GapDetector Pro adalah indikator kesenjangan harga (HEPERS) pada jangka waktu apa pun
Kerusakan harga, atau hepathy, adalah area pada grafik, di mana harga pembukaan lilin baru berbeda secara signifikan dari penutupan yang sebelumnya, meninggalkan ruang yang tidak terisi di antara mereka.

Situasi seperti itu sering muncul setelah akhir pekan, selama rilis berita penting atau selama periode likuiditas rendah.
HEP dianggap sebagai sinyal pasar yang kuat yang dapat digunakan baik untuk memasuki pasar dan untuk mengkonfirmasi tren saat ini.
Ada dua strategi paling populer untuk bekerja dengan heper:
Pengisian Gap - Perdagangan untuk pengembalian harga ke celah;
Gap Breakout - Perdagangan ke arah gerakan, jika HEP dikonfirmasi oleh volume dan volatilitas .
Sebelumnya, para trader harus memantau momen-momen seperti itu secara manual, tetapi sekarang hal ini dapat diotomatiskan berkat indikator GapDetector Pro, yang tersedia untuk MetaTrader 4 dan 5.
Apa fungsi indikator selisih harga GapDetector Pro?
Setelah indikator price gap dipasang pada grafik pasangan mata uang, indikator ini akan menghasilkan sinyal menggunakan lingkaran berwarna-warni:

Indikator ini secara otomatis menganalisis grafik dan mengidentifikasi dua jenis kesenjangan:
Potensi Kesenjangan - Penanda kuning muncul jika terjadi penurunan volume, pelebaran spread, atau aktivitas selama periode likuiditas .
Gap Terkonfirmasi - Penanda putih menandakan gap harga yang sebenarnya jika terdapat gap antara candlestick tanpa tumpang tindih dan semua filter terpenuhi.
GapDetector Pro dapat bekerja pada kerangka waktu apa pun dan cocok untuk menganalisis instrumen apa pun—mulai dari pasangan mata uang hingga logam dan indeks saham.
Pengaturan indikator yang fleksibel
Semua parameter dikelompokkan ke dalam kategori, sehingga mudah untuk disesuaikan dan diadaptasi dengan strategi pribadi seorang trader.

- Pengaturan Dasar
Jumlah bar untuk rata-rata volume — jumlah bar yang digunakan untuk menghitung rata-rata volume
Ambang batas penurunan volume (%) — persentase penurunan volume di mana sinyal mungkin muncul
Selisih Maksimum (poin) — selisih maksimum yang diperbolehkan
- Deteksi Celah
Aktifkan Deteksi Celah — mengaktifkan/menonaktifkan deteksi celah
Ambang Batas Gap (pips) — ukuran gap minimum dalam pips
Tampilkan hanya celah yang terkonfirmasi — tampilkan hanya celah yang terkonfirmasi
- Filter Lanjutan
Aktifkan Filter Volatilitas – filter volatilitas berdasarkan ATR
Periode ATR — Periode perhitungan ATR
Volatilitas Minimum (ATR%) — tingkat volatilitas minimum (sebagai persentase dari ATR)
Aktifkan Filter Sesi — filter berdasarkan sesi perdagangan
Jam mulai/berakhirnya likuiditas rendah — jam-jam awal dan akhir periode likuiditas rendah
- Peringatan
Aktifkan Notifikasi - mengaktifkan sistem pemberitahuan
Peringatan tentang potensi kesenjangan
Peringatan tentang kesenjangan yang telah dikonfirmasi
Kirim Peringatan Email – pemberitahuan email
Kirim Notifikasi Push — notifikasi push ke perangkat seluler
Semua sinyal ditampilkan pada grafik dan disertai dengan peringatan visual dan audio. Ini nyaman bagi scalper maupun trader jangka menengah.
Cara menggunakan GapDetector Pro dalam trading
Cara menggunakan indikator ini sederhana: setelah memasangnya di grafik, Anda akan melihat dua jenis sinyal - kuning (kemungkinan gap) dan putih (gap yang terkonfirmasi).

Dalam praktiknya, hal ini memungkinkan Anda untuk menggunakan strategi sederhana dan efektif berikut:
Sinyal kuning menunjukkan bahwa kondisi untuk terjadinya gap harga mulai muncul di pasar. Pada titik ini, ada baiknya memantau instrumen tersebut dengan cermat, tetapi jangan terburu-buru untuk melakukan entry.
Sinyal putih menandakan adanya gap yang terkonfirmasi antara candlestick. Ini adalah momen yang tepat untuk melakukan entry market.
Anda dapat:
Masuk ke arah celah jika celah tersebut terjadi di pasar yang aktif (misalnya, di sesi Eropa atau Amerika);
Tunggu hingga harga kembali ke level penutupan candle sebelumnya jika gap terjadi dalam kondisi volatilitas rendah - dan lakukan trading untuk "mengisi" gap tersebut.
Indikator ini secara otomatis menyaring sinyal lemah—jika volume terlalu rendah atau volatilitas tidak memenuhi parameter yang ditentukan, sinyal tersebut tidak akan muncul. Hal ini sangat penting terutama di malam hari atau sebelum akhir pekan.
GapDetector Pro sangat ideal untuk trading intraday maupun pendekatan jangka menengah yang lebih santai. Yang terpenting, alat ini menghilangkan kebutuhan trader untuk mencari gap secara manual, sehingga mereka dapat fokus sepenuhnya pada titik masuk utama.
Indikator tersebut telah diuji pada broker RoboForex

