Pedagang Rick Redmont
Trader Rick Redmond menjadi panutan bagi ribuan trader dan investor di seluruh dunia. Skeptisisme dan ketidakpercayaannya terhadap analisis grafis, serta kurangnya apresiasinya terhadap berbagai pola dan garis, membuatnya terkenal sebagai skeptis terkemuka terhadap pendekatan analisis pasar yang paling umum pada saat itu.
Meskipun ia tidak mempercayai analisis grafis, Redmont berhasil mengembangkan strategi perdagangannya sendiri dan mencapai kesuksesan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam perdagangan opsi, serta saham.
Pengalaman pertama di bursa saham
Rick mengenang pengalaman trading pertamanya sebagai mahasiswa muda. Dia membeli saham pertamanya pada tahun 1961, selama pasar bullish.
Jadi, dengan menggunakan panduan Chartcraft, Rick membeli saham senilai $10.000. Tentu saja, pada saat itu, panduan dan pemilihan saham praktis tidak relevan, karena pasar praktis sedang naik, dan semua perdagangan bermuara pada persaingan antar sesama pelaku pasar untuk melihat siapa yang dapat menghasilkan uang paling banyak.
Setelah beberapa waktu, Rick berhasil menggandakan depositnya dan menghasilkan $20.000. Namun, tahun 1962 membawa beberapa penyesuaian pasar, dan tren bullish praktis telah meredup dan dikuasai oleh tren bearish. Terbuai oleh uang mudah, Rick benar-benar kehilangan kendali atas situasi tersebut dan, hanya dalam beberapa bulan, mengubah $20.000 menjadi $2.
Saat itu, $20.000 adalah jumlah uang yang sangat besar, jadi penurunan ini menyebabkan tekanan dari keluarganya. Rick pernah mengenang dalam sebuah wawancara bahwa semua kerabatnya memberinya buku-buku seperti "I Am a Broke Teenager" untuk Natal.
Pengembangan diri dan karier
Sebagian besar remaja mungkin akan kehilangan minat pada pasar saham setelah kekalahan telak seperti itu. Namun, pemikiran bahwa seorang pemula yang tidak berpengalaman dan tidak mengerti saham dapat mengubah $10.000 menjadi $20.000 dalam waktu sesingkat itu membuat Redmont terhenti sejenak dan jatuh cinta pada dunia saham selamanya.
Rick Redmond mulai aktif menelusuri perpustakaan untuk mencari literatur yang berasal dari tahun 1900. Buku pertama yang ia temukan berjudul "Analisis Teknis Tren Saham." Buku ini merupakan buku teks klasik tentang analisis grafis, yang mencakup berbagai pola seperti head and shoulders, segitiga, garis tren, dan level resistensi dan support.

Setelah membaca buku ini, Rick memiliki lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Hal pertama yang tampak aneh adalah bahwa analisis grafis Ini terlalu sederhana dan jika semuanya persis seperti itu, maka semua orang akan menjadi jutawan.
Sikap skeptis yang kuat terhadap metode analisis grafik klasik mendorong kemajuan Redmond dengan kecepatan luar biasa, saat ia terus mengeksplorasi semua sumber informasi yang mungkin. Suatu hari, ia menemukan sebuah kuliah dari Stock Market Institute, yang menjelaskan secara rinci metodologi perdagangan D. Wyckoff.
Berkat buku itu, Rick akhirnya mampu memahami hubungan antara volume pasar dan harga serta memahami prinsip sederhana penawaran dan permintaan. Menurut Redmond, ia mencatat bahwa permintaan memudar dengan sendirinya dan data fundamental yang kuat tidak diperlukan agar pasar jatuh. Setelah mempelajari teori D. Wyckoff, Rick mendaftar di kursus tentang Teori Gelombang Elliott.
Setelah menyelesaikan studi pascasarjana, Rick bekerja sebagai pialang saham selama bertahun-tahun. Setelah memperoleh pengalaman yang luas, Redmond menjadi seorang pedagang teknikal sepenuhnya. Analisis pasarnya didasarkan pada teori gelombang dan analisis penawaran dan permintaan. Setelah meninggalkan bisnis pialang, Redmond pindah ke bursa OEX, di mana ia sukses dalam perdagangan opsi.
Seperti yang dikemukakan Rick, tidak ada yang universal strategiMetode yang dapat mendatangkan keuntungan bagi semua orang sama sekali tidak ada. Ia percaya bahwa setiap orang memilih alatnya sendiri, dan sebagai bukti, ia mengutip buku Schwager "Market Wizards," yang berisi wawancara dengan 40 orang yang mencapai kesuksesan menggunakan pendekatan yang sama sekali berbeda.

