Steve Nison – pedagang legendaris yang mengubah pasar saham

Hal-hal sehari-hari yang kita lihat dan gunakan dalam perdagangan saat ini tampaknya tidak begitu mengejutkan. Grafik dengan candlestick, garis, dan batang, serta semua indikator teknis hingga platform perdagangan yang Anda gunakan, hanyalah fiksi ilmiah sekitar 20-30 tahun yang lalu.

Bayangkan saja: para trader menggunakan kumpulan harga sederhana dalam bentuk grafik pita, dan semua konstruksi terbatas pada grafik linier. Tentu saja, dalam situasi seperti itu, pengetahuan apa pun untuk meningkatkan perolehan informasi akan menjadikan trader tersebut pemimpin pasar yang tak tertandingi.

Steve Nison adalah seorang trader terkenal, berkatnya dunia pasar saham, atau lebih tepatnya, analisis grafis, mengalami kemajuan.

Steve Nison adalah pendiri analisis candlestick, dan berkat dialah analisis ini tercipta.

Memang, setiap trader dapat berterima kasih kepada Nison atas pengenalan grafik candlestick ke terminal trading mereka. Namun, bukan metode charting itu sendiri yang membuatnya terkenal; melainkan pola candlestick dan panduan yang lebih detail tentang analisis grafik candlestick-lah yang memberinya ketenaran tersebut.

Saluran Telegram kami tentang investasi di Polandia dan lainnya:
cari tahu berapa banyak yang bisa Anda peroleh.

Karya-karya Steve Nison telah menjadi buku terlaris, dan buku-bukunya yang mengajarkan metode analisis Timur ini telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 8 bahasa yang berbeda.

Transformasi seorang analis yang tidak dikenal menjadi tokoh global

Berbicara soal otobiografi Steve Nison, bisa dibilang trader ini adalah seorang mata-mata ulung. Bayangkan saja, pria yang memberikan kontribusi besar pada analisis grafik dan memperkenalkan semua trader saham ke dunia candlestick Jepang hampir tidak menyebutkan otobiografinya di mana pun.

Sebelum meraih ketenaran dunia, Steve Nison bekerja sebagai analis biasa-biasa saja di Merrill Lynch. Tanggung jawabnya termasuk menganalisis kuotasi pasar berjangka. Karena pernah bekerja di bidang ini, Nison memahami pentingnya analisis grafik visual, tetapi pada zamannya, grafik pasar Barat, terus terang, kurang informatif. Banyak pedagang pada waktu itu mencoba membangun berbagai pola grafik, tetapi ide-ide mereka tidak diterima dengan baik oleh publik.

Steve Nison, seperti banyak inovator pada masa itu, juga merenungkan pertanyaan ini. Saat mempelajari aktivitas pasar saham negara-negara Asia, ia menemukan sebuah buku kecil sederhana yang diterbitkan oleh orang yang tidak dikenal di Tokyo. Buku itu berisi informasi pertama tentang grafik candlestick Jepang. Yang paling menarik adalah bahwa di Jepang sendiri, informasi ini dianggap omong kosong, sehingga tidak ada seorang pun yang dapat menjelaskan esensi pendekatan ini dengan cara yang bermakna.

Namun, Nison terpesona oleh gagasan untuk memvisualisasikan dan menafsirkan grafik semacam itu. Setelah mempelajari lebih dalam tentang grafik candlestick Jepang, Nison menerbitkan buku kecil pertama tentang topik tersebut untuk karyawan perusahaan tempat ia bekerja. Kebetulan, buku panduan yang hanya terdiri dari beberapa halaman ini diterbitkan atas biaya perusahaan. Buku kecil tersebut menimbulkan kehebohan dan respons positif yang begitu besar sehingga Nison sendiri ingin mempelajari lebih dalam jenis analisis ini.

Membuat buku tentang perdagangan.

Beranjak dari teori dan lebih dekat ke penerapan praktis analisis candlestick, ia menerbitkan buku yang sangat terkenal berjudul "Japanese Candlesticks: Graphical Analysis of Financial Markets." Penerbitan buku ini membawa ketenaran luar biasa bagi penulisnya, menjadikan Steve sebagai sosok yang sering hadir di perusahaan pialang dan bank terbesar sebagai pelatih dan konsultan. Bukunya penuh dengan contoh praktis yang secara jelas menunjukkan efektivitas analisis candlestick.

Pada tahun 1990, Steve Nison menerbitkan buku keduanya, Beyond Candlesticks. Buku ini dengan mahir memadukan aspek praktis analisis Timur klasik dengan pendekatan Eropa, membuka kemungkinan baru untuk mewujudkan fantasi jutaan trader.
Setelah meraih ketenaran yang luar biasa, Steve Nison mulai aktif mengajarkan analisis candlestick Jepang di seluruh dunia.

Seminar-seminarnya memenuhi aula-aula besar, dan biaya masuknya sangat mahal. Steve Nison adalah konsultan untuk Morgan Stanley Dean Witter dan bahkan Bank of New York. Ia juga mendirikan perusahaannya sendiri dan dua situs web yang menyediakan pelatihan dan analisis hingga saat ini.
Template Joomla oleh a4joomla