Strategi Perdagangan Ben Warwick
Di pasar forex, trading berdasarkan berita adalah salah satu metode paling populer untuk memprediksi pasar. Metode ini didasarkan pada
reaksi psikologis publik terhadap indikator makroekonomi tertentu, yang mencerminkan kondisi ekonomi negara. Namun, bukan hanya angka mentah yang memengaruhi pasar; pernyataan politik juga memengaruhinya.
Sebagai contoh, pernyataan terbaru walikota Inggris tentang prospek Inggris meninggalkan Uni Eropa memaksa investor untuk membuang mata uang mereka ke pasar secara besar-besaran, menyebabkan poundsterling anjlok sebesar dua persen hanya dalam satu hari.
Bayangkan saja kekuatan analisis fundamental jika diterapkan dengan benar dan tepat waktu.
Presiden Bacon Investment Corporation, yang lebih dikenal masyarakat umum sebagai Ben Warwick, adalah salah satu pedagang aktif yang mengembangkan analisis fundamental, dan strategi perdagangan serta pengembangannya menegaskan pentingnya analisis fundamental dan dampak serangkaian berita terhadap pelaku pasar.
Spekulasi dan konfirmasi teori Ben Warwick
Sebagai seorang mahasiswa, ia menemukan sebuah studi menarik tentang pasar saham. Penulis secara tidak langsung menyinggung dampak pengumuman pendapatan terhadap pergerakan harga saham selanjutnya. Pada saat itu, perusahaan sangat merahasiakan informasi, dan pasar saham didominasi oleh rumor daripada angka-angka aktual.
Oleh karena itu, untuk menghindari kerugian akibat rumor, banyak perusahaan mulai menerbitkan indikator kinerja utama. Ben mulai memperhatikan bahwa jika pengembalian saham yang diumumkan lebih tinggi dari yang diantisipasi perusahaan dan investor, tren tersebut akan mendapatkan momentum yang signifikan dan bertahan selama kurang lebih 60 hari.
Studi pertama ini dan dugaan tersebut terkonfirmasi, yang kemudian memaksa Ben Warwick untuk menguji teorinya tentang pengaruh indikator fundamental terhadap kontrak berjangka .
Mengembangkan teori dan menciptakan strategi perdagangan Anda sendiri
Mempelajari dampak berita pada pasar saham dan berjangka, Ben Warwick mengumpulkan semua pengamatannya ke dalam satu buku yang komprehensif. Tidak seperti perdagangan berita modern, di mana memasuki pasar pada saat berita dirilis sangat penting, Ben Warwick berpendapat bahwa pendekatan ini lebih seperti bermain di kasino, di mana peluang Anda adalah 50/50.
Strategi dan pengamatan pribadinya didasarkan pada prinsip mengukur momentum harga setelah rilis indikator fundamental. Sederhananya, dia tidak terburu-buru melakukan perdagangan jika data positif keluar. Misalnya, strateginya menekankan untuk menunggu hingga akhir hari setelah rilis berita penting. Jika, setelah rilis data yang baik, harga aset naik di akhir hari, Ben dengan percaya diri membelinya.
Ketika statistik menunjukkan tren negatif, Ben menunggu hingga penutupan hari, dan jika aset tersebut turun secara signifikan pada akhir hari, ia akan menjualnya. Hal yang paling menarik dari pendekatannya adalah ia berusaha menghindari gejolak pasar yang berlebihan dengan segala cara dan melakukan perdagangan berdasarkan efek residual setelah publikasi statistik tertentu.
Melalui riset dan pencatatan statistik yang terus-menerus, Ben menemukan bahwa perdagangan berita paling efektif di pasar berjangka pertanian karena pasar tersebut kurang sarat dengan muatan politik dan angka-angka mentah memiliki pengaruh yang kuat terhadap pelaku pasar.
Ben Warwick mencetak sejarah sebagai pencipta metode trading baru yang dikenal sebagai "Event Trading." Prinsip-prinsip dasar dan penelitiannya telah diadopsi oleh banyak trader dan berhasil diadaptasi untuk trading forex.

