Ed Seykota - salah satu bapak strategi perdagangan mekanis

Ed Seykota adalah salah satu pedagang pertama yang mampu menerapkan ide strategi perdagangan otomatis dalam kenyataan, meskipun komputer pribadi belum ditemukan pada era tersebut.

Pandangan inovatifnya memungkinkan dia untuk tercatat dalam sejarah sebagai trader paling inovatif, memberikan dirinya dan kliennya margin keuntungan yang menakjubkan dengan intervensi minimal dalam proses perdagangan.

Edward lahir kembali pada tahun 1946 di Belanda. Dia menghabiskan tahun-tahun pertama hidupnya di kota Voorburg, tetapi setelah pindah lagi dia harus lulus dari sekolah Den Haage.

Keadaan keluarga yang sulit memaksa keluarga Seykota berimigrasi ke Amerika Serikat. Edward yang masih sangat muda memiliki hasrat untuk berdagang di bursa saham sejak usia dini, karena ayahnya adalah seorang pialang dan berulang kali mengajarkan prinsip-prinsip dasar perdagangan berjangka dan saham.

Saluran Telegram kami tentang investasi di Polandia dan banyak lagi:
cari tahu berapa banyak yang bisa Anda hasilkan

Ed berhasil lulus kuliah dengan gelar di bidang teknik, meskipun sebenarnya ia memiliki gelar sarjana di bidang teknik elektro. Perlu dicatat bahwa terlepas dari pendidikan kuliahnya, Edward hanya melihat dirinya sebagai seorang pedagang, sehingga ia memutuskan untuk mencari pekerjaan jauh sebelum lulus.

Langkah pertama di dunia pasar saham

Seperti pedagang pemula lainnya, Edward melakukan sejumlah kesalahan di awal karirnya, yang bukannya menghentikannya, justru mendorongnya untuk lebih memahami pasar. Pasar perak sedang mengalami situasi di mana pihak berwenang membatasi produksi dan penjualan perak ke luar negeri.

Pedagang saham pemula itu tidak mungkin melewatkan berita fundamental tersebut, karena secara logika, negara yang mengalami kekurangan logam mulia seharusnya segera menyebabkan kenaikan harga perak. Tentu saja, Ed menginvestasikan setengah dari dananya pada logam mulia tersebut—atau, lebih tepatnya, kontrak berjangka perak—tetapi karena alasan yang tidak diketahui, harganya mulai turun.

Bingung, Edward memutuskan untuk membeli lebih banyak, tetapi harga terus turun tanpa henti hingga saldo pedagang muda itu habis. Kejadian inilah yang membuat Edward merenungkan psikologi dan kelemahan analisis fundamental itu sendiri.

Saat mempelajari berbagai literatur, Ed menemukan sebuah buku karya Richard Donchian, di mana penulis berpendapat dan menegaskan bahwa strategi perdagangan yang didasarkan pada perhitungan matematika yang keringlah yang akan memungkinkan seseorang untuk mengatasi gejolak tak terduga di pasar.

Jadi, Ed memahami gagasan strategi perdagangan mekanis, di mana indikator dasarnya adalah moving average.

Memulai perdagangan otomatis.

Pada tahun 1970-an, Edward mendapatkan pekerjaan sebagai analis di sebuah perusahaan pialang besar ( http://time-forex.com/vsebrokery/brokerskie-kompanii-forex ). Di sana, ia dapat menerapkan idenya untuk pertama kalinya, menggunakan komputer untuk mengumpulkan data dan memprosesnya menggunakan kartu berlubang. Berkat pengembangan yang dilakukannya, Ed mulai mengelola modal investor dana tersebut, tetapi karena campur tangan manajemen yang berulang, program tersebut tidak menghasilkan hasil positif yang maksimal.

Suatu hari, ketika pasar ayam broiler sedang lesu, Ed mengirimkan surat kepada para investornya meminta mereka untuk menahan diri dari posisi beli (long position), yang sangat membuat marah manajemen perusahaan pialang, dan karena itu ia dipecat.   

Edward Seykota, setelah pulih dari pemecatan yang menjadi sorotan publik, telah menjalankan bisnisnya sendiri selama 10 tahun. Berkat program-programnya, ia berhasil mengembangkan modalnya sendiri, serta modal para investor yang mempercayakan uang mereka kepadanya.

Beberapa fitur perdagangan.

Percaya atau tidak, Edward bahkan tidak memiliki grafik harga, karena semua analisis dan rekomendasi ditangani oleh perangkat lunaknya. Berkat pendekatan inovatifnya, Ed berhasil mencetak rekor dalam meningkatkan keuntungan kliennya, dari $5.000 menjadi $15 juta hanya dalam satu akun dalam 15 tahun, belum termasuk investor lainnya. 

Ed Seykota adalah tokoh besar yang memberikan dorongan lebih lanjut terhadap pengembangan sistem perdagangan otomatis baik di bursa saham maupun di pasar forex.

Templat Joomla oleh a4joomla