Victor Niederhoffer

Seorang trader yang sukses, dan bahkan seorang pengusaha, harus memiliki kemauan dan dorongan yang luar biasa untuk berhasil . Kisah Victor Niederhoffer adalah contoh nyata dari salah satu trader paling sukses di dunia, yang melakukan kesalahan manajemen fatal dan kehilangan, bisa dibilang, segalanya.

Setelah melewati berbagai hukuman, persidangan, penjualan harta benda pribadi, dan penganiayaan dari berbagai makelar, pria ini tidak hanya tidak menyerah, tetapi, terlepas dari seluruh dunia, menaklukkan puncak baru dan memperoleh kekayaan yang sangat besar.

Buku-buku yang ditulis oleh trader ini telah menjadi kitab suci bagi banyak pemula, karena semua pengetahuan dan pengalaman yang diperolehnya tercetak di halaman-halaman tersebut. Ini bukanlah renungan seorang filsuf yang jauh dari perdagangan saham, melainkan nasihat tulus dan poin-poin praktis dari salah satu trader paling sukses di dunia.

Victor Niederhoffer, calon bintang pasar saham dunia, lahir di Brooklyn pada tahun 1943. Keluarganya cukup biasa, kelas menengah, karena ayahnya adalah seorang perwira polisi yang dihormati dan ibunya seorang guru.

Saluran Telegram kami tentang investasi di Polandia dan lainnya:
cari tahu berapa banyak yang bisa Anda peroleh.

Hal yang paling menarik adalah, bahkan sejak kecil, Victor tidak mengaitkan dirinya dan profesi masa depannya dengan profesi orang tuanya, karena kakeknya, Martin, seorang pedagang saham aktif, menjadi panutannya.

Masa muda dan langkah-langkah pertama menuju kesuksesan

Victor Niederhoffer adalah atlet yang luar biasa, terutama dalam tenis dan squash. Itulah sebabnya, ketika membaca biografinya, Anda akan melihat bagaimana calon jutawan ini menjadi juara AS berkali-kali.

Namun, hatinya selalu tertarik pada pasar saham, jadi setelah lulus dari Harvard, ia meraih gelar doktor dari Universitas Chicago. Yang terpenting, tesis doktoralnya berfokus pada penjelasan fluktuasi harga saham.

Pada saat itu, semua orang mengira fluktuasi harga saham itu kacau, tetapi karyanyalah yang menghancurkan mitos tersebut. Bahkan saat masih menjadi mahasiswa 

Victor Niederhoffer membuka perusahaan pialang saham bersama mitranya, Frank Cross. Modal dasar perusahaan hanya $400, tetapi yang mengejutkan, bisnis mereka berkembang pesat.

Pada awal tahun 1980-an, Victor mulai aktif melakukan perdagangan logam, saham, dan kontrak berjangka . Kesuksesan awalnya memungkinkan dia untuk membuka perusahaannya sendiri, Niederhoffer Investments.

Kesuksesan dan kemakmuran gagasan cemerlangnya begitu pesat sehingga bahkan George Soros sendiri menginvestasikan 10 juta dolar dalam manajemen Niederhoffer dan mengatur agar putranya sendiri belajar dengan Victor.

Kekalahan pertama

Victor Niederhoffer dan perusahaannya tetap menjadi pemimpin di pasar berjangka dan pasar saham hingga tahun 1997. Yang paling menarik, Victor memiliki minat yang besar dalam berinvestasi di negara-negara berkembang, seperti Turki dan Thailand.

Faktanya, harapan akan pembangunan nasional justru memberikan pukulan pertama bagi dana tersebut. Viktor berhasil menginvestasikan hampir seluruh modal dana tersebut di sekuritas Thailand, dan hanya seminggu kemudian, harga saham anjlok sebesar 20-30 persen.

Dalam waktu satu bulan, kerugian akibat strategi yang keliru tersebut telah melampaui 50 juta dolar AS. Pukulan telak kedua datang pada Oktober 1997, ketika ekonomi AS anjlok 7,2 persen dalam satu hari.

Setelah dua kekalahan seperti itu, perusahaan Niederhoffer bangkrut dengan utang yang sangat besar. Ia terpaksa menjual koleksi barang antiknya dan menggadaikan apartemennya.

Pertumbuhan yang tak terduga

Victor Niederhoffer menjadi contoh global tentang apa yang tidak boleh dilakukan; pers mengejeknya, dan semua kolega serta mitranya menolak untuk bekerja sama dengannya. Victor hidup dalam keadaan ini selama hampir dua tahun, sampai seorang teman memutuskan untuk membuka rekening untuknya agar ia dapat berdagang secara mandiri.

Ketika para broker mengetahui atas nama siapa rekening itu dibuka, mereka semua menolak untuk melakukan transaksi atau menuntut persyaratan deposit yang sangat tinggi.

Pada tahun 2001, investor berbakat ini mengembangkan akunnya dari 2 juta menjadi 365 juta. Kemudian, ia membuka kembali hedge fund tersebut dan secara aktif menarik investor dari AS. Pada tahun 2007, setelah mengalami kerugian kecil, Victor memutuskan untuk menutup akun tersebut.

Saat ini, ia aktif terlibat dalam pelatihan para trader, dan keluarganya yang terdiri dari lima putri dan satu putra mengelola dua hedge fund besar.

Template Joomla oleh a4joomla