelah menerima ijazahnya, стало jelas bahwa spesialis di bidang ini tidak dibutuhkan saat itu, jadi Alfred mendapatkan pekerjaan di kapal uap yang mengangkut kargo ke berbagai bagian dunia.
Bekerja di kapal memungkinkan saya untuk melihat dunia dan menjalin koneksi baru.
Pada tahun 1925, Alfred Winslow Jones diperhatikan oleh lembaga utama AS yang menangani kebijakan luar negeri.
Kariernya berkembang pesat, dan pada awal tahun 1930-an, ia telah menjadi wakil konsul AS di Berlin. Di Jerman, Winslow Jones memulai sebuah keluarga, menikahi putri dari seniman Jerman, Blok.
Pernikahan itu bahkan tidak bertahan beberapa tahun, dan segera berantakan ketika Alfred Winslow Jones menikah untuk kedua kalinya, ia kemudian terlibat dalam Perang Saudara Spanyol, menjalankan tugas-tugas pemerintah.
Di sana ia juga bertemu Ernest Hemingway, menjadi teman minum dan sahabatnya. Banyak penulis biografi dan cendekiawan sastra hingga saat ini menghubungkan secara jelas karakter penulis ini dengan kisah hidup Alfred Winslow Jones.
Dana Lindung Nilai: Pengantar Bursa Saham
Gagasan tentang hedge fund tidak langsung terlintas di benak Jones. Setelah kembali dari petualangannya di Spanyol pada tahun 1941, ia meraih gelar doktor di bidang sosiologi dari Universitas Columbia, sambil secara bersamaan bekerja sebagai jurnalis di publikasi cetak Fortune.
Salah satu tugas editorialnya adalah mempelajari metode-metode baru yang populer dalam analisis pasar saham. Jones mendekati topik ini dengan penuh tanggung jawab dan mendalaminya.
Terlebih lagi, ia begitu larut dalam proses belajar sehingga ia mulai mengembangkan strateginya sendiri dan kemudian mengujinya.
Beberapa metode yang dipublikasikan ternyata cukup menguntungkan, yang kemudian menjadi dasar pembentukan dana AW Jones & Co, yang modal dasarnya berjumlah $100 ribu.
Hanya dalam tiga tahun, dana yang baru dibentuk tersebut mampu menunjukkan profitabilitas sebesar 300%, dan contoh positifnya menghasilkan banyak pengikut.
Setelah beberapa waktu, karena strategi yang dijalankan tidak menguntungkan, dana tersebut berhenti mengelola dana investor dan malah mulai berinvestasi di hedge fund lain. Alfred Winslow Jones meninggal pada tanggal 2 Juni 1989, pada usia 88 tahun.

