Pedagang Michael Steinhardt. Pengaruh dunia kriminal terhadap kesuksesan finansial

Jika Anda pernah membaca kisah sukses para investor hebat, Anda akan melihat gambaran yang indah di hampir setiap kisah tersebut, tentang seorang anak muda yang tidak dikenal yang memikirkan kesejahteraan finansialnya dan mengasah keterampilannya demi masa depannya.

Kerja keras dan kegigihanlah yang membuat orang-orang ini sukses. Ya, ini benar-benar seperti dongeng, dan Anda bahkan mungkin percaya bahwa Anda akan berada di posisi mereka jika Anda bekerja cukup keras.

Namun, di balik drama tersebut terdapat proses yang jauh lebih kompleks yang membentuk mereka menjadi seperti sekarang. Trader Michael Steinhardt adalah seorang trader dan investor terkemuka, dengan kekayaan bersih saat ini melebihi $1 miliar dan terus bertambah hampir 20 persen setiap tahunnya.

Kesuksesannya menjadi panutan bagi ribuan trader, tetapi perjalanan hidupnya menjadi sosok hebat itulah yang secara sempurna mencerminkan proses gelap yang membentuknya menjadi seperti itu.

Michael Steinhardt lahir pada tanggal 7 Desember 1940 di Brooklyn, salah satu lingkungan paling miskin di Kota New York. Ketika usianya kurang dari satu tahun, ibunya meninggalkan keluarga, dan menyerahkannya kepada ayahnya.

Ayah Michael adalah tokoh terkenal di dunia kriminal dan memiliki koneksi dengan para pemimpin geng seperti Meyer Lansky dan Jim Aiello Three-Fingered.

Saluran Telegram kami tentang investasi di Polandia dan banyak lagi:
cari tahu berapa banyak yang bisa Anda hasilkan

Pekerjaannya melibatkan pembelian emas dan logam mulia curian, kemudian menjualnya dan berspekulasi atas keuntungan tersebut. Tentu saja, uang tidak bisa mengalir begitu saja tanpa konsekuensi, jadi ayah saya tertangkap dan dijatuhi hukuman dua kali di salah satu penjara paling keras di Amerika Serikat.

Mengenal Bursa Saham. Karier

Michael Steinhardt pertama kali mengenal pasar saham dan dunia saham ketika ia baru berusia 13 tahun. Ayahnya, bisa dibilang, sangat gemar menghamburkan penghasilannya untuk bermain poker. Namun, ia tidak selalu pulang dengan tangan kosong; suatu kali, ia bahkan memenangkan saham Columbia Gas System dan Penn-Dixie Cement dari seorang pesaing. Ketika Michael merayakan ulang tahunnya yang ketiga belas, ayahnya memberinya saham-saham tersebut.

Michael tidak sepenuhnya memahami nilainya saat itu, tetapi ketika dia pergi ke perusahaan pialang dan nilainya diperkirakan mencapai lima ribu dolar, Michael langsung menyadari apa yang ingin dia lakukan di masa depannya. Sejujurnya, ayahnya mendorong minat putranya sepanjang masa pertumbuhannya dan secara teratur memberinya sejumlah besar uang untuk membeli sekuritas.

Setelah lulus SMA, Michael pindah ke Pennsylvania dengan uang haram ayahnya, di mana ia kuliah di Universitas Wharton. Setelah menyelesaikan studinya, Michael Steinhardt bertugas selama dua tahun di Angkatan Darat dan, setelah kembali, mulai mencari pekerjaan. Pekerjaan pertamanya adalah di Calvin Bullock, di mana ia mengisi posisi kosong sebagai analis.


Setelah bekerja di perusahaan tersebut beberapa waktu, ia memutuskan untuk berganti karier dan pindah ke perusahaan pialang Loeb, Rhodes & Co. Setelah bekerja di sana cukup lama, ia bertemu dengan dua manajer yang menjanjikan, Fine dan Berkowitz.

Pada tahun 1967, saya dan dua kolega baru mendirikan sebuah dana bernama "Steinhardt, Fine, dan Berkowitz." Dana tersebut didasarkan pada kekayaan yang terkumpul dari ketiga pendirinya. Tahun pertama operasi dana tersebut menghasilkan keuntungan hampir 100 persen bagi perusahaan, karena kurangnya investor memberi para manajer kebebasan bertindak sepenuhnya.

Namun, setahun kemudian, dua pendiri meninggalkan perusahaan, sehingga dana tersebut berganti nama menjadi Steinhardt Partners. Dana ini menutup laporan keuangannya dengan pengembalian 20% setiap tahun, dan mempertahankan kinerja ini hingga likuidasinya pada tahun 1995. Manajernya sendiri mengklaim bahwa setiap dolar yang diinvestasikan dalam dana tersebut berubah menjadi $485.

Despotisme di Tempat Kerja: Pendekatan Kotor

Steinhardt sepenuhnya mewarisi semua sifat negatif ayahnya, sehingga para karyawannya memandangnya sebagai jelmaan iblis. Misalnya, sudah biasa baginya untuk menendang pintu hingga terbuka dan membentak bawahannya. Metode kerjanya juga mencerminkan ayahnya. Michael membayar kantor berita lebih dari $35 juta setiap tahunnya untuk menyampaikan berita penting beberapa menit sebelum pelaku pasar lainnya.

Metode yang digunakan Michael Steinhardt berulang kali membuatnya terlibat dalam skandal. Misalnya, pada tahun 1990-an, seorang regulator menyelidiki dana tersebut karena pengaruh pasar yang tidak adil. Untuk menghindari kepanikan dan membawa kasus tersebut ke pengadilan, Michael Steinhardt mengaku bersalah dan membayar denda sebesar $70 juta.

Pada akhirnya, setelah menutup dana investasinya, Michael Steinhardt membagikan penghasilannya yang bernilai miliaran dolar kepada dana lindung nilai milik mantan karyawannya, yang secara kolektif menghasilkan pengembalian lebih dari 20 persen setiap tahunnya.
Templat Joomla oleh a4joomla