Pola Candlestick - "Pegang Sabuknya".
Pola candlestick ini memiliki banyak nama—Yorikiri, Belt Grab, Clasp—tetapi semuanya memiliki
tampilan yang sama.
Pembentukan pola ini mengikuti pola yang cukup kompleks, sehingga membuatnya cukup langka. Salah satu syarat terjadinya adalah adanya gap searah dengan tren yang ada.
Skenarionya sendiri terlihat seperti ini: pertama, muncul gap harga yang cukup besar searah dengan tren yang ada selama tren naik atau tren turun. Harga kemudian langsung mulai bergerak berlawanan arah dengan tren yang ada, membentuk candlestick yang cukup panjang.
Selain itu, candlestick yang dihasilkan tidak memiliki bayangan di sisi pembukaan, artinya setelah candlestick baru muncul, harga dengan percaya diri bergerak berlawanan arah tren, yang dalam kebanyakan kasus memperparah kepanikan dan memicu pembalikan tren.
Persyaratan lainnya adalah panjang candlestick yang muncul; panjangnya harus jauh melebihi panjang beberapa candlestick sebelumnya pada grafik pasangan mata uang .
Trader yang berdagang pada timeframe yang lebih pendek dari D1 harus sangat berhati-hati, karena "Belt Grab" dapat diikuti oleh penurunan harga yang signifikan.

