Aturan dasar untuk membuka perdagangan Forex.
Setiap pemula yang mulai berdagang di akun riil harus mengikuti serangkaian aturan khusus untuk membantu menjaga deposit mereka.
Sebagian besar buku dan rekomendasi mengklaim bahwa hanya 5% investor yang menjadi pedagang sukses, tetapi hampir tidak ada yang menyebutkan bahwa hampir semua pedagang baru kehilangan deposit pertama mereka.
Sekarang, setelah menganalisis tindakan saya di masa lalu, saya menyadari betapa mudahnya menghindari kesalahan memalukan yang pernah merugikan saya sejumlah besar uang.
Oleh karena itu, jika Anda tidak ingin mengulangi kesalahan mayoritas, gunakan aturan-aturan ini untuk membuka perdagangan:
1. Semakin tinggi leverage, semakin pendek jalan menuju kebangkrutan - rasio maksimum untuk trader pemula antara deposit yang tersedia dan posisi trading terbuka tidak boleh melebihi 1:10. Tujuan Anda selama tiga bulan pertama adalah untuk bertahan hidup, bukan untuk menghasilkan kekayaan.
2. Untuk memulai, hanya lakukan trading intraweek - jangan meningkatkan risiko yang ada kecuali Anda ingin terbiasa dengan konsep gap Forex . Gap harga biasanya terjadi pada akhir pekan, dan karena stop loss hanya dipicu pada harga pertama yang tersedia, Anda bisa mengalami masalah besar. Posisi trading terakhir harus ditutup pada hari Jumat, beberapa jam sebelum pasar tutup.
3. Selalu tetapkan niat Anda - cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan menetapkan stop loss dan take profit. Selain itu, stop loss harus tidak dapat diganggu gugat.
4. Kualitas, bukan kuantitas - trader profesional terkadang hanya membuka satu posisi trading per minggu. Lakukan trading hanya ketika benar-benar menguntungkan, bukan setiap kali Anda membuka terminal trading.
5. Jangan membuka posisi trading tanpa analisis sebelumnya. Logika dan intuisi jarang berhasil dalam trading saham; Analisis pasar saja seharusnya menjadi dasar untuk membuka perdagangan.
Jika Anda mengikuti 5 rekomendasi sederhana ini, Anda kemungkinan besar tidak akan mengalami kehilangan deposit Anda . Tentu saja, tidak ada yang kebal dari kerugian, tetapi yang terpenting adalah kerugian tersebut tidak berakibat fatal.

